e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                         e-Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 14 Februari 2018
Ayat SH: Markus 8:31-9:1

Judul: Menghayati Jalan Mesias

Hari ini kita memasuki Rabu Abu. Rabu Abu adalah hari pertama masa
prapaskah. Penorehan abu menjadi tanda bahwa kita siap menyongsong Paskah.
Di masa prapaskah kita diundang untuk tekun dalam doa, pantang, puasa, dan
menghayati karya Yesus.

Setelah Yesus menyampaikan survei tentang siapakah diri-Nya, Yesus
mengajarkan arti kemesiasan yang sesungguhnya dengan mengatakan bahwa Anak
Manusia harus menderita, ditolak, dan dibunuh, sebelum akhirnya bangkit
pada hari ketiga (31). Inilah proklamasi pertama Yesus mengenai tugas
kemesiasan-Nya. Petrus, yang baru saja menyatakan pengakuannya bahwa Yesus
adalah Mesias, "menarik Yesus ke samping dan menegor Dia" (32b). Tampak
jelaslah bahwa ternyata ada yang salah dengan ucapan Petrus tadi. Terbukti
ketika Yesus mengutarakan makna kemesiasan-Nya, Petrus menyatakan
ketidaksetujuannya.

Jika kita membandingkan dengan konsep mesianisme Yahudi, yang beredar pada
masa itu, menjadi jelas bahwa pengakuan Petrus diwarnai dengan konsep
tersebut, yaitu bahwa Mesias yang dinantikan adalah pemimpin besar bangsa
yang akan membebaskan orang Yahudi dari penjajah Romawi. Rupanya Petrus
memimpikan Yesus seperti itu karena ia melihat kehebatan Yesus melalui
mukjizat-Nya.

Yesus menegur Petrus. Ucapan Petrus menunjukkan apa yang dipikirkan dan
diharapkan manusia dan bukan Allah (33). Setelah perdebatan itu, Yesus
kemudian memperluas daya jangkau pengajaran-Nya mengenai Mesias, bukan lagi
kepada para murid saja (31), namun kemudian juga kepada orang banyak (34).
Mereka yang mau mengikut Dia harus menanggung konsekuensinya, yaitu
kehilangan nyawa karena Injil Kristus (35).

Pada Rabu Abu ini kita diundang untuk menghayati jalan Sang Mesias. Itu
artinya, hidup kita berpusat pada Dia, mengikut jejak-Nya. Melalui doa-doa,
puasa, dan pantang, kita belajar mengikut jejak Yesus. Selamat menghayati
keikutsertaan hidup bersama Yesus pada masa prapaskah ini! [WSP]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2018/02/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Markus+8:31-9:1
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Markus+8:31-9:1

Markus 8:31-9:1

31  Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia
harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam
kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
32  Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus
ke samping dan menegor Dia.
33  Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia
memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan
apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
34  Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata
kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal
dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
35  Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan
nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena
Injil, ia akan menyelamatkannya.
36  Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan
nyawanya.
37  Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
38  Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di
tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun
akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan
Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."
 1  Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di
antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka
melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
--- 
 
Anda terdaftar dalam i-kan-akar-santapan-harian sebagai 
[arch...@mail-archive.com] 
Untuk berhenti, silakan forward pesan ini ke 
leave-5610649-4286987.8e117bcc5e94cfd59ad540bffaa39...@hub.xc.org

Kirim email ke