e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                         e-Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 20 Februari 2018
Ayat SH: Markus 9:42-50

Judul: Jangan Menyesatkan Orang lain

Yesus kembali menggunakan anak-anak kecil sebagai media pembelajaran bagi
para murid. Sebagaimana dalam Markus 9:37, Yesus menegaskan kepada
murid-murid-Nya bahwa pemilik Kerajaan Surga adalah mereka yang bersedia
menyambut anak kecil dengan penuh sukacita. Yesus mengatakan, "Barangsiapa
menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik
baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia buang
dibuang ke dalam laut" (42). Anak-anak kecil dapat dipahami secara harfiah
sebagai anak-anak kecil yang percaya, namun bisa juga mengacu kepada
orang-orang yang kecil imannya.

Pada perikop sebelumnya pesan Yesus kepada Yohanes jelas, yaitu jangan
menghalangi orang yang kecil imannya, melainkan hargai dan kuatkanlah iman
mereka. Pesan ini terus digaungkan oleh Yesus kepada para murid. Ia
mengingatkan para murid agar kehidupan mereka tidak menjadi batu sandungan
atau menyesatkan orang lain. Yesus tidak menghendaki orang-orang dengan
iman yang kecil disesatkan oleh mereka yang merasa dirinya mengenal Tuhan
sangat dekat. Kepada orang-orang yang memiliki kecenderungan menyesatkan
orang dengan iman kecil, Yesus mengatakan singkirkanlah batu yang membuatmu
tersandung, singkirkanlah hal-hal yang membuat dirimu menjadi tersesat.

Yesus beralih dari soal menyesatkan orang lain kepada soal menyesatkan diri
sendiri. Mungkin saja seseorang menempatkan batu sandungan di jalan yang
akan dilewatinya sendiri. Dan permintaan Yesus kepada para murid kala itu
dan juga kepada kita pada hari ini, segala hal yang membuat kita terjatuh
ke dalam dosa segera disingkirkan. Egois, kecenderungan menerapkan harga
diri pada diri dan kelompoknya, mengagungkan prestasi rohani, dan dosa-dosa
lain harus disingkirkan. Panggilan hidup seorang pengikut Kristus adalah
menjadi garam bagi dirinya, apalagi bagi orang lain (50). Bukan malah
menyesatkan orang lain apalagi diri sendiri. [ETY]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2018/02/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Markus+9:42-50
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Markus+9:42-50

Markus 9:42-50

42  "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya
ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya
lalu ia dibuang ke dalam laut.
43  Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik
engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh
kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
44  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
45  Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik
engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua
kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
46  (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
47  Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik
engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan
bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
48  di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.
49  Karena setiap orang akan digarami dengan api.
50  Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu
mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan
selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
--- 
 
Anda terdaftar dalam i-kan-akar-santapan-harian sebagai 
[arch...@mail-archive.com] 
Untuk berhenti, silakan forward pesan ini ke 
leave-5612419-4286987.8e117bcc5e94cfd59ad540bffaa39...@hub.xc.org

Kirim email ke