Saya sempat berborak dengan beberapa orang penjaga yang mengeluh tidak pasti apa yang perlu dibuat pada si anak ketika cuti sekolah ini. Saya juga ada berborak dengan beberapa AJK Surau dan Masjid yang nampaknya 'relax' tanpa kebimbangan kepada kumpulan anak-anak yang asyik bermain tanpa ada usaha untuk menjuruskan 'permainan' mereka itu kepada apa yang sepatutnya. Mereka perlu disibukkan dengan 'program' yang dirancang. Kalau tidak, mereka tetap sibuk namun ia terdedah dengan gejala Yahudi, Nasrani dan Majusi. Teringat saya kepada kata-kata hadith:
*"Setiap anak dilahirkan dalam (status) fitrah, namun kemudian, ayah dan ibunya (dan kadang lingkungannya) membuatnya (berstatus) Yahudi, Nasrani atau Majuzi"*. Read more...<http://total-success.net/index.php?option=com_content&task=view&id=98&Itemid=1>
