*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
{ Sila lawat Laman Hizbi-Net - http://www.hizbi.net }
{ Hantarkan mesej anda ke: [EMAIL PROTECTED] }
{ Iklan barangan? Hantarkan ke [EMAIL PROTECTED] }
*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
PAS : KE ARAH PEMERINTAHAN ISLAM YANG ADIL
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamaulaikum
Psikologi Sosial 05
Segala ciri peribadi kita diorganisasikan oleh skema-kendiri yang
mengandungi konsep kendiri.
(ciri pribadi merujuk kepada sifat sifat kita seperti marah, sabar , tegas
dan sebaginya�dibentuk oleh skima kendiri�makna nya kalau anda nak marah
pada saya maka skema anda memang macm tuuu dah maka saya nak buat macam
mana..buat tak tahu sajalah)
Konsep kendiri meliputi apa yang kita percaya tentang diri dan bagaimana
kita menilai setiap ciri diri sendiri sama ada ciri tersebut merupakan
kelebihan atau kelemahan diri.
(apa yang kita percaya pada diri kita�boleh harapkah kita nih, maknanya
melihat diri kita seabgai positif ..nih saya nak bai nasihat sikit pada diri
: supaya kendiri jadi positif bukan saja ikut manusia tapi ikut kehendak
Allah :
1. abdi diri sepenuhnya kepada Allah
2. jangan sombong diri
3. " Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
Engkau tidak
mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk
orang-orang yang merugi." (QS Al A'raf 23).
4. setiap kita menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka.
5 Ibadah ialah penghambaan diri kepada Allah Ta'ala dengan mentaati segala
hakekat agama Islam, karena Islam maknanya ialah penyerahan diri kepada
penuh rasa rendah diri dan cinta.
bersikap menyandarkan diri." (HR Bukhari dan Muslim dalam shahih mereka)
Jadi konsep kendiri yang sebenarnya ialah menghamba diri pada Allah)
Menurut William James "aku" sebahagian besarnya diperolehi daripada
pengalaman sosial.
(nak jadi aku harus mengalami pengalam sosial�mungkin susah lah bagi orang
yang tak bersosial untuk mengenal kendirinya�.Cuma perlu elak kenal aku
dari sumber yang kurang tepat�seperti masyarakat tertutup)
Seringkali orang lain tidak malu-malu untuk mengatakan pendapat mereka
tentang diri kita dari segi personaliti/ sikap, nilai, rupawajah dan
seumpamanya.
(Yalah kalau muka tak tahu malu�mereka akan bercerita tetang kita ..dalam
Islam ada dua konsep tentang pendapat ini�1. Beri pendapat tapi di belakang
kita itu kita sebut mengumpat di kalangan kita. Sedangkan kita ketahui
larangan Allah SWT sangat jelas di dalam Al Quran :
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya
kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian
dari sangkaan itu adalah dosa, dan janganlah kamu mengintip atau mencari
kesalahan dan keaiban orang;dan janganlah setengah kamu mengumpat
setengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging
saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah
tentu kamu jijik Kepadanya. (Oleh itu patuhilah larangan tersebut) dan
bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah Penerima taubat lagi Maha
Mengasihani." �..ada sapa-sapa suka makan daging manusia..sila angkat
tangan.
2. Nasihat. Iaitu kita beri pendapat terus kepada dia dengan ikhlas dan
hikmah
"Agama itu nasihat." Kami bertanya kepada beliau, "Nasihat kepada siapa, ya
Rasulullah?" Jawab beliau, "Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya,
pemimpin-pemimpin dan seluruh kaum Muslimin." (HR. Muslim)
(ini bermakna konsep untuk membentuk aku dalam Islam lengkap dan
tersusun�bersesuai dengan fitrah manusia yang sebenarnya)
Malah kita turut memberikan perhatian kepada apa yang rakan, ibu bapa,
guru-guru katakan tentang diri kita. Akibatnya, penilaian yang dilakukan
terhadap diri sendiri dengan pelbagai cara mencerminkan bagaimana kita
dinilai oleh orang lain.
( kalau kita ada prinsip Islam kita tidak perlu terpengaruh dengan
mereka�Cuma sebagai panduan saja. Kenapa ya�sebab Islam telah gariskan
(bukan pakai pembaris�ya) yang mana hak dan yang mana batil)
BESAMBUNG....
Tazkirah sebulum kita mati...tak pasal-pasal menyesal
1. Ya Rasulullah, Setiap Musibah Adalah Kecil Asal Kau Selamat
2. Seandainya Hati ini Suci Bersih
3. Bila Dosa-Dosa Telah Mengikatmu
4. Menyesalnya Para Penghuni Surga (Waktu-1)
5. Lembaran-Lembaran Biru Untuk Goresan Amal (Waktu-2)
6. Wahai Anakku! (Untaian Nasehat Luqmanul Hakim)
7. Hendaklah Mereka Menahan Pandangannya
8. Musibah Itu Cuma Sebegitu
9. Sebarkanlah Salam di Antara Kalian
10. Beristighfarlah Kalian Kepada Allah
11. Dan Maut Adalah Pelajaran Yang Baik Bagimu (Mutiara Nasehat 1)
12. Tak Ada Yang Lebih Lezat Daripada Sabar (Mutiara Nasehat-2)
13. Jangan Marah
14. Jadikanlah Dunia Di Tangan Kami Bukan Di Hati Kami
"Untaian Do'a"
����� �
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati
mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada
mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah
diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas
mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka
adalah orang-orang yang fasik. (Qs. 57:16)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
( Melanggan ? To : [EMAIL PROTECTED] pada body : SUBSCRIBE HIZB)
( Berhenti ? To : [EMAIL PROTECTED] pada body: UNSUBSCRIBE HIZB)
( Segala pendapat yang dikemukakan tidak menggambarkan )
( pandangan rasmi & bukan tanggungjawab HIZBI-Net )
( Bermasalah? Sila hubungi [EMAIL PROTECTED] )
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pengirim: cikgunik <[EMAIL PROTECTED]>