e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                         e-Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 13 April 2018
Ayat SH: Mazmur 15

Judul: Berakar Kuat Dalam Kebenaran Allah

Pemazmur bertanya kepada Tuhan: Siapakah yang boleh menumpang di kemah-Mu?
Siapakah yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Beberapa pertanyaan ini
disampaikan pemazmur karena ia melihat betapa tercela dan bobroknya
kehidupan umat Allah. Mereka melakukan perbuatan yang tidak adil,
pembohong, menyebar fitnah, melakukan perbuatan keji terhadap teman,
menimpakan celaka kepada tetangga, meminjamkan uang dengan bunga yang
tinggi, dan menindas orang lemah.

Kehidupan umat Allah tidak lagi mencerminkan perilaku yang penuh kebenaran
Tuhan. Yang ditonjolkan oleh mereka adalah kehidupan yang penuh kehancuran.
Karena itu pemazmur bertanya kepada Tuhan, "Siapakah yang boleh menumpang
dikemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?" Di sini
pemazmur ingin menyadarkan umat Allah bahwa sudah saatnya mereka meminta
pengampunan Allah, bertobat, dan mengubah perilaku serta perbuatan mereka.

Pemazmur memberikan penekanan bahwa umat Allah harus mampu hidup dalam
kebenaran-Nya. Mereka harus menjalani kehidupan yang baru dalam terang
firman-Nya dan bukan dalam kehidupan lama yang penuh dosa. Karena itu yang
boleh menumpang di kemah Tuhan dan yang boleh diam di gunung Tuhan adalah
orang-orang yang berkenan kepada Allah.

Orang yang berkenan kepada Allah memiliki ciri khusus tertentu, yaitu
hidupnya tidak bercela, adil, mengatakan kebenaran, tidak menyebarkan
fitnah, tidak berbuat jahat terhadap sesama, hidup selaras dengan ajaran
dan perintah Allah, dan menjaga kekudusan hidup. Orang-orang yang berlaku
demikian dikatakan oleh pemazmur tidak akan goyah selama-lamanya (5).

Pertanyaan pemazmur ini mendorong dan menyadarkan kita untuk membuang
kehidupan dalam lumpur dosa serta membangun kembali kehidupan baru sesuai
ajaran Allah. Hanya dengan cara seperti ini iman orang percaya akan berakar
kuat dalam kebenaran dan kasih karunia-Nya. Dengan demikian, kita tidak
akan goyah untuk selama-lamanya. [BK]

Pengantar Surat 1 Petrus

Surat Petrus yang pertama digolongkan sebagai surat umum karena ditujukan
kepada jemaat Kristen secara umum, yaitu para pendatang atau musafir yang
tersebar di wilayah Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil, dan Bitinia.
Ini berbeda dengan surat-surat Paulus, misalnya, yang ditujukan kepada
jemaat atau orang tertentu.

Pikiran utama surat ini adalah mengenai pengharapan akan kedatangan Kristus
yang kedua kali. Orang percaya akan terpelihara hingga keselamatan
dinyatakan pada zaman akhir (1:5). Mereka yang memelihara iman akan
diselamatkan dari penghakiman yang akan datang (1:7). Orang percaya harus
mengharapkan kasih karunia yang akan datang pada saat penyataan Yesus
Kristus (1:13). Hari lawatan Tuhan itu sangat dinantikan (2:12) karena
kesudahan segala sesuatu sudah dekat (4:7). Mereka yang menderita karena
Kristus akan bersukacita dengan Dia ketika kemuliaan-Nya dinyatakan (4:13).
Penghakiman akan dimulai dari rumah Allah (4:17). Petrus sendiri memastikan
bahwa dirinya adalah orang yang akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang
akan datang (5:1). Ketika Sang Gembala Agung datang, orang beriman akan
menerima mahkota kemuliaan yang tidak akan layu (5:4).

Kita melihat bahwa kedatangan Kristus yang kedua kali menjadi topik utama
surat Petrus ini. Itulah yang mendasari kesetiaan iman, keberanian, serta
ketahanan untuk menderita. Memang banyak pengikut Kristus dari abad pertama
yang menderita aniaya karena iman kepada Kristus. Dimulai dari Yerusalem,
penganiayaan kemudian melanda setiap tempat di mana komunitas Kristen
berada. Petrus telah melihat saudara seimannya menderita dan mati. Ia
sendiri pun mengalami penganiayaan. Namun, ia mengenal Kristus dan tak ada
satu pun yang dapat menggoyahkan keyakinannya pada Tuhan yang telah
bangkit. Karena itu, Petrus menulis surat kepada gereja-gereja yang
mengalami penderitaan untuk meneguhkan iman mereka, memberi penghiburan dan
harapan, dan juga mendorong mereka agar tetap setia pada Kristus.

Memang ada harga yang harus dibayar untuk mengikut Kristus. Ingatlah bahwa
saat Kristus datang kedua kalinya, Ia akan menyatakan kuasa dan
kemuliaan-Nya, serta untuk memberikan mahkota kemuliaan kepada kita yang
setia.

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2018/04/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+15

Mazmur 15

 1  Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa
yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
 2  Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan
yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
 3  yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat
terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
 4  yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang
takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;
 5  yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima
suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak
akan goyah selama-lamanya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-santapan-har...@hub.xc.org
--- 
 
Anda terdaftar dalam i-kan-akar-santapan-harian sebagai 
[arch...@mail-archive.com] 
Untuk berhenti, silakan forward pesan ini ke 
leave-5630789-4286987.8e117bcc5e94cfd59ad540bffaa39...@hub.xc.org

Kirim email ke