Hidayah, betapa mahalnya ia jika dibicarakan dalam rentang hidup anak manusia.
Terlebih jika hidayah itu datang secara tiba-tiba, tanpa ada rencana dan tidak
ada proses untuk mendapatkan yang direka. la begitu saja datang lalu
tergetarlah episod hidup yang penuh dengan taburan cahaya.
Hidayah Allah SWT itu tidak diberikan kepada manusia berdasarkan kedudukan,
keluarga, pangkat, dan harta mereka. Melainkan hidayah dan cahaya Allah itu
diberikan kepada orang yang dikehendaki oleh-Nya dan berhak untuk menerimanya.
Hidayah Allah dikerahkan bagi orang yang memang ingin mencarinya dan
bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya.
Siapa saja yang ditunjukkan oleh Allah sebuah hidayah di dalam hatinya,
kemudian dia berjuang dengan sungguh-sungguh di jalan Allah, dia rela Allah
sebagai Tuhannya, dan menjadikan Allah sebagai tujuannya, maka keredhaan-Nya
telah dipancarkan ke dalam matanya dan Allah memberikannya
suatu petunjuk.
Untuk mencapai hidayah itu bukan hanya dengan banyak beribadah, tetapi harus
disertai dengan keimanan dalam hati. Bukanlah iman kalau hanya dengan
menyendiri dan berangan-angan, tetapi iman adalah yang bersemayam di dalam hati
dan direalisasikan dengan amal perbuatan. Kebanyakan orang yang ahli ibadah
zaman sekarang ini salah persepsi ketika mereka mengira bahawa jalan untuk
mencapai hidayah adalah dengan banyak beribadah. Sehingga, mereka
mengada-adakan suatu ibadah yang tidak diajarkan oleh Allah dalam syari'atnya.
Sesungguhnya Allah mengetahui bahawa di dalam hatimu ada keinginan untuk
mendapatkan hidayah dan juga mengetahui apa yang tersembunyi di balik jiwamu
bahawa kamu menginginkan-Nya. Kalau kamu bersungguh-sungguh mencari hidayah,
pastilah Allah akan membukakan dan memberikan untukmu sesuatu yang tidak
terlintas dalam hatimu. Janganlah di dalam kehidupan ini kamu kikir memberikan
kemudahan, ilham, bimbingan, pemberian, cahaya dan keberkahan. Sesungguhnya
Allah akan mendatangkan hidayah dari salah satunya.
Inilah keinginan yang besar dan keinginan yang sesungguhnya, yang tidak akan
dapat ditandingi oleh keinginan untuk mendapatkan kemewahan dunia.
Sesungguhnya, semua keinginan itu akan terlihat murah kalau dihadapkan dengan
keinginan yang mulia untuk mendapatkan hidayah. Dan hanya orang-orang rugi yang
tidak ingin menggenggamnya erat-erat setelah mendapatkannya....
by,
Myelina Tashiro.
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.