*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
{ Sila lawat Laman Hizbi-Net - http://www.hizbi.net }
{ Hantarkan mesej anda ke: [EMAIL PROTECTED] }
{ Iklan barangan? Hantarkan ke [EMAIL PROTECTED] }
*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
PAS : KE ARAH PEMERINTAHAN ISLAM YANG ADIL
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamu alaikum,
Warga Hizbinet yang saya hormati,
Di sini saya majukan risalah tentang Valentine Day yang saya kutip di
diskusi ISNET (Indonesia). Saya tidak pasti siapakah pengarangnya yang
sebenarnya.Memandang ramai antara umat islam yang akan sama sama menyambut
perayaan ini pada bulan februari nanti, saya rasa eloklah kita sama sama
meneliti risalah ini sebelum menyambutnya. Semoga ALLAH SWT memberikan
taufik dan hidayatNya kepada pengarang asal risalah ini dan juga kepada kita
semua.
sekian wassalam,
kb.
VALENTINE DAY
Benarkah hanya kasih sayang belaka ?
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, niscaya
mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah
mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta
(terhadap Allah)." (Q.S. Al-An'am : 116)
Hari kasih sayang yang oleh orang-orang barat disebut Valentine Day
pada tahun-tahun terakhir amat populer dan merebak di pelosok Indonesia. (
dan juga Malaysia - kb)
Terlebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari dimana banyak kita
temui jargon-jargon tidak Islami hanya demi untuk mengekspos (mempopularkan)
Valentine.
Berbagai tempat hiburan mulai dari diskotik, hotel-hotel,
organisasi-organisasi maupun kelompok-kelompok kecil ramai
berlomba-lomba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan
dukungan media massa seperti surat kabar, radio maupun television kita -
yang justru sebagian besar Muslim - dicekoki dengan iklan-iklan
Valentine Day.
SEJARAH VALENTINE
Sungguh merupakan hal yang ironis apabila di telinga kita sudah
terbiasa mendengar bahkan kita terjun dalam perayaan valentine tersebut
tanpa mengetahui sejarah valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya
adalah seorang martyr (dalam Islam disebut Syuhada) yang karena
kesalehan dan kedermawanannya diberi gelar Saint atau Santo. Pada
tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya
dengan penguasa Romawi pada waktu itu yaitu Raja Claudius II (268 - 270
M). Karena dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan
dalam menghadapi cobaan hidup, oleh para pengikutnya kematian St.
Valentine diperingati dalam upacara keagamaan. Tetapi sejak abad 16 M,
upacara religius (keagamaan) tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan
berubah
menjadi perayaan non religius.
Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta perjamuan kasih sayang
bangsa Romawi kuno yang disebut "Supercalis" yang jatuh pada tanggal 15
Februari. Setelah orang-orang Romawi itu masuk Nasrani, pesta supercalis
kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan
upacara kematian St. Valentine sebagai hari kasih sayang juga dikaitkan
dengan kepercayaan orang Eropa bahwa masa kasih sayang itu mulai bersemi
bagai burung jantan dan betina pada tanggal 14 Februari. Dalam bahasa
Prancis Normandia pada abad pertengahan terdapat kata "Galentine" yang
berati galant atau cinta. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine
menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari
pasangan hidupnya pada tanggal 14 februari.
Dengan berkembangnya zaman, seorang martyr bernama St. Valentino
mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya. Di mana pada saat
sekarang ini orang mengenal Valentine lewat greeting card, pesta
persaudaraan, tukar kado dan sebagainya tanpa - ingin- mengetahui latar
belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa moment ini hanyalah tidak
lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merusak
akidah muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat
(baca : pembaratan) dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih
sayang.
PANDANGAN ISLAM
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri sendiri, apakah kita akan
begitu saja mengikut sesuatu yang datangnya jelas-jelas bukan dari Islam
? Mari kita renungkan firman Allah :
"Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya
itu akan diminta pertanggung jawabnya".
(Q.S. Al-Isra : 36)
Dalam Islam kata "tahu" berarti mampu mengindera dengan seluruh panca
indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf
mengangkat isi dan hakekat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat
atau mendengar. Bukan pula sekedar tahu sejarah dan tujuannya atau apa,
siapa, kapan, bagaimana, dan dimana tetapi lebih dari itu.
Oleh karena itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng kepada
suatu kepercayaan lain yang hanya sampai pada kulitnya saja atau dalam
Islam disebut TAQLID. Hadits Rasulullah SAW :
"Barangsiapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia
termasuk kaum (agama) itu".
Firman Allah SWT dalam Q.S. Ali Imran : 85 :
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali
tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi".
HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN
Dalam masalah Valentine itu perlu dipahami secara mendalam terutama
dalam kaca mata agama. Sebab bagaimanapun juga kehidupan kita tidak
dapat lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini
beberapa hal yang harus dipahami dari masalah Valentine Day.
1. PRINSIP DASAR
Valentine Day adalah suatu perayaan yang didasarkan atas pesta perjamuan
supercalis bangsa Romawi kuno dimana setelah mereka masuk Nasrani maka
berubah menjadi acara religius yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
2. SUMBER ASASI
Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber
dari rekaan fikiran manusia belaka yang diteruskan oleh gereja. Karena
itu setiap perbuatan atau amal ibadah walau bagaimanapun baiknya menurut
akal rasio manusia, tetapi tidak berdasarkan Islam (Allah) maka ia akan
tertolak.
Firman Allah dalam Q.S. Al Baqarah : 120 :
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : "Sesungguhnya petunjuk Allah
itulah petunjuk (yang sebenarnya)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti
kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak
lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu". (Q.S. Al-Baqarah : 120)
3. TUJUAN
Tujuan menciptakan dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi
adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun.
Dan bukan pula berarti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah
meninggikan ajaran lain di atas Islam.
Islam kepada umatnya memerintahkan untuk berkasih sayang dan
persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan
Penyayang. Bahkan Rasulullah SAW bersabda :
"Tidak beriman salah seorang diantaramu sehingga ia cinta kepada
saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri".
4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan
huru-hara. Perhatikanlah firman Allah SWT :
"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan
syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya". (Q.S. Al Isra : 27)
Q.S. Al-Anfal : 63 berbunyi :
"�walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi,
niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah
telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana".
Sudah jelas ! apapun alasannya kita tidak dapat menerima kebudayaan
import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah)
kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan
setia kawan. Karena kalau dibilang toleransi , Islamlah yang paling
toleransi di dunia.
Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan Valentine
Day ? Sudah semestinya kita menyadari sejak dini agar jangan sampai
terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita iri dengan upacara dan
bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar
Rohim ?
Untuk itu bagi seorang Muslim adalah "Tiada detik tanpa kasih sayang".
Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa
nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang Islam lebih luas dari semua itu.
Bahkan Islam itu merupakan alternatif terakhir setelah manusia gagal
dengan sistem-sistem lain. Lihatlah kebangkitan Islam. Lihatlah
kerusakan-kerusakan yang ditampilkan peradaban barat baik dalam media
massa, televisi dan sebagainya. Karena sebenarnya barat hanya kenal yang
bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan robot yang
bernyawa.
MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)
Perhatikanlah Firman Allah :
"�dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang
ilmu kepadamu, sesungguhnya kamau kalau begitu termasuk golongan
orang-orang yang zalim".
Semoga Allah memberikan kepada kita hidayah_Nya dan ketetapan hati
untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran
serta menjalankan ajarannya. Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita
selalu taat sehingga dengan ijin Allah kita dapat berjumpa dengan para
Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad SAW.
Firman Allah :
"Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul_Nya maka dia akan bersama
orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq
(benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah
sebaik-baik teman".
Wallohu a'alam.
Muroji' :
1. The Standard International Dictionary, jilid 18 halaman 5090
2. The Encyclopedia America, jilid 27 halaman 899
3. Al-Qur'an dan terjemahannya Departemen Agama RI
4. Mutiara hadits oleh Munawar Kholil.
5. Bulletin Ulul Azmi SMU 34 Jakarta
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
( Melanggan ? To : [EMAIL PROTECTED] pada body : SUBSCRIBE HIZB)
( Berhenti ? To : [EMAIL PROTECTED] pada body: UNSUBSCRIBE HIZB)
( Segala pendapat yang dikemukakan tidak menggambarkan )
( pandangan rasmi & bukan tanggungjawab HIZBI-Net )
( Bermasalah? Sila hubungi [EMAIL PROTECTED] )
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pengirim: "k b" <[EMAIL PROTECTED]>