9/12/2006 2:05:55 PM

Zahhar: US$ 1,772 milyar Hutang Pemerintah Palestina

COMES: -Menlu Palestina, Dr. Mahmud Zahhar, Rabu (30/8) mengumumkan bahwa gerakannya, Hamas, yang sekarang memimpin pemerintahan Palestina menanggung, saat menerima jabatan dari pemerintah sebelumnya (baca: Fatah) hutang sebesar US$ 1,772 milyar. Sedangkan hutang luar negeri sebesar US$ 1,061 milyar ditambah pajak lainnya yang mencapai US$ 66 juta, berikut rekening hutang di bank mencapai US$ 550 juta dan US$ 95 juta untuk pembelanjaan lainnya.
          Zahhar, dalam jumpa pers dengan sejumlah wartawan di kantornya di Gaza mengatakan:”Pemerintah Hamas mendapatkan krisis keuangan yang luar biasa.” Ia juga menjelaskan bahwa siapa saja yang ingin mempersoalkan gaji pegawai dengan kemaslahatan pemerintah, maka ia harus melihat terlebih dulu kondisi dimana saat Hamas memegang jabatan pemerintahan di Palestina.
          Selama pertemuan itu, Zahhar menyampaikan belanja dan anggaran pemerintah Hamas. Zahhar menjelaskan soal gaji bulanan pegawai yang masuk dalam lembaga kepegawaian pemerintah, “Di Gaza total gaji lembaga kepegawaian itu mencapai 4.753.453 Shekel (US$ 1 = 4,4 Shekel) sedangkan di Tepi Barat mencapai 2.781.858 Shekel atau US$ 688.000. Jadi total keseluruhannya adalah 7.535.311 Shekel setara dengan US$ 1,713 milyar.
          Disamping itu, Zahhar menyebutkan bahwa pemerintah Palestina sekarang memegang tampuk pemerintahan sejak lima bulan saja dan gaji yang sudah dibayarkan, selama rentang waktu itu, sudah mencapai US$ 102,2 juta. Yaitu selama bulan Maret, April dan Mei. Zahhar juga mengingatkan bahwa gaji yang sudah dibayarkan pada bulan Maret itu mencapai 230 juta Shekel yang mewakili 51%. Dan untuk bulan April sudah dikucurkan gaji sebesar 258 juta Shekel mewakili 55%, sedangkan di bulan Mei telah dikucurkan dana sebesar 266 juta Shekel atau US$ 60,45 juta yang itu mewakili 59%.
          Seputar belanja untuk pos pasukan keamanan, Zahhar menjelaskan bahwa ada 78 ribu aparat keamanan di pasukan keamanan Palestina. Selama bulan Juni tahun 2006 lalu, dana sebesar 235 juta Shekel telah dikucurkan kepada mereka atau sekitar US$ 53,4 juta dari anggaran belanja negara.
          Zahhar menyebutkan juga jumlah aparat keamanan nasional Palestina ada 46.412 orang dengan gaji per bulan sebesar 141,5 juta Shekel (US$ 32,2 juta). “Departemen dalam negeri memiliki aparat sebanyak 28.576 pegawai dengan gaji sebesar 82,6 juta Shekel (US$ 18,7 juta). Sedangkan pihak aparat intelijen memiliki personil sebanyak 3.084 aparat dengan gaji 10.490.363 juta Shekel (US$ 2,38 juta) dan gaji militer mencapai US$ 7 juta per bulan,” tambah Zahhar.
 
Tunjangan Khusus untuk PLO
          Adapun mengenai dana khusus untuk lembaga-lembaga milik Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Zahhar mengungkapkan bahwa total dana itu mencapai 17.937.600 Shekel (US$ 4,1 juta). “Sebagai contoh Partai Feda, tunjangan dananya mencapai US$ 409 ribu per tahun dan Front Pembebasan Arab mencapai US$ 288 ribu per bulan,” kata Zahhar yakin.
          Beliau menjelaskan anggaran yang disebut dengan ‘biaya luar negeri’ selama bulan April 2006, totalnya mencapai US$ 1.380.000 dan ‘biaya Lebanon’ sendiri mencapai total US$ 2.500.000. Dengan demikian total biaya luar negeri dan Lebanon mencapai total US$ 3.880.000.
 
Tunjangan untuk Lembaga-Lembaga Milik ‘Fatah’
          Zahhar melanjutkan, “Disana ada sejumlah organisasi non pemerintah yang berjumlah 133 organisasi. Sebagai contoh misalnya, kantor berita Palestine Press anggarannya 12.000 Shekel per bulan dan lembaga-lembaga lainnya yang mayoritas milik Fatah. Contoh lain, ada permintaan renovasi kantor Fatah dengan total biaya US$ 39 ribu.
          Menlu Palestina itu juga mengisyaratkan bahwa organisasi seperti Persatuan Mahasiswa Palestina anggarannya mencapai 75.000 Shekel per bulan (US$ 17 ribu) dan masih dipimpin oleh Ibrahim Huraeshah, seorang duta besar yang sudah pension.
          Begitu juga, Zahhar mengumumkan bahwa gaji 64 dubes Palestina per bulan mencapai angka US$ 322.809. Atau kalau dihitung per tahun mencapai US$ 3.873.708. Dana sebesar itu di luar biaya kantor kedutaan besarnya.
 
Tiga Pilar untuk Kebangkitan Ekonomi Palestina
          Mahmud Zahhar menegaskan, bahwa pemerintah Hamas sekarang ini mampu menyediakan gaji jika sudah ada pengarahan anggaran belanja. Ketika arahan itu sudah ada, baru akan dilakukan pendataan dan pengecekan, “Hingga kini kami tidak melakukan apa-apa. Hanya melakukan tindakan kepada para pegawai yang melakukan penyelewengan,” tandas Zahhar.
          Soal bagaimana caranya untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi, Zahhar menjelaskan ada tiga pilar. “Pertama, menambah sumber-sumber dana,” kata Zahhar sambil mengisyaratkan bahwa pemerintah sekarang bisa melakukan sesuatu di bidang ini. Salah contohnya, Kuwait punya komitmen untuk membayar dana yang pernah dijanjikannya kepada rakyat Palestina. Libya, sebelumnya belum membayar namun sekarang sudah membayar US$ 50 juta, Pakistan memberi kita US$ 3 juta, Iran memberi US$ 50 juta dan negara-negara lainnya.
          Ia menambahkan, pilar lain yang bisa menumbuhkan perekonomian adalah dengan investasi melalui proyek-proyek yang produktif. Terkait dengan masalah ini, beliau menegaskan bahwa hal itu tidak mungkin tercapai kecuali dengan anggaran dan modal. Kedua hal ini (anggaran dan modal) tidak mungkin tercapai kecuali dengan dua syarat; 1). Terjaminnya rasa keamanan, dan hingga kini hal ini belum terealisasi dikarenakan pembangkangan yang dilakukan oleh aparat keamanan kepada menteri dalam negeri, pelepasan tembakan, hingga merembet ke rumah-rumah penduduk. “Kami memiliki sejumlah proyek dari luar yang bisa mengucurkan dana kepada kita lebih dari US$ 300 juta per tahun,” kata Zahhar yakin.
          Syarat kedua, pembukaan perlintasan Rafah. Itu adalah proyek nasional dan merupakan perang yang sebenarnya dihadapi oleh bangsa kita. Karena dengan dibukanya Rafah, berarti semua pintu investasi telah dibuka.
 
Pintu Karir Terbuka Untuk Semua Sesuai Peluang Yang Ada
            Seputar tundingan kepada Hamas bahwa pihaknya hanya mementingkan kadernya berkarir di departemen-departemen yang ada, Zahhar berdiplomasi menjawab;”Hamas memberikan peluang kepada kadernya karena selama 12 tahun mereka dihalang-halangi karena alasan yang mereka sebut dengan ‘keselamatan keamanan’.” Namun pada saat yang sama, Zahhar menegaskan bahwa pintu karir itu terbuka bagi siapa saja tergantung peluang yang ada. Dan ia menegaskan bahwa apa yang disebut dengan ‘keselamatan keamanan’ sudah dihapus tak berlaku lagi.
            Zahhar menjelaskan bahwa 99% pegawai di semua departemen adalah dari satu warna saja (baca; Fatah). Di Departemen Luar Negeri saja ada 400 pegawai, di luar pegawai kedutaa besar. Seratus dari mereka bukan yang saya pilih, dan hanya 4 saja pegawai yang baru.
            Dengan tegas Zahhar menampik tudingan bahwa departemen yang ia pegang menerapkan politik ‘gusur dan penggantian’. “Tolong sebutkan nama-nama pegawai yang ia gusur semenjak memegang tampuk pimpinan di departemen luar negeri!,” tantang Zahhar.
            Sambil menyebut nama, Zahhar menegaskan bahwa penggantian Ahmad Subh, deputi Deplu dikarenakan ia diberhentikan dengan kasus korupsi di masa Menlu Nabil Shaath. Sedangkan Ibrahim Huraeshah dan Ahmad Subh sendiri keduanya melakukan maker terhadap pemerintahan yang sah kemudian ditangkap untuk diperiksa oleh pihak yang berwenang.
 
Perlintasan Rafah
            Terkait dengan soal perlintasan Rafah, Menlu Zahhar menegaskan bahwa semua pihak menolak perundingan itu kecuali yang memang menandatanganinya. Iapun mengingatkan bahwa Hamas menghadiri upacara pembukaan perlintasan Rafah karena ia merupakan bagian penting dalam pembebasannya. Dan ketika itu, Hamas mengumumkan penolakannya atas perundingan tersebut.
            Iapun mengungkapkan tentang sejumlah langkah untuk menghentikan perundingan itu. Salah satunya adalah dengan membentuk sebuah komisi yang dipimpin oleh deplu dengan para anggota dari depdagri dan depkeu. Sekaligus mengkaji secara hukum, sesuai dengan hukum internasional, tentang sikap pihak Zionis Israel terhadap perlintasan Rafah ini, apakah mereka komitmen dengan perundingan itu atau malah melanggarnya. Disamping juga mengirim ke sejumlah pihak internasional untuk memberikan masukan kepada pihak Palestina seputar komitmen Zionis Israel terhadap semua kesepakatan-kesepakatan yang dicapai. (AMRais)
Berita lainnya:
9/13/2006 7:31:56 PM
Pemerintah Palestina Bersatu, Hamil Fiktif atau Nyata?

9/13/2006 7:31:56 PM
Pendeta Yahudi Ajak Kaumnya Musnahkan Bangsa Palestina

9/13/2006 7:31:56 PM
21 Aleg dan Menteri Palestina Dinyatakan Bebas

9/13/2006 7:31:56 PM
Wakil Perdana Menteri Palestina Diputuskan Bebas

9/13/2006 2:00:59 PM
Hamas dan Faksi-faksi Palestina Siap Bentuk Pemerintahan Persatuan

9/12/2006 8:07:29 PM
Serangan Bersama, Komandan Israel Tewas di Derbalah

9/12/2006 6:04:34 PM
Levni : Jika Abbas Gabung Hamas Israel Akan Kesulitan

9/12/2006 2:05:55 PM
Zahhar: US$ 1,772 milyar Hutang Pemerintah Palestina


Inbox full of spam? Get leading spam protection and 1GB storage with All New Yahoo! Mail. __._,_.___

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".

--------------------------------------------------------------------------

Recommended sites:
Angkatan Belia Islam Malaysia  : http://www.abim.org.my
Jamaah Islah Malaysia          : http://www.jim.org.my
Radio Islam Kuliyyah           : http://www.kuliyyah.com
Palestinkini Info              : http://www.palestinkini.info
Partai Keadilan Sejahtera      : http://pk-sejahtera.org
Fiqh Siber                     : http://al-ahkam.net/
The Muslim Brotherhood         : http://ikhwanweb.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke