Gila Sebenarnya

Wednesday, 14-January-2009
Pada
suatu hari, Rasulullah saw. melewati sekelompok orang yang sedang
berkumpul. Beliau bertanya, "Karena apa kalian berkumpul di sini?" Para
sahabat menjawab, "Ya Rasulullah, ini ada orang gila, sedang mengamuk.
Karena itulah kami berkumpul di sini?" Beliau bersabda, "Orang ini
bukan gila. la sedang mendapat musibah. Tahukah kalian, siapakah orang
gila yang benar-benar gila (al-majnun haqq al-majnun)':'" Para sahabat
menjawab, "Tidak, ya Rasulullah?" Beliau menjelaskan, "Orang gila ialah
orang yang berjalan dengan sombong, yang meman-dang orang dengan
pandangan yang merendahkan, yang mem-busungkan dada, berharap akan
surga Tuhan sambil berbuat maksiat kepadanya, yang kejelekannya membuat
orang tidak aman dan kebaikannya tidak pernah diharapkan. Itulah orang
gila yang sebenarnya. Adapun orang ini, dia hanya sedang mendapat
musibah saja."
Para sahabat menyebut majnun kepada
orang yang perilakunya tidak normal (abnormal), sementara Nabi saw.
Menyebut orang seperti itu dengan mubtala, orang yang mendapat musibah,
atau orang sakit. Nabi saw. menyuruh kita melihat orang seperti itu
sebagai orang yang patut kita bantu. Ia bukan majnun, tetapi mubtala,
Kita harus meringankan deritanya dan memberikanjalan keluar dari bala
yang mengenainya. la bukanlah orang yang terttup akalnya....baca selengkapnya


      

Kirim email ke