Salam saudara saudara sekelian; apa yang saudara tulis berkenaan misi dan visi syaitan laknattullah memang benar 100% sebab syaitan telah berjanji pada ALLAH Al AZIM yang dia akan melaksanakan perkara perkara sifat berbentuk mazmumah dan syaitan bersungguh sungguh melaksanakan sifat tersebut. Perjanjian syaitan dengan ALLAH telah dilaksanakan dengan niat dan perbuatan. Itulah dia makhluk syaitan.
Cuba kita lihat renung manusia pula; perjanjian dengan ALLAH HU AKBAR adalah menyatakan sifat Mahmudah atau sifat mulia atau sifat baik secara detail sikit 1-SIDIQ (BENAR). 2-AMANAH. 3-TABLIGH (SALING MENGINGATI) 4-FATHONAH (BIJAKSANA) Dan ada 4 sifat lagi, biarlah sifat itu menjadi mutiara jakut. Adakah manusia menyatakan sifat sifat tersebut dengan AMANAAH Apabila bercakap banyak pembohongan demi untuk jaga hati kawan konon tapi kebenaran disembunyaikan. Adakah manusia amanah dalam TABLIGH nya. Kita suka menasihati orang supaya buat baik tapi adakah kita sering TABLIGH kepada diri sendiri supaya setiap masa manusia tidak dalam kerugian, dengan cara beramal soleh/amal baik/menyatakan sifat mahmudah yang 4 tu. Ada yang melaksanakan sifat sifat tersebut tetapi untuk siapa??? diri sendiri? kononnya menolong orang susah tapi kita lalai/lupa perjanjian kita denghan ALLAH. Manusia nyatakan sifat sifat terpuji untuk siapa? Sebab itu didalam setiap niat wajib ada LILLA HITAA'ALA. Maknanya manusia nyatakan sifat sifat tersebut adlah untuk ALLAH/DEMI ALLAH. Jika perbuatan sifat kita demi ALLAH maka tidak wujud perkataan TOLONG, Jika tolong maknanya kita nyatakan sifat tersebut(tolong) kerana diri sendiri. Yang Benar , sebenarnya bukan kita tolong orang tetapi kita nyatakan sifat MAHMUDAH ya itu AMANAH. Maka Wujudlah Tanggung Jawab kita terhadap AMANAH yang telah kita meterai sebelum kita lahir lagi, adalah menyatakan sifat sifat MULIA. InsyaALLAH sambung dilain peredaran oleh MAHA PENGGERAK. akukembalisebagaihambadenganjiwayangtenang On 7/20/07, IrawanThamrin <IrawanThamrin> wrote:
Sumber : www.hajiUmroh.Com <http://www.hajiumroh.com/> *Strategi Setan Menjerumuskan Manusia * Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi dan Misi setan. Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT. Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan misinya adalah sbb : 1. Waswasah Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran kita, " *Nanti lima menit lagi*"*. *Ini adalah waswasah. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh terlambat bahkan tidak sholat. 2. Tazyin Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang berpacaran lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin. 3.Tamanni Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu meneruskan tidur. Pernahkan kita ingin bertobat? Namun pada sat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang disebut strategi tamanni. 4. A'dawah A'dawah artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita telah terperangkap strategi setan. 5. Takwif Takwif artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut disebut sok alim karena datang ke majelis taklim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi takhwif. 6. Shaddun Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau melakukan sholat, atau mengantuk saat membacaAl Qur'an meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun dari setan. 7. Wa'dun Wa'dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung jawab. Inilah contoh wa'dun atau janji palsu dari setan. 8. Kaidun Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak. Sebenarnya tipu daya setan itu tidak akan ada pengaruhnya bagi orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT. 9. Nisyan Nisyan artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi, tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak strategi nisyan. Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah) ------------------------------ Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.<http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting/?p=PASSPORTPLUS>
-- alredza
