Salam kalua benar berita syukur alhamdulilah, saya selalu tgk dia kat discovery channel tu. Sedih bila tgk org islam sendiri gagal baut rancangan mcm tu bg menunjukkan keagunagn Ilahi Rabbul Alamin.
--- On Fri, 2/13/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Help Palestine [hidayahnet] KHALIFAH THE GOVERNMENT OF THE MUSLIM STATE To: "Ikhwanul Muslimun" <[email protected]> Date: Friday, February 13, 2009, 10:13 AM بسم الله الرحمن الرحيم الله اكبر Narrated Ibn ‘Abbâs and Anas bin Mâlik: Allah’s Messenger said, “If a son of man had a valley full of gold, he would desire to have two. Nothing can fill his mouth except the earth (of the grave). Allah turns with mercy to him who turns to Him in repentance.” (Al-Bukhâri and Muslim) Caliphate-Khilafah, the government of the Muslim state [following laws of Quran & Hadith], of which the Khalifa[caliph] is the head. Inshallah-"So please Allah!" 18:23 Nor say of anything "I shall be sure to do so and so tomorrow" 24 Without adding "So please Allah!" And call thy Lord to mind when thou forgettest and say "I hope that my Lord will guide me ever closer (even) than this to the right road." Islam Dominant Al-Tirmidhi HadithHadith 42 -Narrated byAl-Miqdad- Al-Miqdad heard Allah's Messenger (peace be upon him) as saying: There will not remain upon the surface of the earth a mud-brick house or a camel's-hair tent but Allah will instill into it the word of Islam, bringing both mighty honour and abject humiliation. Allah will either honour them by making them worthy of it and those whom He humiliates shall have to render submission to it. I said: The religion will then be entirely for Allah.Transmitted by Ahmad. Dark Prophesies ( سورة النحل , An-Nahl, Chapter #16, Verse #44)(We sent them) with Clear Signs and Books of dark prophecies; and We have sent down unto thee (also) the Message; that thou mayest explain clearly to men what is sent for them, and that they may give thought. ( سورة فاطر , Fatir, Chapter #35, Verse #25)And if they reject thee, so did their predecessors, to whom came their apostles with Clear Signs, Books of dark prophecies, and the Book of Enlightenment. Those Who Believe & Work Righteousness 18:27 And recite (and teach) what has been revealed to thee of the Book of thy Lord: none can change His Words and none wilt thou find as a refuge other than Him. 28 And keep thy soul content with those who call on their Lord morning and evening seeking his Face; and let not thine eyes pass beyond them seeking the pomp and glitter of this Life; nor obey any whose heart We have permitted to neglect the remembrance of Us one who follows his own desires whose case has gone beyond all bounds. 29 Say "The Truth is from your Lord": let him who will believe and let him who will reject (it): for the wrongdoers We have prepared a Fire whose (smoke and flames) like the wall and roof of a tent will hem them in: if they implore relief they will be granted water like melted brass that will scald their faces. How dreadful the drink! How uncomfortable a couch to recline on! 30 As to those who believe and work righteousness verily We shall not suffer to perish the reward of any who do a (single) righteous deed. 31 For them will be Gardens of Eternity; beneath them rivers will flow; they will be adorned therein with bracelets of gold and they will wear green garments of fine silk and heavy brocade; they will recline therein on raised thrones. How good the recompense! How beautiful a couch to recline on! Allah Knows Best Red Sea Expedition In 2004, fifty years after Calypso’s first expedition to the Red Sea, after the pioneering Conshelf experiments in underwater living, and after the shattering success of the Oscar-winning films Silent World and World without Sun, the Cousteau Society is returning to the Red Sea, retracing the path first explored by Captain Cousteau. Read More » Berimannya Seorang Ahli Oceanography :: Rabu, 29 Oktober 2008. Dikirimkan oleh : Hb.Zen Umar Smith Kebenaran Alquran adalah haq, dan isi kandungan kalam Allah ini, telah membuat banyak para ahli ilmu pengetahuan terkagum-kagum dan mendapatkan hidayah sehingga beriman. Ketika kita membaca salah satu surah dari Al Furqan ayat 53, dibawah ini ” Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi “. tidak tergerak hati kita untuk meneliti atau mencari tahu tentang rahasia ini. Tetapi tidak demikian dengan seorang Jacques Yves Costeau, seorang oceanographer dan ahli selam terkemuka berkebangsaan Perancis. Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton tayangan TV `Discovery’, pasti kenal Orang tua yang berambut putih ini, yang sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seluruh dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk dinikmati oleh pemirsa di berbagai negara. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa sumber mata air tawar-segar yang sangat jernih dan nimat rasanya, karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. Fenomena ganjil itu membingungkan Mr Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin ditengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinasi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu, setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut. Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Sang Profesor itu segera mengutip pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan pada surat Ar-Rahman ayat 19-20 ( yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez ). Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…” Artinya: ” Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing .” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.” Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir; yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi “. Memang, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju min huma lu’lu`u wal marjaan” artinya ” yang artinya “ Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara. Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Dalam pikiran ahli ini, mustahil Al Quran ini disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman, di saat belum adanya peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil, di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 21. Beliau pun berkata bahwa Al-Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah SWT, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Rupanya hidayah Allah turun kepadanya dan dia pun beriman dan memeluk agama Islam. Allahu Akbar… sesungguhnya Allah akan memberi hidayah kepada siapapun yang dikehendaki. Kebenaran tentang Firman Allah SWT telah mampu merubah banyak ahli ilmu pengetahuan di dunia ini. Tetapi sangat disayangkan sebagian besar dari umat islam justru menjadikan Al Quran, tidak lebih dari sebuah bacaan rutin tanpa memahami makna yang terkandung didalamnya. Lebih memprihatinkan lagi ada sebagian dari umat islam yang katanya dianggap sebagai intelektual muslim, justru mempertentangkan Al Quran dengan ilmu pengetahuan modern, atau bahkan menafsirkan Al Quran dengan pola pikir mereka sendiri. Maha Benar Allah dengan segala firmanNya
