JIHAD MELAWAN HAWA NAFSU
MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR
DAN BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.2 dan bersambung.
A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.
Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Ketahuilah bahwa, setiap orang Islam, setiap orang Muslim, Muslimat, Mukminin,
Mukminat, setiap orang yang beriman, itu bersaudara. Maka dari itu alangkah
baiknya sekiranya sesama Umat Mahammad s.a.w. saling nasihat menasihati supaya
Menta’ati ajaran Allah dan Rasul-Nya, Menta’ati segala Ketentuan-ketentuan-Nya
dan saling menasihati supaya menta’ati kebenaran, dan nasihat menasihati
supaya berbuat kesabaran.
(4)-BAKHIL, KIKIR; DIANGGAP MUSYRIK ATAU SYIRIK.
Ciri-ciri orang bakhil, kikir kalau berkata:”Ini milikku, ini rumahku, ini
mobilku, ini hartaku; kalau orang yang beriman harta ini milih Allah yang
dititipan, yang diamanahkan kpada saya.”
Kecintaan kepada harta tidak boleh melebihi kecintaannya kpd Allah dan
Rasul-Nya:
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang
diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah
kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
(surga). Qs.Ali Imron (surat ke 3) ayat 14
Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum
keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri
kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu
cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka
tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang fasik. Al Qur’an, Surat At Taubat, surat ke 9 ayat
24.
Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan
sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Qs.Al Adiyaat
(100): 6,7,8
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada
jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir
sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang
Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu
berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka
tidak akan seperti kamu (ini). Qs.Muhammad (47): 38
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri, dan orang-orang yang kikir. Qs.An Nisaa’ (4): 36, 37
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang
lain berbuat kikir dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya
kepada mereka. Dan kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang
menghinakan. Qs.An Nisaa’ (4): 36, 37
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barang
siapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah
Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Qs.Al Hadiid (57): 23, 24
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan
pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang
sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.Qs.92: 8,
9, 10, 11
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan
kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi
mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka
bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan
Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui
apa yang kamu kerjakan. Qs.3:180
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami
dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak
(pula) memberi makan orang miskin. Qs.Al Muddatstsir (74): 42, 43, 44
Bakhil-kikir, Tidak diterima ibadahnya sebelum menginfakkan hartanya:
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu
menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu
nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya..Qs. Ali Imron (3):92
Orang-orang yang tidak mau menafkahkan, menginfakkan, menyedekahkan dan
membayar zakat, atau kurang membayar zakat dianggap musyrik dan kafir:
“Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan (Nya),
(yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya
(kehidupan) akhirat. Qs.Al Fushshilat (41): 6,7
Dari Jabir. Ia berkata: Telah bersabda Rasulullah s.a.w.: “Berjauh dirilah
daripada kezhaliman, karena kezhaliman itu beberapa kegelapan di hari kiamat;
dan jauhkan diri daripada kikir yang beserta tamak, karena sesungguhnya yang
demikian itu telah binasakan orang-orang sebelum kamu.” Diriwayatkan dia olem
Muslim. Hadis Bulughul Maram.No.1511
(5)-BANGGA- MEMBANGGAKAN DIRI, INGIN DIKULTUSKAN, ANGKUH
(5A)-Berbanga-bangga-an
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu
yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta
berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang
tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering
dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti)
ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan
dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Qs.Al Hadiid (57): 20
(5B)-Bangga- membangga-banggakan diri dan sombong.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang
lain berbuat kikir dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya
kepada mereka. Dan kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang
menghinakan. Qs.An Nisaa (4): 36, 37
Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barang
siapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah
Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Qs.Al Hadiid (57): 23, 24
(5C)-Bangga-Angkuh, berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan
janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah
kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara
ialah suara keledai. Qs.31;18,19
(5D)-Bangga karena harta dan anaknya banyak:
Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya
Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa
mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang
mereka dalam keadaan kafir. Qs.At Taubah (9): 55
Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya
Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu
dan agar melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir. Qs.At Taubah (9): 85
(5E)-Bangga karena mempunyai tubuh yang indah: cantik, gagah dsb.
Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan
jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah
seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang
keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka
waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah
mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)? Qs.Al Munaafiquun (63): 4
(5F)-Bangga- Congkak
Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan
yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi
congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi
manfaat kepadamu sedikit pun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit
olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai. Qs.At Taubat (9):
25
(5G)-Bangga- Merasa dirinya serba cukup, akhirnya melampaui batas.
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia
melihat dirinya serba cukup. Qs.Al Alaq (96): 6, 7
(6)-BENCI- JAUHKANLAH DARI SIFAT MEMBENCI KEPADA SESAMA ORANG MUSLIM
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu
benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Qs.2:216.—Sesungguhnya orang-orang
yang membenci kamu dialah yang terputus. Qs.Al Kautsar (108): 3
(7)-BICARA - JANGAN BANYAK BERBICARA, JANGAN BANYAK BERTANYA
Dari al Mughiroh r.a. dari Nabi s.a.w.beliau bersabda: “Allah telah melarang
keras (mengharamkan) kamu mendurhakai ibu, melarang berbuat kikir, dan mengubur
anak perempuan. Tuhan benci kalau kamu terlalu banyak berbicara begini-begitu,
terlalu banyak bertanya, serta membuang-buang harta tidak pada tempatnya.”
HSB.No.1693
(7A)-BICARA-MEMBICARAKAN YANG BATIL
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami
dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak
(pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil,
bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,". Qs. Surat Al Muddatstsir
(74): 42 s/d 45
(8)-BISIK- JANGAN BERBISIK DUA ORANG KALAU KAMU BERTIGA-HSB.NO.1728
Dari ‘Abdullah r.a., Rasulullah s.a.w.bersabda: “Kalau kamu tiga orang
(bertiga), janganlah yang dua orang berbisik-bisik tanpa yang ketiga, selain
kalau berada di tengah orang banyak, karena hal itu akan menyedihkan perasaan
orang yang ketiga itu”. (tersinggung).
(9)-BOHONG - BERKATA BOHONG,
BURUKNYA DUSTA, INDAHNYA JUJUR
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi
mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Qs.Al Baqarah (2): 10
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak
beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.
Qs.16:105
Lihatlah, bagaimana mereka telah berdusta terhadap diri mereka sendiri dan
hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka ada-adakan.
Qs.6:24
Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka
menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah
mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta. Qs.At
Taubah (9): 77
Jauhilah perkataan-perkataan dusta.Qs.Al Hajj (22): 30
Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.
.39: 3
Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan
di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu
tentang berita bohong itu. (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu
dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui
sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada
sisi Allah adalah besar. Qs.An Nuur, surat ke 24: 14
Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang
berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di
Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi)
mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam
waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai,
mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. Qs.Al Ahzab (33):60,61
PERIKSA DAHULU APABILA ADA BERITA:
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu
berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah
kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal
atas perbuatanmu itu.” Qs.Al Hujuraat, surat ke 49 ayat: 6
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah
perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan
mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya,
maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Qs.Al Ahzab (33):
70, 71
(9A)-Bohong-Munafik, Menyuruh orang mengerjakan,
tetapi dia sendiri tidak pernah mengerjakan
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan
diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab? Maka tidakkah kamu
berpikir? Qs.Al Baqarah, (2)::44
Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu
perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang
tiada kamu kerjakan.Qs.Ash Shaff, (61):2,3
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas
tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan
malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah
mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.Qs.An Nisaa’, surat ke 4 ayat :142
(9B)-Bohong-Buruknya dusta (bohong), indahnya jujur:
Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap
Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk
kepada orang-orang yang lalim. Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama)
Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan
cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. Qs.Ash Shaff, (61):7, 8
Dari ‘Abdullah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hendaklah kamu selalu
berlaku jujur. Karena berlaku jujur membimbing kepada kebajikan, dan kebajikan
membawa ke surga. Seseorang yang senantiasa berlaku jujur dan berusaha
mempertahankan / mencari kejujuran, maka dia dicatat Allah sebagai “Shodiq”
(orang yang jujur). Dan hindarilah olehmu dusta (bohong), karena sesungguhnya
dusta (bohong) itu membimbing kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke
neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan mempertahankan kedustaan
(kebohongan), maka dia dicatat Alloh Ta’ala sebagai “Kadzdzab” (si Pendusta
atau si Pembohong).” Hadis Shahih Muslim (HSM) No.2234
(9C)-Bohong, Jangan menyebarkan berita bohong, dilaknat oleh Allah SWT:
“Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia
dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu
tentang berita bohong itu. (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu
dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui
sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada
sisi Allah adalah besar. Qs., Surat An Nuur (surat ke 24) ayat 14, 15
Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu:
"Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya
Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar." Al Qur’an, Surat An Nuur (surat ke
24) ayat 16
Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu
selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman, dan Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Qs.An Nuur (24): 17, 18
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu
tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di
dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. Dan
sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan
Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang
besar). Qs.An Nuur (surat ke 24) ayat 19, 20
Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang
berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di
Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi)
mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam
waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai,
mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. Qs.Al Ahzab (33):60,61
Sebagai sunah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum
(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.
Qs.Al Ahzab (33): 62
Apabila ada berita, maka periksalah dahulu kebenaran atas berita itu. Al
Hujuraat:6
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu
berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah
kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal
atas perbuatanmu itu. Qs.49: 6
Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan hidayah-Nya,
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca semua, amin.
Wasalam
Sukarman.
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/