MENUNDUKKAN HAWA NAFSU = JIHAD MELAWAN HAWA NAFSU
MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR DAN BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.13. Bersambung.
A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
(46)-HARAM MEMINTA-MINTA, HARAM MEMAKAN HASIL YANG DIMINTA.
Meminta-minta, tidak baik menurut agama, minta sumbangan untuk keperluan
pribadi, minta sumbangan untuk haul Kiainya; minta sumbangan untuk haul
kematian Kiainya dan sebagainya, dan sebagainya. Silahkan dibaca Hadits Shahih
Muslim (HSM).No.995, 996, 997, 998, 1000, 1001,1003,1004.
Dari Hamzah bin ‘Abdullah bin ‘Umar r.a. dari bapaknya, katanya Nabi s.a.w.
bersabda: “Seorang peminta-minta, kelak dihari kiamat dia akan datang menemui
Allah dengan muka tanpa daging.”HSM.100
(Pen. Alias tengkoraknya saja, maknanya memalukan bukan?).
Bagai meminta bara api.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w.bersabda: “Siapa yang
meminta-minta, kepada orang banyak untuk menumpuk harta kekayaan, berarti dia
meminta-minta bara api, sama saja halnya apakah yang diterimanya sedikit atau
banyak.” HSM.1001
Mencari kayu bakar lebih baik dari pada meminta-minta.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya dia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda;
“Berangkatlah kamu pagi-pagi, kemudian pulang memikul kayu api dipunggungmu,
lalu kamu bersedekah dengan itu tanpa meminta-minta kepada orang banyak, itu
lebih baik bagimu daripada meminta-minta kepada orang banyak biar diberi atau
tidak. Sesungguhnya tangan yang memberi lebih mulia daripada tangan yang
menerima. Dan dahulukanlah memberi kepada orang yang menjadi tanggunganmu.”
Hadits Shahih Muslim (HSM).No.1002
DILARANG MEMINTA-MINTA KECUALI:
Dari Qabishah bin Mukhariq Al Hilali r.a., katanya: “Aku pernah menanggung
hutang (untuk mendamaikan dua kabilah yang saling sengketa). Lalu aku datang
kepada Rasulullah s.a.w., meminta bantuan kepada beliau untuk membayarnya.
Jawab beliau, “Tunggulah sampai orang datang mengantarkan zakat, nanti kusuruh
serahkan kepadamu.” Kemudian beliau melanjutkan sabdanya, “Hai, Qabishah!
Sesungguhnya meminta-minta itu tidak boleh (tidak halal). Kecuali untuk tiga
golongan:
1--- Orang yang menanggung hutang (gharim, untuk mendamaikan dua orang yang
bersengketa atau seumpamanya). Maka orang itu boleh meminta-minta, sehingga
hutangnya lunas. Apabila hutangnya telah lunas, maka tidak boleh lagi dia
meminta-minta.
2--- Orang yang kena bencana (banjir, tanah longsor, gempa bumi, kebakaran dan
sebagainya) sehingga harta-bendanya musnah. Orang itu boleh meminta-minta
sampai dia memperoleh sumber kehidupan yang layak baginya.
3--- Orang yang ditimpa kemiskinan, (bangkrut) disaksikan atau diketahui oleh
tiga orang yang dipercayai bahwa dia memang miskin. Orang itu boleh
meminta-minta, sampai dia memperoleh sumber penghidupan yang layak.
Selain tiga golongan itu, haram baginya meminta-minta, dan haram pula baginya
memakan hasil meminta-minta.” Hadis Shahih Muslim. (hsm). No.1004
Menerima tanpa meminta, boleh. HSM.1005. 1006
Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan hidayah-Nya,
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca artikel ini semua, amin.
Subhaanaka-allaahumma wa bihamdika, Asyhadu an-laa ilaaha illa anta,
Astaghfiruka wa atuubu ilaika...
Wassalamualaikum wr. wb.
Sukarman.
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/