DIKIRIM KEPADA: [EMAIL PROTECTED]

--------------------------------------------------------------------
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)        Mei 2001, Vol.4 No.17
--------------------------------------------------------------------

SEKILAS ISI:

    o [Editorial]
    o [Kesaksian Misi]     : Jembatan ke Madura
    o [Profil/Sumber Misi] : Wycliffe Bible Translators,
                             A New "Living Faith Bible",
                             Lockman, Bible Translation,
                             United Bible Societies,
                             Proyek Penerjemahan, LAI
    o [Doa Bagi Misi Dunia]: India, USA, Indonesia (CIEL)
    o [Doa Bagi Indonesia] : Situasi dan Kondisi Indonesia
    o [Doa Bagi Suku]      : Suku Madura
    o [Dari Meja Redaksi]  : Pemberitahuan tentang Kalendar Doa untuk
                             Penerjemahan Alkitab dlm Bahasa Ibu/Daerah
    o [Surat Anda]         : Syarat bergabung, Pelayanan Pasca Kerusuhan
    o [URLs Edisi Ini]

************************************************************************
Anda diijinkan mengutip/meng-copy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
  e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
  mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks.
************************************************************************

** EDITORIAL **

   Salam Sejahtera!

   Senang sekali dapat menemani anda di minggu pertama bulan Mei ini.
   Tahukah anda bahwa jumlah pelanggan e-JEMMi sampai saat ini kira-kira
   ada 5000+ orang? Dibandingkan dengan jumlah orang Kristen Indonesia
   saat ini memang jumlah tersebut kelihatannya tidak seberapa. Namun
   jika 5000 orang ini adalah orang-orang kunci di gereja masing-masing
   yang dengan setia berdoa untuk pelayanan misi, bukankah jumlah ini
   menjadi jumlah yang sangat luar biasa?

   Namun, kami ingin memberikan visi yang lebih besar dari itu: Jika
   5000 orang pelanggan e-JEMMi membagikan informasi pokok doa yang ada
   dalam e-JEMMi kepada sedikitnya 2 orang Kristen lain sehingga mereka
   dapat berdoa bagi pelayanan misi, bisakah anda bayangkan betapa luar
   biasanya pengaruh yang akan ditimbulkan? Jika kita percaya bahwa "doa
   orang benar besar kuasanya" maka kita akan melihat kuasa Tuhan
   sungguh dinyatakan dalam pekerjaan misi ini! Oleh karena itu, marilah
   kita bersatu menjadi pasukan pendoa-pendoa yang setia. Biarlah kita
   dipakai Tuhan untuk berdoa dan memenangkan banyak jiwa bagi
   kemuliaanNya


   Tuhan memberkati

   Staf Redaksi

----------------------------------------------------------------------
** KESAKSIAN MISI **

   Banyak dari kita mungkin memiliki Alkitab tanpa berpikir panjang
   bahwa sebenarnya di balik setiap proyek penterjemahan Alkitab
   terjadi peperangan rohani yang tidak kelihatan? Ada banyak
   penderitaan (baik secara fisik dan mental) dan berbagai kesulitan
   lain yang muncul di luar kontrol manusia untuk menghalangi pekerjaan
   penterjemahan Alkitab. Untuk menolong kita mengerti keadaan ini, maka
   redaksi mengutipkan sebuah kisah "Penterjemahan Alkitab" yang diambil
   dari salah satu kesaksian dalam buku "Alkitab di Seluruh Dunia: 48
   Kisah Nyata", karya Grace W. McGavran dengan judul asli "Stories of
   the Book of Books", yang diterbitkan oleh Lembaga Literatur Baptis.

                Jembatan ke Madura (Indonesia, 1864-1994)
                =========================================

   Jembatan ke Madura yang dimaksud dalam kisah nyata ini bukanlah
   jembatan dalam artian secara fisik, melainkan Alkitab yang
   diterjemahkan dalam bahasa Madura, yang merupakan jembatan yang
   menghubungkan Kasih Allah dengan suku Madura (Penjelasan secara
   lebih rinci tentang suku Madura dapat anda baca di edisi ini dalam
   kolom "Doa Bagi Suku"). Penerbitannya memakan waktu lebih dari satu
   abad. Beragam hambatan dialami sehingga penerbitan Alkitab berbahasa
   Madura ini berulangkali tertunda. Tapi puji Tuhan setelah 130 tahun
   Alkitab bahasa Madura akhirnya dapat diterbitkan! Berikut ini adalah
   kisah panjang dari "jembatan" yang menhubungkan kasih Allah kepada
   orang Madura yang dimulai satu setengah abad y.l.:

   * Pada pertengahan abad ke-19 (1843), seorang Kristen yang taat,
   penduduk pulau Jawa tapi keturunan Madura, yang bernama Tosari,
   berusaha membawa Kabar Baik ke pulau nenek moyangnya. Tetapi orang-
   orang Madura tidak mau menerima dia sehingga akhirnya ia kembali ke
   Jawa Timur. Namun melalui pelayanan dan kesaksiannya banyak orang
   Jawa yang menjadi percaya, sehingga ia mendapat julukan Kiayi Paulus
   Tosari.

   * Pada masa pelayanan Kiayi Paulus Tosari, ada sepasang suami-istri
   Belanda, penginjil Samuel Harthoorn, yang menetap di Pamekasan yang
   mencoba melayani orang-orang Madura. Selama 4 tahun mereka berusaha
   membina persahabatan dengan penduduk setempat. Malangnya, tahun 1868,
   segerombolan orang Madura mengepung rumahnya dan membunuh istrinya.
   Peristiwa yang mengerikan itu membuat duda yang berdukacita itu
   meninggalkan pulau Madura selama-lamanya.

   * Tahun 1880, J.P. Esser, seorang pendeta muda dari Belanda yang
   belajar teologia (doctor) dan juga belajar bahasa Madura, berusaha
   memasuki pulau Madura, tetapi tidak berhasil. Lalu ia menetap di
   Bondowoso dan kemudian di Sumberpakem, dimana konon ada banyak orang
   keturunan Madura bermukim. Di sana Dr. Esser juga menterjemahkan
   cerita-cerita Alkitab dalam bahasa Madura, yang oleh Ebing, salah
   seorang yang dilayani Dr. Esser  dipakai untuk mengabarkan Injil ke
   Madura.

   * Tahun 1886, Dr. Esser sudah menyelesaikan terjemahan seluruh Kitab
   Perjanjian Baru ke dalam bahasa Madura. Lalu ia mengambil cuti dinas
   ke Belanda untuk mengusahakan penerbitan terjemahannya. Tetapi proyek
   "Jembatan ke Madura" ini mengalami hambatan, karena tahun 1889 Dr.
   Esser meninggal dunia (37 tahun) dan sebagian naskah terjemahannya
   juga hilang.

   * Tapi puji Tuhan karena Tuhan menyediakan pengganti Dr. Esser, yaitu
   seorang pendeta muda bernama H. Van der Spiegel. Pada tahun 1889 ia
   berangkat ke Jawa Timur, untuk meneruskan pelayanan yang dirintis Dr.
   Esser di Bondowoso dan Sumberpakem. Ia pun mengerahkan tiga orang
   Madura untuk menolong memperbaiki dan menyempurnakan naskah Kitab
   Perjanjian Baru peninggalan Dr. Esser.

   * Tahun 1903, Pdt. H. Van der Spiegel pulang ke Belanda dengan tujuan
   untuk menerbitkan seluruh Perjanjian Baru dalam bahasa Madura seperti
   yang diinginkan Dr. Esser 17 tahun. Tetapi selama Van der Spiegel
   memperjuangkan proyek penerbitannya di Belanda, kembali tragedi
   menimpa. Gereja tempat pelayanan Ebing dan rumah seorang penginjil
   Madura dikepung dan dibakar massa sehingga hampir menyebabkan
   kematian mereka. Mungkin hal ini yang menyebabkan hasil karya Van der
   Spiegel tidak jadi diterbitkan, kecuali hanya dua Kitab Injil dan
   sebuah buku yang memuat 104 cerita Alkitab dalam bahasa Madura.
   Bahkan ketika Van der Spiegel meninggal (1919), Kitab Perjanjian Baru
   bahasa Madura yang lengkap masih belum diterbitkan.

   * Pdt. Shelfhorst adalah rekan sekerja Pdt. Van der Spiegel yang
   telah melayani di Bondowoso dan di Sumberpakem sejak tahun 1904. Dari
   seorang penginjil Madura Pdt. Shelfhosrt mendapat informasi bahwa
   orang-orang di sebelah Timur Madura lebih terbuka terhadap Kabar
   Baik. Oleh karena itu pada tahun 1912, ia dan keluarganya tinggal di
   Kep. Kangean. Pdt. Shelfhorst memberi banyak bantuan pengobatan
   kepada penduduk setempat. Ibu Shelfhorst membuka kelas-kelas
   kepandaian putri. Sebagai jembatan Injil mereka juga menggunakan lagu-
   lagu, gambar-gambar, cerita-cerita Alkitab, dan kelompok diskusi.
   Namun hampir tidak ada seorang pun yang menerima Tuhan Yesus. Setelah
   berpuluh-puluh tahun tanpa hasil nyata, Pdt. Shelfhorst mulai
   mengkhususkan diri dalam proyek penerjemahan Firman Tuhan. Pada tahun
   1933, Kitab Mazmur bahasa Madura diterbitkan.

   * Pada tahun 1935 Pdt. Shelfhorst pensiun atas permohonannya
   sendiri. Tetapi ia tidak pulang ke Belanda! Malahan ia menetap di
   pegunungan Jawa Timur sambil menerjemahkan Firman Tuhan dengan giat
   serta mengutus keluar para penjual bahan cetakan Kristen. Hasil
   karyanya berupa Surat-Surat Perjanjian Baru dalam bahasa Madura
   banyak yang distensil dan dibawa rekan pelayananya ke mana-mana.

   * Tahun 1942 Jepang mulai berkuasa di Indonesia. Pdt. Shelfhorst
   tertangkap dan meninggal dalam sebuah kamp tahanan Jepang di Jawa
   Tengah. Usahanya selama 41 tahun untuk menginjili suku Madura dan
   menterjemahkan Firman Tuhan belum berhasil dan belum diterbitkan.
   Apakah kasih Tuhan untuk menjangkau suku Madura berhenti di sini?

   * Sebelum meninggal, di kamp tahanan Jepang Pdt. Shelfhorst bertemu
   dengan penginjil A.J. Swanborn, seorang Belanda keturunan Swedia.
   Sudah berpuluh-puluh tahun iapun berusaha menginjili suku Madura,
   namun kisahnya berakhir berbeda. Sejak masih muda A.J. Swanborn telah
   menerima panggilan untuk pergi ke Madura. Tahun 1899 ia ditunjuk
   menjadi utusan Injil ke pulau-pulau Sangir-Talaud, lalu ke Jakarta,
   Yogyakarta, dan akhirnya ke Kalimantan Selatan. Keinginannya diutus
   ke Madura ditolak sehingga ia mengundurkan diri sebagai utusan Injil.
   Namun ketika ia menjadi pegawai sipil pemerintah Hindia Belanda
   (1914) A.J. Swanborn berhasil dikirim ke kota Pamekasan sebagai
   kepala sekolah rakyat. Setiap sore ia membuka sebuah sekolah swasta
   atas biayanya sendiri dan melalui usaha inilah ia mulai menginjili
   anak-anak Madura. Namun di waktu yang lain Swanborn juga berusaha
   menerjemahkan Firman Allah ke dalam bahasa Madura. Ketika ditangkap
   pemerintah Jepang dan dimasukkan ke kamp penampungan itulah ia
   bertemu dengan Pdt. Shelfhorst. Mereka berdua membagikan kegigihannya
   dalam memperjuangkan proyek penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa
   Madura. Tapi yang sangat mengherankan Pdt. Shelfhorst ternyata khusus
   menterjemahkan Surat-surat Kiriman Perjanjian Baru, sedangkan A.J.
   Swanborn menterjemahkan hanya keempat Kitab Injil dan Kisah Para
   Rasul. Tapi hidup Pdt. Shelfhorst dan A.J. Swanborn berakhir di
   dalam tahanan pada bulan Mei 1945.

   Naskah terjemahan Bapak Swanborn itu diwariskan kepada putri-
   putrinya. Mereka mengirim naskah yang sangat berharga itu kepada
   perwakilan Lembaga Alkitab Belanda di kota Bandung. Namun .....
   karena kerusuhan peperangan pada masa perjuangan kemerdekaan
   Indonesia, naskah tadi rupa-rupanya tidak pernah sampai ke tangan
   orang-orang yang dapat mengusahakan penerbitannya.... Bagaimanakah
   akhir kisah "Jembatan ke Madura" ini?

   * Karena anugerah Tuhan, pada bulan September 1994, yaitu genap 130
   tahun sejak pertama kali penginjil Samuel Harthoorn dan istrinya tiba
   di Pamekasan, Lembaga Alkitab Indonesia akhirnya berhasil menerbitkan
   Alkitab lengkap dalam bahasa Madura.

   Kini "Jembatan ke Madura" itu sudah menjadi kenyataan. Maukah pembaca
   e-JEMMi terus mendukung dalam doa agar "Jembatan" ini menjadi alat
   Tuhan untuk menyalurkan kasih Allah yang dicurahkan-Nya melalui Yesus
   Kristus kepada suku Madura?

   Kesaksian selengkapnya dari kisah ini dapat anda baca dalam Situs
   Cerita Misi di alamat:
   ==> http://www.sabda.org/misi/cerita/index.htm
   ==> http://www.sabda.org/misi/cerita/cerita43.htm

----------------------------------------------------------------------
** PROFIL/SUMBER MISI **

    Banyak sekali sumber-sumber di internet yang mengulas tentang
    penerjemahan Alkitab. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

 WYCLIFFE BIBLE TRANSLATORS
==>     http://www.wycliffe.org/index.htm
   Wycliffe Bible Translators (WBT) adalah sebuah organisasi (non-
   profit, interdenominasi dan non-sectarian) terbesar di dunia yang
   menerjemahkan Alkitab dalam berbagai bahasa di seluruh dunia.
   Organisasi ini menyajikan beragam pelayanan yang menjelaskan tentang
   penerjemahan Alkitab dalam berbagai bahasa. Salah satu program yang
   digunakan oleh Wycliffe untuk lebih meng-efektif-kan pelayanannya
   adalah Total It Up! (Taste of Translation And Linguistics), dimana
   para ahli linguistik dan penerjemah yang berpengalaman akan
   mengajarkan pengenalan tentang seni menerjemahkan, khususnya Alkitab.
   Materi yang diajarkan antara lain pengantar tentang fonetik,
   fonologi, grammar, studi bahasa dan budaya, penerjemahan dan
   semantik, dsb. Proyek lain dari Wycliffe dapat juga anda baca dalam
   kolom "Doa Bagi Misi Dunia" di bawah judul "U S A".

 A NEW "LIVING FAITH BIBLE"
==>     http://www.newlivingtranslation.com/home.html
          (The New Living Translation)
==>     http://www.newlivingtranslation.com/livingfaith.html
          (Tyndale Bibles)
   Penerbit Tyndale House Publishers memperkenalkan "The Living Faith
   Bible", produk terbaru bagi mereka yang dahaga rohani, sebagai
   bagian dari kampanye promosi Alkitab "New Living Translation". Dalam
   "The Living Faith Bible, temukan 1000 lebih catatan pernyataan iman,
   artikel, pengenalan kitab-kitab dan hal-hal lain yang bermanfaat,
   serta bacalah lebih dari 100 artikel mengenai bagaimana tokoh
   Alkitab mengungkapkan imannya pada masanya. "The Living Faith Bible"
   akan memotivasi pembaca untuk hidup dalam iman yang nyata dalam
   dunia yang nyata.

 LOCKMAN
==>     http://www.gospelcom.net/lockman/index.htm
   Lockman adalah org. pelayanan non-profit dan interdenominasi yang
   didedikasikan dalam hal penerjemahan, publikasi dan distribusi New
   American Standard Bible, La Biblia de las Am�ricas, the Amplified
   Bible, dan sumber-sumber Alkitabiah lainnya.

 BIBLE TRANSLATION
==>     http://www.geocities.com/bible_translation/index.htm
   Dalam Situs ini dinyatakan bahwa sebuah terjemahan yang baik
   haruslah akurat, natural, dan jelas. Masalah yang dibahas dalam
   Situs ini antara lain "Translation philosophies and approaches,
   Figures of speech, Inclusive language, Other Bible translation
   issues, Biblical languages", dll.

 UNITED BIBLE SOCIETIES
==>     http://www.ubs-translations.org/index.htm
   Situs ini merupakan sumber bagi komunitas penerjemahan Alkitab
   global yan dibuat oleh United Bible Societies (UBS). Organisasi ini
   bertujuan untuk mengembangkan dan menyediakan sarana-sarana dan
   sumber-sumber yang dapat dipakai sebagai kontribusi dan untuk
   meningkatkan kualitas penerjemahan Alkitab.

 WHY IS BIBLE TRANSLATION SO HARD?
==>     http://www.ginesys.com/bibletranslation.htm
   Situs ini menampilkan artikel-artikel karya John Krieger, antara
   lain Why is Bible Translation So Hard?; Language Learning; Phonetics
   and Phonology; Grammar; dsb.

 PROYEK PENERJEMAHAN -- LAI (Lembaga Alkitab Indonesia)
==>     http://www.alkitab.or.id/proyek/index.htm
   Halaman "Proyek Penerjemahan" dalam Situs ini mengajak kita untuk
   mendukung sejumlah Proyek Penerjemahan Alkitab dalam bahasa daerah
   yang sudah selesai diterjemahkan dan akan diterbitkan pada tahun
   2001 dan tahun 2002.

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI MISI DUNIA **

 I N D I A
   Alkitab Perjanjian Baru pertama yang ditulis dalam bahasa Punjabi dan
   dilengkapi Mazmur telah dirilis pada bulan Desember 2000 dalam suatu
   pertemuan antar pemimpin gereja di Chandigarh, Punjab, India Utara.
   Ada sekitar 87 juta penduduk di India yang bertutur dengan bahasa
   Punjabi. Demikian pula, di India Selatan, DR, seorang dari World
   Bible Translation Center telah merilis Alkitab dalam bahasa Malayam.
   Seorang pemimpin gereja menyatakan bahwa pelayanan yang diberikan DR
   sangatlah berharga yaitu dengan merilis sebuah Alkitab yang mudah
   dipahami oleh suatu wilayah yang sangat terbelakang pendidikannya di
   India. Perilisan Alkitab dalam bahasa Malayam ini merupakan lanjutan
   dari perilisan Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Malayam di tahun
   1999. India merupakan rumah bagi 34 juta petutur bahasa Malayam.
   Sumber: ReligionToday, February 23, 2001
   * Doakan agar Alkitab baru tersebut dapat dimanfaatkan secara baik
     sehingga dapat menolong para penduduk India berbahasa Malayam agar
     lebih mengenal Kasih Allah melalui diri Yesus.

 U S A
   Seed Company, sebuah pelayanan dari Wycliffe Bible Translators,
   telah memampukan kaum awam untuk menerjemahkan Alkitab. Menurut
   perwakilan dari Seed Company, cara ini terbukti lebih efektif karena
   didasarkan pada perdekatan kelompok. Seed Company dapat menggunakan
   beberapa penerjemah yang telah berpengalaman, mereka adalah anggota
   Wycliffe sendiri, atau beberapa kaum awam yang telah dilatih oleh
   anggota Wycliffe dan mereka yang sedang mengerjakan penerjemahan
   dalam sejumlah bahasa lain secara simultan. Daripada mengerjakan
   hanya satu penerjemahan dalam jangka waktu tertentu, maka lebih baik
   mengerjakan penerjemahan dalam 12 bahasa sekaligus dalam satu jangka
   waktu tertentu. Alkitab merupakan alat yang penting untuk mengenalkan
   orang-orang yang terhilang kepada Kristus. Memiliki Alkitab dalam
   bahasa yang mereka mengerti merupakan langkah awal penggenapan Amanat
   Agung. Karena itu, banyak pekerja misi yang dibutuhkan untuk
   menjalankan proyek ini.
   Sumber: Mission Network News, April 2nd 2001
   * Berdoa agar proyek Seed Company ini dapat mencapai tujuan mereka
     yaitu menerjemahkan Alkitab dalam berbagai bahasa.
   * Doakan juga agar ada banyak pekerja misi yang terbeban untuk
     membantu pelayanan Seed Company.

 I N D O N E S I A
   Saat ini ada sekelompok organisasi/orang yang sedang merintis proyek
   CIEL (Christian Indonesian Electronic Library). Selain untuk
   membangun perpustakaan elektronik, tujuan dari proyek ini adalah
   membangkitkan kembali literatur Kristen kuno yang pernah diterbitkan
   antara thn. 1940-1970, atau sebelumnya, ke dalam bentuk elektronik.
   Dengan demikian, buku-buku kuno yang kualitasnya cukup bagus tersebut
   (terutama buku-buku Biblika, baik dalam bahasa Indonesia ataupun
   Melayu) dapat dikenal dan digunakan lagi. Proyek ini masih dalam tahap
   persiapan, masih memerlukan banyak dukungan doa, informasi dan biaya
   agar dapat segera terwujud. Bagi anda yang tertarik untuk mengetahui
   lebih lanjut tentang proyek ini atau yang mempunyai informasi tentang
   literatur Kristen kuno tersebut, silakan menghubungi Redaksi di alamat
   <[EMAIL PROTECTED]>.
   Sumber: Fasilitator CIEL
   * Doakan untuk setiap orang/sukarelawan yang mengerjakan proyek ini,
     mulai dari pengumpulan buku, pengetikan, proses editing dan format,
     termasuk web coding, sampai menjadi bahan elektronik yang siap pakai.

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI INDONESIA **

   Situasi dan Kondisi Indonesia
   -----------------------------
   * Doakan kondisi politik bangsa yang ada saat ini, karena situasi
     ini akan berdampak ke berbagai bidang seperti bidang ekonomi
     (kenaikan harga kebutuhan pokok), sosial, keamanan dll.

   * Berdoa untuk ketenangan/keamanan kehidupan masyarakat dan bangsa
     Indonesia, khususnya setelah hasil sidang paripurna DPR diumumkan.
     Doakan hubungan yang sehat antar lembaga negara dan hubungan antar
     pemimpinnya, misal: Presiden, DPR, MPR dll.

   * Mintalah anugerah dan belas-kasihan Tuhan atas seluruh bangsa.

   Sumber: Fasilitator Seruan Doa Jaringan Doa Nasional

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI SUKU **

 SUKU MADURA (Jawa Timur)
   Letak                                      : P. Madura & Jawa Timur
   Populasi                                   : 12.000.000 jiwa
   Bahasa                                     : Madura
   Anggota Gereja                             : 500 (0,004%)
   Alkitab dalam bahasa Madura                : Ada
   Film Yesus dalam bahasa Madura             : Ada
   Siaran radio pelayanan dalam bahasa Madura : Ada

          Suku Madura merupakan kelompok suku terbesar ke-3 Indonesia.
   Jumlahnya kira-kira 12 juta atau 7% dari total jumlah penduduk
   Indonesia. Kira-kira ada 4 juta orang tinggal di P. Madura (sebelum,
   timur laut lepas pantai pulau Jawa) dan 9 juta lainnya tinggal
   terutama di pulau Jawa dan bagian lain Indonesia. Disamping bahasa
   Indonesia, orang Madura mempunyai bahasa mereka sendiri.
          Sebagian besar orang Madura yang tinggal di pulau Madura
   berkelompok membentuk perkampungan pertanian, tetapi sangat sedikit
   orang Madura yang tinggal di pulau ini yang bermata pencaharian
   semata-mata hanya sebagai petani; iklim di sana sangat kering dan
   tanahnya tidak subur. Banyak orang Madura yang menjadi nelayan.
   Sebagian besar orang Madura yang tinggal di pulau Jawa tidak
   mempunyai tanah dan mereka menjadi nelayan, pelaut dan buruh harian.
   Orang Madura juga terkenal di seluruh Indonesia sebagai penjual
   makanan, khususnya sate.
          Orang Madura memiliki sifat dan gaya hidup yang keras,
   kemungkinan besar terkait dengan kondisi alamnya yang kurang ramah.
   Namun kerasnya temperamen orang Madura itu bisa berarti positif bila
   dilihat dari etos kerja mereka. Mereka kebanyakan orang-orang yang
   suka bekerja keras dan pantang menyerah, bahkan para wanitanya pun
   tidak segan-segan ikut bekerja keras untuk menunjang kebutuhan
   hidup.
          Orang Madura termasuk orang-orang yang berpenghasilan rendah.
   Perawatan kesehatan, gizi makanan, dan pendidikan, masih sangat
   dibutuhkan. Pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan, sangat
   mendesak dibutuhkan orang Madura untuk dapat berpartisipasi dalam
   pertumbuhan ekonomi yang cepat dan perluasan industri yang sekarang
   sedang dilakukan di kawasan pulau Madura khususnya.

   POKOK DOA
   ---------
   1. Berdoa untuk pekerja-pekerja yang sedang melayani orang Madura
      agar mereka terus giat dan bijaksana untuk melayani orang Madura.

   2. Doakan pembagian Alkitab yang dilakukan oleh orang Madura yang
      percaya dan supaya mereka yang belum percaya Injil dapat terbuka
      mata rohaninya sewaktu membaca Kitab Suci dalam bahasa mereka
      sendiri.

   3. Berdoa untuk pembacaan Injil lewat siaran radio, pembagian
      traktat dalam bahasa Madura, pemutaran Film Isa Al Masih dengan
      video dan penyebarannya di rental-rental di daerah orang Madura.

   4. Doakan agar kebutuhan orang Madura khususnya di bidang pendidikan
      kejuruan, ekonomi dan industri dapat segera terpenuhi.

                                                  Sumber: CD-ROM SABDA

----------------------------------------------------------------------
** DARI MEJA REDAKSI **

    KALENDAR DOA UNTUK PENERJEMAHAN ALKITAB DALAM BAHASA IBU/DAERAH
    -----------------------------------------------------------------
    Diberitahukan bahwa bersama edisi ini, e-MISI/e-DOA mengirimkan
    "Kalendar Doa untuk Penerjemahan Alkitab dalam Bahasa Ibu/Daerah".
    Dalam kalender ini terdapat 31 pokok doa yang dapat anda doakan
    secara rutin setiap hari. Lalu, anda dapat mengulanginya setiap
    bulan. Harapan kami, kalender doa ini dapat mendorong kita untuk
    bersatu hati dalam doa mendukung proyek-proyek penerjemahan
    Alkitab ke berbagai bahasa daerah di seluruh Indonesia dan dunia.

    Selamat berdoa! Staf e-MISI/e-DOA <[EMAIL PROTECTED]>


----------------------------------------------------------------------
** SURAT ANDA **

   Dari: Hermiwati <Hermiwati@>
   >Salam Sejahtera,
   >Saya pernah beberapa kali mendapatkan renungan yang dipersembahkan
   >oleh e-JEMMi dan saya sangat tertarik dan saya ingin bergabung
   >dengan e-JEMMi dan berlangganan secara harian dan saya ingin tahu
   >apa saja syarat-syaratnya supaya bisa bergabung dan berlangganan
   >secara harian dengan e-JEMMi. Saya ucapkan terima kasih dan saya
   >tunggu jawaban dari e-JEMMi.
   >Regards, Hermi

   Redaksi:
   Kami ingin mengoreksi, bahwa Buletin e-JEMMi diterbitkan mingguan
   bukan harian. Alamat anda sudah kami catat sebagai pelanggan. Tapi
   jika ada teman anda yang lain yang ingin berlangganan, caranya mudah
   sekali. Kirimkan mail kosong ke alamat berikut ini:
                   <[EMAIL PROTECTED]>.
   ----------

   Dari: "priyo59" <priyo59@>
   Subject: Pelayanan Pasca Kerusuhan Sampit-Palangkaraya
   >Shalom,
   >Beberapa bulan yang lalu kita dikejutkan oleh kerusuhan antar etnis
   >di Kalimantan Tengah, rumah penduduk dibakar, ...
   >--cut--
   >Kami menunggu teman-teman yang dengan sukarela terbeban melayani
   >inner healing dan pelepasan di kota-kota pasca kerusuhan di
   >Kalimantan Tengah. Saya percaya bahwa dengan adanya pelayanan
   >pelepasan, kerusuhan antar etnis pasti mereda. Karena penyebabnya
   >adalah pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu
   >dunia yang gelap ini, dan roh-roh jahat di udara.
   >Tuhan Yesus memberkati, Priyo P.

   Redaksi:
   Terima kasih infonya. Apabila ada diantara pembaca yang tergerak
   untuk mendukung pelayanan ini atau ingin mendapatkan informasi lebih
   lanjut, silakan menghubungi: <[EMAIL PROTECTED]>.

----------------------------------------------------------------------
** URLS Edisi Ini **

* FridayFax                  http://www.egroups.com/groups/FridayFax/
* IFC                   http://www.gospelcom.net/ifc/newsletter.shtml
* WHAT IN THE WORLD... http://www.egroups.com/messages/whatintheworld
* World Bible Translation Center    http://www.wbtc.com/articles/news


_____________________________ DISCLAIMER _____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2001 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]>
Staf Redaksi: Rudy Kurniadi, Natalia Endah S., Tabita Rini Utami, dkk.
______________________________________________________________________
Situs Web e-MISI/e-JEMMi (Arsip/Link/dll):  http://www.sabda.org/misi/
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk Arsip ...                     http://www.sabda.org/misi/e-jemmi/
______________________________________________________________________

                     Diberkati untuk menjadi berkat!


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)

Kirim email ke