Wslm wbt,
     Pada mulanya saya bercadang untuk memohon maaf kepada mereka yang kurang 
senang dengan pandangan saya. Tapi bila saya amati cara mereka mengecam saya 
itu juga penoh dengan emosi tidak langsung menggambarkan mereka berhikmah 
rasanya menjadi suatu hikmah pula isu ini dibangkitkan. Sebenarnya mereka ini 
tidak faham pun apa yang saya perkatakan.Tolonglah baca dan fahami betul2. 
Tindakan sebegini memalukan jika anda merasakan anda berdakwah dengan cara yang 
betul. Adalah tidak benar saya menghukum solat orang lain, bahkan saya katakan 
atas sifat kemurahan (ar Rahman) Allah SWT Dia akan berikan apa saja yang 
dipohon tak kira siapa. Adakah saya ada menyebut Allah tidak terima?? Mungkin 
kerana saya sebut kurang yakini solat hajat putera UMNO membuatkan mereka yang 
tak fikir panjang terus katakan saya menghukum!! Tak meyakini sesuatu itu hak 
individu. Sebenarnya di daerah-daerah tertentu, di negeri negeri tertentu 
memang kualiti orang yang dijemput solat hajat adalah penting.
 Di daerah saya orang-orang pondok dijemput untuk solat hajat kerana yakin 
mereka tidak berbuat fasik tapi tidaklah pula mengenepikan orang-orang surau 
dan masjid berhampiran. Begitu juga jika ada kematian untuk solat jenazah 
keluarga si mati menjemput orang-orang pondok tapi tidaklah sampai mengenepikan 
orang lain yang sukarela untuk solat keatas jenazah. 
      Satu lagi yang tidak kita sangka ekoran isu yang saya bangkitkan ini 
mendedahkan kepada kita bahawa masih ada yang berpegang kepada "agama suku 
politik suku". Mungkin politik itu bagi mereka kotor. Sebenarnya bukan politik 
yang kotor tapi tangan manusialah yang kotorkan politik. Saya rasa pemimpin 
pemimpin dan ulamak PAS pun tahu sistem pilihanraya ini hanya satu 
kesempatan.Pilihanraya adalah untuk memilih pemimpin jadi untuk bolehkan orang 
Islam pilih pemimpin dari kalangan mereka maka PAS perlu berdaftar sebagai 
parti politik. Tapi PAS adalah lebih dari sebuah pertubuhan politik ia juga 
badan dakwah (seru kepada yang makruf dan cegah yang mungkar) badan kebajikan 
dan macam-macam lagi. Apa pun kita biarkan lah saja mereka yang tak dapat 
terima konsep ini kerana saya pun berfahaman demikian juga 20 tahun yang lalu 
masa baru kenal alif ba ta. InsyaAllah suatu hari mereka mungkin berubah 
pandangan. Wallahu'alam.
   
  ibnuAli
  kota jembal

[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
              "...Kalau seseorang itu ahli UMNO, dia tetap seorang ahli UMNO at 
that point in time. Kalau dia betul2 sayangkan Islam, kenapa dia tak masuk 
PAS..."

A'kum...saya harap sangat-sangat saya tidak tersilap faham kenyataan di atas...

bilamana membaca kenyataan di atas saya betul-betul terpaku, terkejut...

sejak bila kayu ukur kasih sayang seseorang hamba kepada Tuhannya berdasarkan 
keahlian politik ???

sayangkan Allah...patuh melaksanakan perintah-Nya...jauhi larangan-Nya...

sayangkan Rasul...ikuti ajarannya...tinggalkan tegahannya...

tiada kaitan dengan politik...

apa yang politik hasilkan adalah perpecahan...

pastinya itu bukan dari Islam

wallahua'lam

  ----- Original Message ----
From: IslahGateway <[EMAIL PROTECTED]>
To: Ikhwanul Muslimun <[email protected]>
Sent: Monday, January 21, 2008 5:16:55 PM
Subject: Help Palestine [hidayahnet] From MODERATOR - Re: Putera Umno solat 
hajat??

    
    Please READ:- Excellent points below.

   
  Constructive comment for members of Hidayahnet [forwarded here with prior 
approval from the sender]
   
  IslahGateway
   
   
   
   
  
   
  Tuan Moderator,

Sejak saudara Kholid memaparkan pendapat nya mengenai subjek diatas, dia diasak 
bertubi-tubi dari pelbagai pihak. Saya sebagai seorang yg gemar membaca macam2 
artikel yg ada dlm hidayahnet rasa agak kesal dgn golongan yg mengecamnya. Saya 
rasa cukuplah dgn keikhlasan hati Sdra Kholid utk menyumbang artikel spt 
bagitu. Kalau tidak sebab Saudara Kholid kita tak tahu pun Putera Umno membuat 
solat hajat. 

Saya rasa tak senang membaca kecaman2 ini yg datang dari sesama Islam kita 
sendiri & ditujukan kpd sdra kita yg juga seorang Islam. Saya harap Tuan 
Moderator dapat membuat sesuatu supaya perkara ini tidak berlaku lagi. 

Saya ingat lagi dlm kuliah Maghrib  diMasjid Ar-Rahman (dekat UM) dimana Prof. 
Madya Uz. Salleh Ahmad (UM) berkata kalau seaorang itu kafir, kita tak boleh 
beranggap baik yg dia akan berbalik hati & masuk Islam sebelum dia mati. At 
that point in time dimana kita lihat dia kafir, kita mesti beranggap dia kafir. 
Sama juga spt UMNO. Kalau seseorang itu ahli UMNO, dia tetap seorang ahli UMNO 
at that point in time. Kalau dia betul2 sayangkan Islam, kenapa dia tak masuk 
PAS. Perlembagaan PAS berdasarkan Islam spt mana Tok Guru Nik Aziz pernah 
sebut. 

Jadi tiada salahnya seorang sahabat kita yg sayangkan Islam memaparkan sesuatu 
artikel mengenai pihak parti yang tidak mengutamakan Islam sebagai asas 
perjuangan mereka. Sdra Kholid sepatutnya diberi "protection" dari kecaman2 yg 
tak sepatut timbul dari orang Islam sendiri. Sepatutnya yg membuat kecaman ini  
membaca/mengsurf Internet dan menyumbangkan sesuata artikel yg berguna utk para 
pembaca sekalian dpd menghentam sdr seislam kita. 

Kalau nak buat sesuatu, biarlah "value add", jgn sekadar nak critik. Kita jgn 
critic (pandai kritik shj tanpa mengemukakan apa2 suggestion/proposal ) tapi 
boleh critique, yakni kritik mengenai kelemahan sesuatu disertakan dgn cadangan 
macam mana cara mengatasi kelemahan tersebut 

Komen saya ini adalah P & C Tuan Moderator utk pembacaan Tuan & En. Kholid shj. 
Jika disiarkan di Hidayahnet utk bacaan umum, saya jangka akan banyak lah 
komen2 serta pendapat2 Al Fadhil2 yg pandai mengecam shj tapi tak ada apa2 
contribution yg positif utk mengembangkan Islam. Saya tak larat nak baca komen2 
negatif ni lagi pun banyak membuang masa dan tak berfaedah langsung utk Islam. 
Baiklah saya surf Internet & menimba ilmu yg di pegang oleh golongan yg bukan 
Islam yg banyaknya diambil dari ilmuan2 islam terdahulu. 

Saya sertakan disini Comment Policy yg saya terbaca dari website Public 
Broadcasting System (PBS) yg mungkin ada manfaatnya (mengenai bisnes, tapi rasa 
Ana boleh diubah suai) yg dipetik dari the following link:

http://www.pbs. org/nbr/blog/ 2008/01/gersh_ on_washington_ is_it_the. 
html#more 

    "Comment Policy    This discussion forum is a place for constructive 
dialogue. Make sure your comments are appropriate before submitting them.  
Inappropriate comments include content that:    
   Attempts to influence the price of a stock or other investment   
   Is defamatory or libelous   
   Is abusive, harassing, or threatening   
   Is obscene, vulgar, or profane   
   Is racially, ethnically or religiously offensive   
   Is illegal or encourages criminal acts   
   Is known to be inaccurate or contains a false attribution   
   Infringes copyrights, trademarks, publicity or any other rights of others   
   Impersonates anyone (actual or fictitious)   
   Is off-topic or spam   
   Solicits funds, goods or services, or advertises 
  Nightly Business Report does not edit posts but reserves the right to delete 
comments that violate our policy."


Wallahu 'Alam. 
   
  Sent by a concerned member.
   
   






  
---------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now.  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke