300.000 Orang Hadiri Jumat Terakhir Ramadhan di Masjid Al-Aqsa:
Gelora Seruan Penegakkan Khilafah
Monday, 29 September 2008 05:35

Syabab.Com - Sebuah spanduk panjang terpasang di gerbang antara Masjid
Al-Aqsa dan Kubah al-Haram asy-Syarif (Dome of the Rock).
"Al-Khilafah...Al-Khilafah, wahai kaum Muslim, sesungguhnya ia
kewajiban dari Tuhamu, tempat kemuliaan kalian, tempat mengalahkan
musuh kalian, tempat membebaskan tanah kalian serta cahaya kebaikan
dan keadilan di penjuru dunia," demikian tertulis dalam banner
tersebut yang diapit dua gambar bendera Rasulullah Saw.

Sekitar 300.000 kaum Muslim Palestina meluber di sekitar komplek
Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat terakhir (26/09/08) di bulan Ramadhan
yang mulia ini. Pada hari yang mulia di bulan yang diberkahi tersebut,
tidak disia-siakan oleh Hizbut Tahrir Palestina untuk menggelorakan
seruan penegakkan Khilafah di bumi Al-Quds tersebut.

Bendera Rasulullah berwarna putih tertulis di dalamnya syahadah
tersebar di seputar komplek Masjid Al-Aqsa semakin menyemarakkan
suasana Jumat di penghujung Ramadhan tahun ini. Podium-podium seruan
Khilafah digelar di berbagai sudut, baik di luar Masjid Al-Aqsa,
maupun di dalam Masjid.

Mereka tidak hanya menyerukan Khilafah, tetapi juga mempersiapkan akan
tegaknya institusi pelindung kaum Muslim tersebut. Tidak aneh bila di
depan Masjid Al-Aqsa terpampang banner raksasa tentang struktur Negara
Khilafah dalam pemerintahan dan administrasi. Tertulis, "Struktur
Negara Khilafah, Kewajiban Atas Penegakkannya" yang terdiri dari tiga
belas struktur.

Secara bergiliran, para Syeikh dan para pemuda anggota Hizbut Tahrir
menyampaikan seruan dan pelajaran tentang Khilafah. Diantaranya,
Syeikh Ismat Alhammouri, yang rutin memberikan pembelajaran Khilafah
di depan Masjid Al-Aqsa pada setiap Jumat, juga ikut tampil. Kaum
Muslim yang hadir mengerumuni serta menyimak setiap kata yang
terlontar dari lidah setiap pembicara.

Di sudut lain, seorang Syeikh dari Hizbut Tahrir berdiri di atas
tempat yang tinggi memberikan pelajaran dan seruan yang sama. Tampak
bendera raksasa Liwa Rasulullah Saw dibentangkan di belakang beliau.

Di dalam Masjid Al-Aqsa, seruan yang sama juga disampaikan.
Benar-benar, Jumat terakhir Ramadhan ini, seakan-akan Khilafah dan
Rasulullah hadir dalam suasana tersebut. Gelora Khilafah tersebut
terus digelar hingga malam hari. Seruan-seruan dan penjelasan mereka
benar-benar menggetarkan setiap relung jiwa siapa saja yang
mendengarkannya.

Di Masjid Al-Aqsa ini, perbincangan tentang Khilafah dan kewajibannya
digelar setiap Jumatnya. Bahkan, para Muslimah pun ikut menggelorakan
seruan Khilafah dengan kajian dan diskusi seputar Khilafah yang
digelar hampir setiap hari di sepanjang Ramadhan ini di Kubah Shakhrah
(Dome of the Rock) Baitul Maqdis.  

Subhaanallah, Janji Allah itu pasti, kekuasaan Islam benar-benar akan
terwujud kembali. Seruan para pejuang Khilafah ini mengingatkan kita
pada Rasulullah Saw. yang tercinta, Beliau bersabda:

"Akan senantiasa ada sekelompok orang dari umatku yang selalu
menegakkan kebenaran dan mampu mengalahkan musuh-musuh mereka. TidaK
memadaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka, kecuali sekadar
kesulitan hidup yang akan menimpa mereka, sampai datang kepada mereka
keputusan Allah (Hari Kiamat), sementara mereka tetap dalam keadaan
demikian." Para Sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, di manakah mereka
berada?" Rasulullah Saw. menjawab, "Mereka berada di Baitul Maqdis
(Al-Quds) dan di sekitar Baitul Maqdis." (HR. Ahmad dan ath-Thabrani)

Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd!
[z/m/f/ak/syabab.com] 

Kirim email ke