Persoalan merapatkan shaaf semasa solat di masjid bukan fenomena baru .Seingat diri ini di kala usia remaja permasaalah sudah  pun berlaku iaitu hampir 25 tahun yang lampau.Kini ia tetap sama.Tak ada apa2 perubahan walau pun era kebangkitan Islam di Malaysia telah melanda sejak itu.Kalau sesiapa solat di surau terutama di kampung-kampung persoalan shaaf tidak rapat ini suatu  yang tidak dapat dielakkan.

Kadang terfikir  juga mungkin ini antara faktur kenapa Islam masih lemah.Kerana  teringat akan satu sirah Rasulullah s.a.w yang begitu perihatin dalam  bab merapatkan shaaf semasa solat berjumaah ini.

Semuga imam di masjid lebih tegas dengan makmun yang tidak merapatkan shaaf semasa solat jumaah ini.Terumata bagi wanita.

Selalu berlaku semasa solat jumaah bila kita cuba rapat kan bahu masa solat ada setengahnya tdak selesa dan merengangkan bahu.

Tengakkan Islam dari sekecil kecil perkara lebih2 lagi yang begitu di titik beratkan oleh Rasulullah s.a.w.

Wallahualam

[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
Check out this new blog entry I've put on Multiply. To add a comment to it, or see the other stuff I've posted, you'll need to join Multiply first if you haven't already (don't worry, it doesn't cost anything).

You might be wondering what Multiply is -- it's a great new way to keep in touch. Check it out when you get a chance.

If you don't want to receive these messages, just let me know, or follow the instructions at the bottom of this message.

='BlogSUSAHNYA MERAPATKAN SHAFFeb 2, '06 4:41 AM
for everyone
Kolom: Agusti Anwar
 
Entah mengapa, soal merapatkan shaf saat shalat berjamaah di mesjid ternyata merupakan masalah sederhana yang cukup pelik. Kata pepatah, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh: ikatan sapu lidi yang ketat akan menghasilkan tenaga yang lebih berdaya. Dalam shalat berjamaah, soal persatuan ini mengambil bentuk shaf, barisan-barisan yang mencegat lewatnya setan.
 
Sebelum shalat, sang imam biasanya menghimbau, dengan menyitirkan hadits atau tidak, agar saf dirapatkan. Kendati demikian, dalam kenyataannya sangat sering kita temukan shaf yang renggang, bahkan ompong atau bolong.
 
Kadang ada barisan yang rapat berjejal, tetapi banyak lainnya yang beruang-ruang. Waktu shalat Jumat, yang penuh berapat berimpit adalah barisan paling belakang: Ada yang karena datang terlambat, sedangkan yang lain sengaja karena ingin dapat cepat keluar sesusai berjamaah tanpa harus terjebak di tengah. Setiap orang memang memiliki beragam kepentingan.
 
Sebetulnya ada lagi sebab mengapa rapatnya shaf menjadi susah terwujudkan. Ini  bukan semata karena tidak mengindahkan hadis atau himbauan imam. Pasalnya adalah karpet sajadah di masjid itu sendiri.
 
Sudah lazimnya bahwa di masjid dipasang alas shalat yang dibuat memanjang bershaf-shaf. Bentuk yang paling populer sekarang ini adalah karpet sajadah yang telah dibuat berbatas-batas, berlukiskan kubah, persis sederet lembaran sajadah yang saling bertautan satu dengan lainnya. Ukuran kaplingnya pun sekarang cenderung semakin besar, yang menawarkan kesan kenyamanan (comfortability). Semakin tebal sajadah tersebut, apalagi yang terbuat dari permadani, maka ukuran ruang perorangannya pun cenderung semakin besar.
 
Masalahnya adalah, kalau masing-masing jamaah duduk atau berdiri dalam batas garis sajadah sendiri-sendiri, maka semua barisan shaf dengan sendirinya akan menjadi renggang. Disadari atau tidak, setiap peserta jamaah akan menempatkan diri tepat di tengah ruang sajadahnya, dengan lebar kaki berdiri lurus seluas bidang bahu masing-masing. Dengan demikian, semakin besar kapling sajadah ‘built-in’ yang dipakai, maka semakin rengganglah shaf itu. Alhasil, karena tujuan kenyamanan, ternyata setan pun berkesempatan masuk.
 
Manusia pada dasarnya adalah makhluk individual. Dalam psikologi, dikenal apa yang disebut “bubble theory”, yakni ruang pribadi di mana setiap orang merasa nyaman berada. Semakin renggang hubungan seorang individu dengan individu lainnya, maka semakin besar ruang ‘bubble’ yang diambil. Hanya kedekatan atau keakraban yang kuatlah yang menyebabkan bubble itu menyatu.
 
Alangkah baiknya memang, agar himbauan merapatkan saf dapat lebih efektif, masing-masing masjid cukup menyediakan karpet sajadah yang memanjang tanpa dilengkapi batas-batas. Cukup berupa karpet polos, walau terbuat dari bahan apa pun, termasuk permadani.
 
Dengan demikian, ketika imam menghimbau agar saf dirapatkan, para jamaah cenderung akan lebih dapat mengikuti dengan berbaris lebih rapat. Tidak adanya kompartemen built-in dari karpet sajadah itu barangkali akan membuat jamaah terhindar dari kondisi spontatinas psikologis ‘bubble’ individual masing-masing. Hendaknya, ketika kita saling menghormati ruang pribadi sendiri-sendiri, jangan sampai setan ikut menumpangi.
 
Jumat, 30 Desember 2005
 

 

View replies:Chronological   Reverse   Threaded
=''Add a reply:
   
If you would prefer to not get messages of this sort, please use this link and allow 24-48 hours for the change to take effect: http://multiply.com/ble/U2FsdGVkX18CVp7c4WMsDxL.3Suu55cNyW0CT98h2t3YDEp4U3EgsbFz2ZWmt2Qy
This message was sent through the servers at Multiply.com.
This is our privacy policy.

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".

--------------------------------------------------------------------------

Recommended sites:
Angkatan Belia Islam Malaysia  : http://www.abim.org.my
Jamaah Islah Malaysia          : http://www.jim.org.my
Radio Islam Kuliyyah           : http://www.kuliyyah.com
Palestinkini Info              : http://www.palestinkini.info
Partai Keadilan Sejahtera      : http://pk-sejahtera.org
Fiqh Siber                     : http://al-ahkam.net/
The Muslim Brotherhood         : http://ikhwanweb.com




SPONSORED LINKS
Divine inspiration Islam


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke