--- Begin Message -------- Forwarded by Eko Drajat NUGROHO/MDI/JJSEA on 15/11/2001 12:53 ----- November. 14, 2001 16:03:52 WIB Tiga Grand Strategi Taliban Tinggalkan Kabul JAKARTA, Mandiri - Paling tidak ada tiga grand strategi yang saat ini dimainkan oleh Taliban dalam meninggalkan kota Mazar Sharif dan Kabul. Karena secara logika tidaklah mungkin aliansi utara dengan mudah menembus propinsi-propinsi di Utara dan Kabul setelah 5 minggu berturut-turut Milisi Taliban mampu menghadapi serangan AS dan sekutunya. Mengapa kota-kota itu ditinggalkan oleh Taliban, berikut ini tiga skenario yang mungkin; 1. Untuk Memecah koalisi anti Taliban Koalisi anti Taliban adalah koalisi yang rapuh yang terdiri dari berbagai etnik (Tajik, Uzbek dan Hazara) ditambah para pengikut Raja Zahir Syah. Jatuhnya Kabul dimainkan untuk memusingkan AS mendamaikan komponen-komponen koalisi itu. Dimana memang koalisi tersebut tidak ada keseragaman berpikir siapa yang berhak memerintah Afghan setelah Taliban menarik pasukannya. Aliansi Utara merasa dirinya sebagai Presiden (Burhanuddin Rabbani) sementara Zahir Syah digadang-gadang akan dijadikan boneka AS dan sekutunya untuk menjadi pemimpin di Afghan. Yang pada akhirnya akan terjadi perang antara mereka sendiri. Dalam hal ini Taliban tidak perlu susah-susah menghabiskan energi dan amunisi guna memerangi mereka karena musuh sesungguhnya yang berbahaya bagi Taliban adalah AS dan sekutunya. Dengan kata lain, Taliban menghemat Amunisi. 2. Menggoyahkan Posisi Pakistan Ide meninggalkan Kabul adalah ide yang brilian dari para pengambil keputusan di Taliban. Dengan dilepaskannya Kabul oleh Taliban, Musharaf dibuat belingsatan karena aliansi utara mempunyai agenda tersendiri terhadap Pakistan. Sudah menjadi rahasia umum aliansi utara didukung oleh India dan Rusia sebagai musuh bebuyutan Pakistan. Masuknya aliansi utara ke Kabul sebagai ancaman bagi Pakistan, sehingga mau tidak mau Pakistan harus mendukung Taliban dan melepaskan koalisi dengan AS. Pada akhirnya akan terjadi kerapuhan koalisi AS. 3. Merapatkan Barisan Strategi ini dipakai untuk melihat sejauh mana kesetiaan para komandan di lapangan terhadap para pemimpin Taliban. Dengan dilepasnya Kabul dan Mazar-Sharief akan terlihat orang yang berjihad demi uang/kekuasaan atau untuk Allah SWT. Orang yang berjihad demi uang maka akan terjadi pembelotan-pembelotan. Ini dilakukan untuk membersihkan barisan Taliban dari duri dan kaum munafik. Pada akhirnya barisan Taliban bisa beristirahat sejenak mengatur strategi karena tidak ada gunanya pemerintahan di Afghan dalam situasi seperti ini. Musuh yang sebenarnya masih dinanti. Jangan masuk perangkap AS harus berbenturan dengan sesama Afghan. [TUR/ER]--- End Message ---
smime.p7s
Description: S/MIME Cryptographic Signature
