*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
 {  Sila lawat Laman Hizbi-Net -  http://www.hizbi.net     }
 {        Hantarkan mesej anda ke:  [EMAIL PROTECTED]         }
 {        Iklan barangan? Hantarkan ke [EMAIL PROTECTED]     }
 *~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
          PAS : KE ARAH PEMERINTAHAN ISLAM YANG ADIL
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamualaikum,

Satu penulisan yang baik untuk Haris
kongsikan bersama.

Haris petik daripada diskusi
Isnet.org

http://www.isnet.org/
http://www.isnet.org/
http://www.isnet.org/

Wassalam.

: )

ps. untuk saudara PatakaID. Izinkan saya.
BBC email ini kepada saudara.

-------- Original Message --------
Subject: Re[2]: [is-lam] Situs Laskarjihad DITUTUP Vandalis  KRISTEN
Date: Sat, 16 Dec 2000 11:34:02 +0700
From: PatakaID <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
Organization: Pataka Indonesia
To: [EMAIL PROTECTED]
References: <[EMAIL PROTECTED]>

Tuesday, December 12, 2000, 1:43:49 PM, you wrote:

AP> Assalamu�alaikum wr. wb.

Alaikum salam wr wb

AP> Peraturan  macam  apakah  yang  telah  INDOSITE menjadi acuan bagi
AP> INDOSITE?  Apakah  peraturan  diskriminatif  yang  hanya ditujukan
AP> terhadap  situs-situs  Islam,  sementara  situs-situs �agama lain�
AP> yang  sejalan  dengan  misi  INDOSITE,  lalu mendompleng di server
AP> mereka,  terbebas  daripadanya?  Tidakkah  INDOSITE  memperhatikan
AP> content situs-situs berita Maluku "agama lain" itu, ataukah memang
AP> berlagak pilon (pura-pura tidak tahu)?

Maaf  kalo kelihatannya membela2, tapi duduk persoalan hrs diluruskan.
Secara umum di internet tdk ada acuan peraturan yg pasti mengenai hal2
semacam  itu  dan berbagai hal lainnya. Sebagai contoh standar2 teknis
yg merupakan urat nadi internet 'hanya' disusun dan didefinisikan oleh
suatu  lembaga  non  profit (IETF) yg nyaris tdk ada wujudnya di dunia
nyata.  Kelompok ini hanya ditunjuk scr spontanitas oleh komunitas2 yg
mewakili masyarakat internet dan mereka ini cuman bertanggungjawab scr
moral. Sudah gitu aja. Bayangkan, urusan segede ini ...

Artinya  memang  internet  sampai saat ini bisa digambarkan sbg daerah
tak  bertuan,  rimba  belantara  yg sangat bebas. Satu2nya hal yg bisa
dijadikan acuan hanyalah etika, dan itu pun bentuknya cuma kesepakatan
yg  hanya berlaku di komunitas yg mengadopsinya. Misalnya di milis ini
ada  etika  yg disepakati bersama oleh pengurus dan anggota : dilarang
ngomong  politik. Kalo melanggar akan diberi sanksi di-ban dari milis.
Tapi  ya  sanksi  itu cuman berlaku di milis ini saja, kalo nekat bisa
saja ndaftar lagi dg nama lain. Tdk cocok silahken keluar nggak ada yg
maksa bahkan kalo ndongkol boleh saja bikin milis serupa sbg tandingan

Mau  bikin milis lain yg khusus menjelek2kan milis ini pun boleh saja.
Masih  ingat  dg  org yg namanya proletar (mudah2an gak gr dia) ? Nah,
dia  ini karena nggak dianggep di milis2 Islam akhirnya membikin milis
dan  situs sendiri. Hebat menurut dia, cool karena pengikutnya banyak.
'Ajarannya'  pun  dg  cepat menyebar luas, anda yg nggak suka sama dia
bisa  berbuat  apa  coba ? Komplain ke penyelenggara service bahwa dia
nih tokoh anti Islam - walah bisa diketawain.

Contoh  lain, AOL pernah meng-host satu situs anti Islam, comberan deh
pokoknya,  lantas  ada desakan dari CAIR (insyaallah kalo ndak salah).
Mereka kebanjiran e-mail protes dari seluruh dunia, sehingga AOL akhir
nya  menutup situs tsb setelah ybs legowo, untungnya memang di klausul
perjanjian  layanan  AOL  ada diatur ketentuan2 mengenai content, kalo
diprotes  banyak  org  dan dianggap mengganggu bisa diputus. Namun AOL
sendiri menutup situs tsb dg alasan lain, ogah dpt publikasi buruk.

Nah,  ketika  org2 Islam merasa puas, si pengelola site anti Islam tsb
justru  bisa  bersorak.  Pernyataan AOL ternyata membuka peluang front
baru, ada  indikasi  negatif  kan, publikasi buruk berarti membenarkan
stereotipe Islam adalah kekuatan teror ! Kata mereka : lihat kebebasan
kita dalam berbicara dan berpendapat dibungkam oleh fundamentalis. Ehm
hebat, publikasi cantik, 2 - 1 buat mereka.

Nah, itulah tadi contoh2 kasus yg 'positif' dlm menyikapi perbedaan di
dunia  maya  ini.  Hati2  membela nama Islam di arena tanpa batas ini.
Salah2  kelihatannya  sih  diatas  angin tak taunya malah terjebak dlm
retorika  cyber war. Like or dislike, infrastruktur, media, sistem dan
dana  masih  memihak mereka. Hanya satu cara utk melawan : mari bangun
seluas2nya  komunitas  muslim elegan dan progresif di Internet.

Jangan  justru  bersikap yg membenarkan stereotipe Islam dlm pandangan
mereka.  Saya  pernah  baca  suatu publikasi yg menilai content situs2
Islam  di internet, menurut data tsb hampir separuhnya tergolong keras
dan  radikal, cocok dg stereotipe fundamentalisme dan horor dlm Islam.
Bagaimana  anda  bisa mendapatkan simpati dari komunitas internet kalo
'cara dagangnya' kayak begitu ?

Cyberlaw  yg  sepanjang  sejarah internet selalu didiskusikan ternyata
sampai saat tak ada titik temunya. Kenapa ? Karena memang internet itu
dunia yg susah utk dibatas2i dan dilarang2. Bagaimana caranya melarang
dan  memberi sanksi kalo siapa, apa, mengapa, bagaimana, di mana susah
utk  dicari ujung pangkalnya ? Kecuali kita bikin dulu pemerintahan di
internet. Makanya sekarang negara2 maju berlomba2 bikin e-gov.

Pornografi  misalnya,  anda  tdk  setuju  ?  Boleh,  tapi apa daya utk
membereidel ? Nggak mungkin toh ? TLD .sex aja akhirnya gagal diadopsi
karena  situs2  pornografi  menolak  dikhususkan. Tapi meskipun begitu
anda  boleh  saja  berkampanye  anti  pornografi,  bikin  software dan
teknologi  serta  organisasi  utk  menangkalnya. Silahken, situs porno
nggak akan ada yg mencak2, salah2 malah mereka ikut mendukung ! Kenapa
karena mereka justru akan terbantu, pengunjung situsnya pasti memiliki
preferensi  jelas yg berpeluang lebih besar memberi mereka keuntungan,
bukan asal org lewat yg pengen 'esek2' gratisan.

Malaysia  yg  mengaku  bersyariah  Islam  itu pemerintahnya nggak bisa
ngapa2in sekalipun faktanya : 'kata sex' adlh keyword paling banyak di
ketik warganya ketika mampir di search engine. Well nothing to do with
that, let the public choose the right thing to fit individual need.

(ngomong inggrisnya payah yah hehehe)

Jadi  point  saya  adlh,  soal  aturan mau pigimana INDOSITE mengelola
layanannya  itu  sepenuhnya  hak dan urusan mereka. Perkara mereka mau
masang  situs  cara merakit bom nuklir pun terserah mereka. Anda boleh
saja  tdk setuju, namun tetap anda tdk berhak mengganggu gugat mereka.
Oleh  karena  itulah  setiap  layanan  di internet selalu mencantumkan
klausul standar yg bisa dianggap sebagai kesepakatan dg mitra2 mereka.
Dan kalo anda setuju otomatis terikat dg klausul2 tsb.

Kalo  tdk  setuju  ya  gampang saja cari penyelenggara jasa lainnya yg
lebih  pas  dg  misi  anda. Kalo nggak ada gimana ? Ya gampang banget,
cari modal yg cukup dan pasang co location server sendiri. Beres dah !
Tdk  perlu  berkoar2  dan  main  tuduh  didomplengi misi RMS / nasrani
segala macem. Apa anda punya bukti ? Kalo nggak ada kan konyol sekali.

Lebih  sial lagi kalo ternyata memang benar mereka itu dibackup anasir
nasrani dan punya misi sendiri, ya itu urusan mereka. Bisa tambah malu
kita  (org  Islam),  karena  mereka  jadi  punya  bahan  ejekan. Salah
laskarjihad  sendiri  (contoh  dalam  kasus ini), ngapain memakai jasa
hosting yg kontra dg misi mereka sendiri ?

Mestinya kan teliti sblm membeli !

Lagipula hak antara pro Islam dan pro nasrani di internet sama, kedua2
nya  sama bebas dan berhak punya 'kekuatan propaganda masing2'. Memang
nya  cuman laskarjihad yg boleh punya web site ? Kalo ada web site pro
RMS ya jangan gondok dong, hadapi secara gentlemen ! Inilah salah satu
wujud dari cyber war. Jangan merengek2 kalo tau2 web site anda di-hack
dan digambari berdera RMS, apalagi sampai nuduh2 org lain yg nggak tau
apa2. Wong ndak taunya salah sendiri, kenapa adminnya nggak canggih ?

Ini sama saja dg org yg teriak2 kenapa sajian acara di TV nggak Islami
padahal  penduduk Indonesia mayoritas muslim ? Jawabannya karena Islam
yg  mayoritas  itu faktanya sangat gandrung dg acara2 tdk Islami. Lha,
artinya  kan  salah  ummat  Islam sendiri dong, kenapa akhlaknya rusak
banget ?! Jangan misuh2 sama TV yg ada sekarang kalo mau konkrit bikin
dong  TV  Islami  jangan  NATO aja ! Silahken bersaing scr fair, lebih
laku mana TV Islami apa TV maksiat ?

Apalagi  sampe  menghujat pemerintah yg katanya nggak bisa ngatur, lha
apanya  yg diatur wong parabola sudah ada di mana2 dan puluhan satelit
ada  di  atas  negeri kita yg bebas diakses siapa saja yg siap dg dana
dan  teknologinya.  Kalau teknologi itu diatur2 justru kita jadi nggak
bisa  memanfaatkan,  kita  akan makin tertinggal sedangkan musuh2 kita
justru  makin  pandai  dan  menguasainya.  Tiba  kita  butuh maka akan
terpaksa  jadi  konsumen mereka, kalo semena2 ya jangan mendelik2. Ini
ndak  bisa  dibendung,  kalo  mau  perang betul2 lawan dong dg cara yg
bener, luncurkan satelit sendiri kek !

Jangan  jadi  anak manja yg minta diproteksi terus, kita hrs fight dan
berusaha mandiri. Jangan kolokan, digoda sedikit ngambek. Jumlah boleh
banyak, badan boleh tambun, kalo isi otak NOL BESAR bisa ngapain ? Tuh
zionis,  cuman  sedikit tapi bisa menguasai dunia, modalnya apa coba ?
Ulet, tahan banting, nggak kolokan dan KERJA KERAS bukan BANYAK OMONG.

Contoh  lain  :  boikot produk asing/barat/amerika. Lha apa ndak sadar
kalo  sodara2 kita yg muslim di sono itu ternyata tergantung pekerjaan
thd perusahaan2 yg memproduksi barang yg mau kita boikot ? Konyol deh,
pikir dulu dong yg bener, urusan ini sedemikian kompleksnya, janganlah
dg mudah bersikap simplistis. Hadapi scr dewasa jangan kekanak2an.

Memangnya  semua  org  amerika  penjahat  zionis  ? Lha org lagi enak2
plesir,  bagi2  duit ke sodara2 kita para pedagang muslim, eh, dibacok
ditengah  jalan.  Alasannya karena warga amrika, nggak boleh jalan2 di
amriki  karena negeri ini muslim. Apa jadinya kalo yg dibacok ndak tau
nya muslim juga ? Oalah kok kita ini bersikap konyol nggak brenti2 sih

Berhentilah  berkelana di angan2 dan ilusi, mari membumi, lihat fakta.
Islam  hebat, Islam agung, Islam is the best dll. Tapi faktanya mana ?
Seperti kata Wards tuh : fael fael fael ... mana faelnya ?

AP> Apakah  Indosite  mau  berlagak  sebagai  hakim,  sehingga  dengan
AP> lancangnya  memvonis  bahwa  isi  sebuah situs melanggar SARA atau
AP> tidak,  bersifat  ancaman  dan  fitnah  atau  tidak?  Lalu  dengan
AP> seenaknya  saja  INDOSITE  mem-blok situs tersebut? Dan atas dasar
AP> apakah  INDOSITE  menjatuhkan  vonis  itu?  Apa  sekarang udah ada
AP> lembaga yang mengurusi dan mengatur content Internet di Indonesia?

Mereka nggak berhak menghakimi content atau hal apapun di luar layanan
yg  mereka  urusi.  Tapi  sepanjang  itu  menyangkut layanan yg mereka
provide,   hak  mereka  100  %  utk  menghakimi  siapapun  yg  terikat
perjanjian dg mereka, like or dislike !

Contoh  paling  gampang,  coba  aja bikin web site pribadi di penyedia
layanan hosting gratisan, misal Geocities, VirtualAve dll. apa yg anda
jumpai  pertama  kali ? Klausul2 perjanjian standar, gak boleh ini itu
termasuk  porno,  harash,  SARA dsb. Gak boleh itu siapa yg menentukan
kriterianya  ?  SARA  itu  menurut  siapa  ? Siapa yg menilai ? ISOC ?
Lembaga independen, siapa yg melegimitasi ? Ternyata bukan siapa2.

Jawabannya  gampang  saja,  ya  menurut  mereka  si  penyelenggara itu
sendiri.  Keputusan  dan filter tetap di tangan anda, tdk ada satu pun
hak  anda  yg dianiaya. Ente kagak setuju, boleh saja, silahken angkat
kaki,  emangnya  cuman  ente  pelanggan gua ? Sebaliknya anda pun bisa
bilang  sama mereka : emangnya cuman elu yg bisa provide beginian ? Di
search engine tuh bertumpuk yg pada nawarin, gua cabut biar lu memble,
gua sumpahin bangkrut hahaha ...

Kalaupun  ada  lembaga  yg  coba2  ngurusi content internet Indonesia,
alangkah  sia2  dan  ribetnya.  Bagaimana  anda  bisa membendung suatu
pertumbuhan  yg  tdk  dpt  dikontrol,  sepenuhnya berdasarkan kehendak
bebas ? Sekarang di sini di larang besok mereka nongol di tempat lain.
Toh sama saja tetap akan bisa diakses siapapun dimanapun, ini internet
bung, bukan pasar krempyeng !

AP> Bukankah  informasi  itu bersifat subyektif, sehingga sebuah situs
AP> yang  dianggap  melanggar  suatu norma itu sangatlah relatif? Jika
AP> demikian  halnya  situs-situs  manakah  yang  dikategorikan  dapat
AP> diterima  oleh  semua golongan, atau dapat diterima semua kalangan
AP> menurut INDOSITE?

Coba  pikir,  menurut org2 nasrani situs laskarjihad itu subyektif ato
kagak  ?  Kata  teman  saya sih, situs playboy adlh layanan terbaik yg
pernah ada di internet, sayangnya mahal. Nah, obyektif itu kriterianya
apaan  ? Yg ada di internet, mayoritas itu cuman tendensi pribadi. Hkm
rimba, siapa kuat dia yg bertahan dan filter terbaik tetap masih moral
masing2  individu.  Jangankan  internet, beras aja susah dicari, jenis
apa  yg  bisa  diterima  semua  golongan  ! Lain padang lain belalang,
rambut sama hitam tapi isi kepala tetap beda2.

Ngapain meributkan INDOSITE pengen begini begitu ? Rugi amat. Kalo tdk
puas silahken pindah, beres dah, nggak ada yg cocok ya bikin sendiri.

AP> Akhirnya,  saya  menyerukan  kepada  INDOSITE agar hati-hati dalam
AP> menghadapi   kasus  semacam  ini,  jangan  sampai  kebencian  kita
AP> terhadap suatu golongan menghalangi kita untuk berlaku adil.

Siapa  tahu  bila  ternyata  pemilik  INDOSITE dan karyawan2nya justru
muslim2  yg  taat  ? Sudah dicek lagi ato sekedar nuduh krn tdk puas ?
Wong  IDNIC  yg  jelas2 digawangi Pak Budi aja masih dituduh antek RMS
dsb.   Saran  saya  pikirkan  masak2  sebelum  bicara  dan  hati2  dlm
berargumentasi agar keluarnya nggak sembarangan !

Sedikit  catatan  : pd release permintaan maaf admin laskarjihad masih
menyisakan tendensi yg tdk baik, admin laskarjihad masih menuduh bahwa
di  milis  IDNIC  ada  desakan2  dari anasir RMS / nasrani utk memblok
domain  laskarjihad.  Saya  tegaskan  sebagai salah satu peserta milis
IDNIC,  tdk pernah ada desakan2 spt itu dan yg saya herankan adlh dari
mana  admin  laskarjihad  mendpt  informasi tsb ? Karena sepengetahuan
saya, beliau itu tdk pernah nongol batang hidungnya di milis tsb. Baik
sblm kasus ini 'meledak' maupun sesudahnya.

Saya  yakin  kalo  saja  beliau  aktif  di  milis  tsb (dan ini sangat
dianjurkan  bagi  siapapun  admin yg punya domain terdaftar di IDNIC),
insiden  memalukan  ini  tak  perlu terjadi ! Bahkan kalo memang benar
beliau  aktif di milis IDNIC bisa saja melakukan bantahan terbuka kepd
pengelola  INDOSITE  yg kebetulan memberikan keterangan secara terbuka
pula di milis IDNIC. Biar fair, siapa bener siapa ngawur !

Karena  konfirmasi  dan  cross  check sangat mudah dilakukan dan PASTI
dijawab  langsung  oleh yg berkompeten dan berwenang. Hanya cukup satu
kaki klik : send message !

Saya  kira  kalo  ini  bisa  berlangsung akan jadi preseden bagus bagi
dunia internet di Indonesia. Test case buat IDNIC dan hosting service.

Mudah2an kesimpangsiuran ini cukup sampai di sini.
Sori ngelantur ngalor ngidul, maklum kebanyakan uneg2.
Buat Agung, nothing personal loh ... jangan cemberut.

Wassalamualaikum wr wb

-- 
Best regards,
 PatakaID                            mailto:[EMAIL PROTECTED]

(10 hari terakhir, pada kemana aja ente, masjidnya dibiarin kosong !)


---
-----



Panduan Pengiklanan Di Internet
http://pesanan.cjb.net/

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 ( Melanggan ? To : [EMAIL PROTECTED]   pada body : SUBSCRIBE HIZB)
 ( Berhenti ? To : [EMAIL PROTECTED]  pada body:  UNSUBSCRIBE HIZB)
 ( Segala pendapat yang dikemukakan tidak menggambarkan             )
 ( pandangan rasmi & bukan tanggungjawab HIZBI-Net                  )
 ( Bermasalah? Sila hubungi [EMAIL PROTECTED]                    )
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pengirim: "Harisfazillah Jamel" <[EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke