DIKIRIM KEPADA: [email protected]
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Januari 2003, Vol.6 No.02
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik
o [Profil/Sumber Misi] : e-KJDN, Assist News Service,
Eastern European Prayer Focus
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Kongo, Mongolia, Cina
o [Doa Bagi Indonesia] : Naiknya Harga BBM, Tarif Telepon dan Listrik
o [Surat Anda] : Panduan Bahan Doa
o [URLs Edisi Ini]
***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam sejahtera! Kami berharap e-JEMMi menjumpai Anda pada saat ini
dalam keadaan baik dan diberkati Tuhan!
Topik yang kami pilihkan untuk edisi kali ini adalah tentang
"Pendoa Syafaat". Istilah 'pendoa syafaat' sering kita dengar dan
kemungkinan besar sudah sering dilakukan oleh banyak orang Kristen.
Namun apa sebenarnya doa syafaat itu? Bagaimana menjadi seorang
pendoa syafaat yang baik? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini,
termasuk empat karakteristik "menjadi pendoa syafaat yang baik"
dapat Anda jumpai di kolom Artikel Misi pada edisi ini, yaitu
dengan belajar dari tokoh pendoa syafaat, Nehemia.
Juga dalam edisi ini, beberapa sumber informasi yang berguna untuk
mendapatkan bahan-bahan doa, selain dari e-JEMMi :), dapat Anda
jumpai pada kolom Sumber Misi. Kami yakin informasi ini akan sangat
bermanfaat bagi Anda. Kami juga sajikan informasi pokok-pokok doa
dari berbagai tempat di dunia dan tentu saja juga pokok doa untuk
Indonesia. Selamat menjadi pendoa syafaat yang baik, khususnya bagi
Indonesia.
Tim Redaksi
P.S.:
Redaksi ingin mengetahui/menerima informasi tentang organisasi,
kelompok/perseketuan atau pribadi yang mempunyai pokok-pokok doa
syafaat yang diterbitkan secara berkala. Silakan kirim informasinya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~
MENJADI PENDOA SYAFAAT YANG BAIK
================================
NATS ALKITAB: Nehemia 1:1-11; 2:1-10
TUJUAN:
- agar jemaat mengetahui EMPAT KARAKTERISTIK pendoa syafaat
yang baik yang dipelajari dari Nehemia.
- agar jemaat mau MENELADANI NEHEMIA untuk menjadi pendoa syafaat
yang baik.
Belajar dari Nehemia, kita menemukan empat karakteristik pendoa
syafaat yang baik, yaitu:
1. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik harus pro-aktif dalam mencari
informasi doa yang jelas.
Saudara, informasi doa yang jelas itu penting sekali dalam berdoa
syafaat. Hal ini penting agar kita dapat berdoa dengan baik,
sungguh-sungguh dan sesuai dengan fakta.
Saya pernah beberapa kali mengalami kecelakaan dalam memimpin doa.
Pernah suatu kali saya memimpin doa sebelum acara latihan koor
dimulai. Saya berdoa untuk setiap kami yang menyanyi, untuk pianis
dan juga untuk konduktor. Setelah selesai (amin), semua protes
karena orang yang saya kira konduktor, ternyata bukan. Seharusnya
orang lain yang jadi konduktor saat itu. Yah ... saya pikir
bagaimana untuk meralatnya? Apa saya harus berdoa lagi untuk meralat
doa saya yang keliru, ya?
Saudara, hal itu memang hal kecil saja. Tetapi hal tersebut juga
sangat mempengaruhi kesungguhan kita dalam berdoa. Jika informasi
itu tidak jelas atau bahkan salah, apakah kita akan mengatakan
kepada Tuhan, padahal itu bukan hal yang benar?
Saudara, bagaimana halnya sikap Nehemia dalam hal ini? Saudara-
saudara, Nehemia adalah seorang Yahudi yang hidup di pembuangan.
Pada tahun kedua puluh pemerintahan Artahsasta I (445 SM) Nehemia
ini menduduki jabatan sebagai pejabat minuman raja.
Jabatan ini adalah jabatan yang tinggi, dan orang yang menduduki
jabatan ini merupakan orang yang sangat dipercaya oleh raja. Sebab
tugas mereka adalah mencoba minuman yang akan diminum oleh raja,
apakah minuman itu beracun atau tidak. Jadi jabatan itu merupakan
jabatan yang menentukan hidup matinya seorang raja. Dikisahkan dalam
pasal 1:1-2, pada bulan Kislew tahun kedua puluh pemerintahan
Artahsasta, salah seorang saudaranya, Hanani, datang dari Yehuda
bersama-sama dengan beberapa orang saudara. Perhatikan di ayat 2,
"... Aku menanyakan keadaan orang-orang Yahudi yang terluput, yang
terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem." Saudara, Nehemia
sendiri mengambil inisiatif untuk bertanya. Ini bukan pertanyaan
basa-basi. Jika kita bandingkan dengan reaksi Nehemia dan tindak
lanjutnya setelah mengetahui hal ini (ayat 4), maka saya dapat
simpulkan bahwa pertanyaan Nehemia bukan pertanyaan basa-basi,
tetapi dia memang rindu akan informasi yang benar tentang keadaan
bangsanya untuk kemudian mendoakan.
Ia tidak menunggu informasi itu diberikan. Tetapi dia sendiri
bersikap pro-aktif mencari informasi yang jelas itu. Memang ia tidak
pergi sendiri ke Yerusalem, tetapi kepekaannya dapat melihat peluang
akan sumber informasi yang akurat. Memperlihatkan bahwa dia begitu
proaktif dan memandang perlunya informasi yang akurat untuk
didoakan.
Saudara, dalam kehidupan kita, jika kita mau menjadi pendoa syafaat
yang baik, kita harus pro-aktif dalam mencari dan mendapatkan
informasi doa yang jelas. Jangan sekedar berdoa dengan informasi
yang tidak jelas. Kita perlu kejelasan informasi tersebut. Jika kita
berdoa untuk pergumulan seseorang, alangkah baiknya jika kita tahu
tentang pergumulan orang itu. Dan ini haruslah menjadi kebiasaan
kita, yaitu aktif untuk mencari informasi doa yang jelas. Jangan
tunggu orang datang minta didoakan, tetapi cari informasi tentang
pergumulan orang lain, apa yang dapat kita doakan baginya. Jika kita
mau proaktif mencari informasi doa yang jelas, maka kita akan
menjadi seorang pendoa syafaat yang baik. Sebab hal ini menunjukkan
kesungguhan kita untuk berdoa.
2. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki empati terhadap orang
yang didoakan.
Saudara-saudara, dalam ayat 3, Nehemia mendapatkan informasi dari
saudara-saudaranya tentang keadaan orang-orang Yahudi yang lolos
dari penawanan. Keadaan mereka sangat buruk, tercela. Mereka dalam
kesukaran besar. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu
gerbangnya telah terbakar. Reaksi Nehemia setelah mendengar
informasi itu (ayat 4): ia sedih sekali, ia menangis, ia berkabung
selama beberapa hari, ia berpuasa dan berdoa.
Saudara, sungguh suatu reaksi yang sangat dramatis. Nehemia memiliki
jabatan yang tinggi, namun ia peduli dan berempati kepada saudara-
saudara sebangsanya dan terhadap bangsanya. Bukankah lebih enak jika
ia tidak ikut campur dengan keadaan bangsanya. Bukankah lebih baik
baginya jika ia hidup tenang dengan jabatannya saat itu? Untuk apa
dia bersusah payah memikirkan bangsanya (bahkan jika kita lihat
dalam pasal berikutnya, nyawanya sendiri harus dipertaruhkan).
Tetapi Saudara, rasa ikut memiliki, ikut merasakan inilah yang
mendorong Nehemia untuk berdoa dengan bersungguh-sungguh bagi
bangsanya.
Saudara, ingatkah peristiwa Tuhan Yesus memberi makan lima ribu
orang? Tuhan Yesus melihat orang banyak yang terus mengikuti Dia,
meskipun Tuhan Yesus pergi lewat danau. Mereka mengambil jalan
darat. Melihat hal itu, Tuhan tergerak oleh belas kasihan. Tuhan
Yesus merasakan kerinduan mereka dan bahkan kelelahan dan kelaparan
mereka. Dan hal ini, pada gilirannya mendorong Tuhan Yesus untuk
memberi mereka makan.
Saudara, rasa empati, rasa ikut memiliki, ikut merasakan apa yang
dirasakan oleh orang lain dapat mendorong seseorang untuk bertindak
dengan kesungguhan dan ketulusan hati.
Bagaimana halnya dengan kita? Apakah kita dapat ikut merasakan apa
yang dirasakan oleh orang lain dalam berbagai permasalahan mereka?
Mungkin mereka mengalami dukacita, dapatkah kita menyelami perasaan
mereka? Mungkin mereka mengalami krisis dalam kehidupan rumah
tangganya, dapatkan kita merasakan pergumulan mereka? Mungkin juga
mereka sedang bergumul keras akan apa yang bisa mereka makan besok
pagi, dapatkah kita merasakan pergumulan mereka? Masih ada begitu
banyak macam pergumulan yang lain, Saudara, dapatkah kita ikut
merasakannya? Mungkin ada saudara yang berkata, "Ah ... yang penting
kan saya sudah berdoa bagi mereka. Bukankah itu cukup?" Pertanyaan
balik, "Apakah Anda dapat berdoa dengan kesungguhan hati jika Anda
tidak merasakan apa sebenarnya yang dirasakan oleh orang yang kita
doakan? "
Marilah kita belajar untuk berempati terhadap orang yang kita
doakan. Dengan demikian kita dapat berdoa dengan sungguh-sungguh
untuk mereka dan kita menjadi seorang pendoa syafaat yang baik.
3. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki konsep doa yang benar.
Mulai dari ayat 5-11 dicatat tentang doa Nehemia bagi pemulihan
Israel. Jika kita melihat doa Nehemia tersebut kita melihat bahwa
Nehemia memiliki konsep yang benar tentang doa.
Rangkaian kata-kata doa Nehemia diawali dengan pujian bagi Tuhan
(ayat 5). Setelah itu dilanjutkan dengan permohonan agar Tuhan
mendengar doanya (ayat 6a).
Kemudian Nehemia mengaku dosa di hadapan Tuhan, dosa nenek
moyangnya, dosa bangsanya dan dosanya sendiri (ayat 6b-7). Saudara,
pengakuan dosa merupakan hal yang sangat penting dalam doa kita.
Tuhan Yesus dalam doa Bapa Kami yang diajarkannya juga memasukkan
hal pengakuan dosa dan pengampunan dosa. Bandingkan juga dengan
Yakobus 5:16, "... hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling
mendoakan supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan
yakin didoakan sangat besar kuasanya". Apakah di muka bumi ada orang
benar? Tidak ada. Tetapi kita dibenarkan jika kita mengaku dosa kita
(1Yohanes 1:9).
Dalam doanya Nehemia memegang janji Tuhan (ayat 8-10). Segala
permohonannya dilandaskan atas janji Tuhan dan dia tidak meminta
yang berlebihan dari yang dijanjikan Tuhan. Di akhir doanya, Nehemia
sekali lagi dengan segala kerendahan hatinya memohon kepada Tuhan
untuk mengabulkan doanya. Namun dibalik kerendahan hatinya itu ada
suatu keberanian untuk meminta karena dia terbuka di hadapan Tuhan
(ayat 11).
Selain rangkaian doa Nehemia, hal lain yang memperlihatkan bahwa
Nehemia memiliki konsep doa yang benar adalah bahwa dia berdoa
dengan tak berkeputusan (ayat 4). Dan hal ini nampak pula pada
pasal 2:1. Dicatat, "... Pada bulan Nisan tahun keduapuluh
pemerintahan Artahsasta ..." Jika ayat ini dibandingkan dengan
pasal 1:1 "... pada bulan Kislew ..." maka selang waktu yang ada
dari informasi yang didapatkan (berarti juga waktu Nehemia berdoa)
hingga peristiwa yang dicatat di pasal 2:1-8 yaitu sekitar 4 bulan.
Dan saya yakin dalam waktu empat bulan itu Nehemia terus-menerus
berdoa bagi bangsanya.
Bagaimana halnya dengan kita? Kita seringkali berdoa kepada Tuhan
dengan konsep doa yang tidak benar. Kita seringkali datang pada
Tuhan dengan membawa shopping list yang panjang. Kemudian kita
sodorkan pada Tuhan untuk dikabulkan. Kita seringkali seolah-olah
menodong Tuhan, memaksa Tuhan untuk mengabulkan permintaan kita. Ini
berarti bukan kehendak Tuhan yang jadi, melainkan kehendak kita yang
jadi. Kita seringkali datang kepada Tuhan dengan dosa atau kesalahan
yang tidak atau belum kita bereskan. Saudara, marilah pada hari ini
kita belajar dari Nehemia untuk memiliki konsep doa yang benar.
4. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik siap untuk menjadi jawaban atas
doanya sendiri jika Tuhan menghendaki.
Nehemia sungguh luar biasa. Dia tidak hanya berdoa bagi bangsanya,
tetapi dia sendiri siap dipakai Tuhan untuk menjadi jawaban untuk
doanya sendiri. Jika kita perhatikan pasal 2:2-10, kita melihat
tindakan Nehemia bagi pemulihan bangsanya.
Diawali ketika suatu hari Nehemia sedang murung pada saat bertugas
dan ini dilihat oleh raja Artahsasta. dengan ketakutan Nehemia
mengatakan apa alasan dia murung yaitu karena keadaan bangsanya.
Sungguh tidak terduga jika kemudian Artahsasta bertanya "Jadi apa
yang kau inginkan?"
Yang dilakukan oleh Nehemia saat itu adalah berdoa. Dalam doanya
Nehemia mendapatkan satu keyakinan bahwa dia dipakai oleh Tuhan
sebagai jawaban atas doanya sendiri (bandingkan juga dengan ayat
2:12b). Tuhan sendiri yang menaruh beban itu dalam hati Nehemia.
Karena itu kemudian dia menjawab pertanyaan Artahsasta dengan
mengajukan permintaan yang boleh dibilang sangat besar nilainya.
Permintaan itu kecil kemungkinannya untuk dikabulkan. Namun ternyata
permintaannya dikabulkan oleh Artahsasta karena tangan Allah yang
murah menyertainya. Dan Nehemia sendiri bertindak mengatur restorasi
Yerusalem. ....
Saudara, ini berarti setiap kita berdoa bagi orang lain, bagi
kesulitan orang lain, kita harus siap menjadi jawaban atas doa kita
sendiri manakala Tuhan menghendaki. Mungkin kita berdoa bagi
penginjilan di pedalaman. Kita harus siap jika Tuhan menghendaki
kita sendiri untuk pergi. Jika kita berdoa untuk orang yang
kekurangan, kita harus siap jika Tuhan menghendaki kita sendiri
sebagai saluran berkat bagi orang tersebut.
PENUTUP
Saudara-saudara, menjadi pendoa syafaat merupakan satu bentuk
pelayanan yang sangat penting dan besar artinya. Namun demikian,
untuk menjadi pendoa syafaat yang baik bukan hal mudah. Hari ini
kita telah belajar dari Nehemia untuk menjadi pendoa syafaat yang
baik. Marilah kita ikuti teladan Nehemia. Kita dapat menjadi seperti
Nehemia. Kita akan memiliki suatu relasi rohani yang indah dengan
Tuhan dan sesama kita.
Diedit dari sumber:
Judul Artikel: Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik
Penulis : Moses David Livingstone
URL : Situs 5Roti2Ikan
==> http://www.5roti2ikan.net/mimbar/21/
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
e-KJDN (Kalender Jaringan Doa Nasional)
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-kjdn/
==> http://www.sabda.org/misi/
==> <[EMAIL PROTECTED]>
Rindukah Anda untuk senantiasa mendoakan Indonesia? Untuk mendukung
kerinduan Anda, publikasi e-KJDN hadir bagi Anda. e-KJDN (Kalender
Jaringan Doa Nasional) berisi pokok-pokok doa harian yang
diterbitkan setiap bulan sekali melalui email oleh Jaringan Doa
Nasional bekerja sama dengan e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh
Indonesia). Pokok-pokok doa dari e-KJDN, terbagi dalam 5 kategori:
Situasi Indonesia, Jaringan Kebersamaan,
Suku-suku, Kota-kota, Kawasan 10/40
diharapkan dapat mendorong kita untuk tetap setia menjadi pendoa
syafaat bagi Indonesia!
ASSIST NEWS SERVICE
==> http://sheperd.com/assist/
==> http://sheperd.com/assist/us/subscribe.htm (subscribe online)
ASSIST News Service, yang dipimpin oleh Dan Wooding (seorang
jurnalis internasional dan pendiri ASSIST Ministries), menyediakan
informasi harian, berita kesaksian dan pokok-pokok doa dari berbagai
sumber di seluruh dunia. Jurnal yang dikirimkan secara gratis via
email ini juga menampilkan laporan-laporan seputar misi, pelayanan-
pelayanan di seluruh dunia, dan peristiwa-peristiwa terbaru yang
ditinjau dari perspektif Kristen. Melalui situs ini kita bisa
belajar berdoa syafaat dengan informasi yang tepat dan jelas.
EASTERN EUROPEAN PRAYER FOCUS
==> http://www.strategicprayer.org/
==> <[EMAIL PROTECTED]> (subscribe)
Eastern European Prayer Focus menampilkan peristiwa-peristiwa dan
berita-berita seputar Eropa Timur dan Rusia yang dapat dijadikan
bahan pokok doa yang berguna bagi para pendoa syafaat. Berita-berita
ini dikumpulkan oleh saudara-saudara seiman yang tinggal di Eropa
Timur dan didistribusikan oleh Global Harvest Ministries. Dengan
mengetahui informasi tentang saudara-saudara kita di Eropa Timur,
rindukah Anda mendukung mereka dalam doa?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
K O N G O
Pokok Doa Dunia hari ini akan kita mulai dengan Republik Demokratik
Kongo, dimana pemerintah telah menandatangani persetujuan berbagi
kekuasaan dengan para pemberontak. Persetujuan itu bertujuan untuk
mengakhiri konflik empat tahun dimana sudah lebih dari 2 juta orang
meninggal. Petugas World Vision, Tex Lanier, mengatakan mereka
berharap dapat melanjutkan pekerjaan mereka untuk membantu membangun
kembali infrastruktur negeri yang mengalami kehancuran ini.
"Dalam segala hal yang dilakukan World Vision, kami selalu
membawa Injil kepada orang-orang. Injil, dalam pandangan kami,
memiliki dua bentuk: perbuatan dan perkataan. Kami tentu saja
menunjukkan perbuatan kepada orang-orang ini dengan memberi makan
yang lapar dan menolong yang miskin. Injil dalam perkataan juga
sangat mungkin untuk dilakukan."
Lanier meminta orang-orang percaya untuk berdoa bagi para pekerjanya
di daerah itu, juga bagi penduduk yang selamat dari malapetaka.
"Yang pasti saya ingin orang-orang berdoa untuk persetujuan damai
yang baru ditandatangani beberapa hari yang lalu agar sungguh-
sungguh dijalankan, dan kedua belah pihak menghormati persetujuan
itu. Doakan agar Raja Damai membawa kedamaian, dan kedamaian itu
akan langgeng."
Sumber: Mission Network News, Dec 30th, 2002
* Berdoa agar tidak ada pihak-pihak yang berusaha membatalkan
perjanjian perdamaian yang telah dicapai. Doakan agar setiap pihak
bisa menerima dan mendukung persetujuan tersebut.
* Doakan agar setiap pelayanan World Vision dapat digunakan untuk
menjadi sarana yang menjangkau penduduk Kongo.
M O N G O L I A
Semua tuduhan telah dijatuhkan kepada para penatua "Church of All
Nations" (Gereja Segala Bangsa) di distrik Bayangol, wilayah
Ulaanbatar, Mongolia. Para penatua gereja menerima tuduhan-tuduhan
melakukan tindak kriminal dan penyitaan atas semua perpuluhan serta
persembahan karena gereja tersebut tidak terdaftar. Segala usaha
untuk mendaftarkan gereja tersebut sejak tahun 1999 ternyata telah
diabaikan. Para jemaat gereja berterima kasih kepada semua orang
yang telah mendoakan mereka. Jemaat gereja tersebut juga terus
meminta dukungan doa karena gereja ini sedang mengurus proses
registrasi. Pemerintahan Mongolia telah bekerja sedemikian rupa
untuk menghambat pertumbuhan kekristenan di negara tersebut. Namun
di samping masalah-masalah yang terjadi, "Church of All Nations"
telah pindah ke tempat yang lebih luas dan jemaatnya terus mengalami
pertumbuhan.
Sumber: Voice of the Martyrs, December 20, 2002
* Terus dukung dalam doa khususnya untuk proses registrasi "Church
of All Nations". Doakan agar Allah melembutkan hati pemerintah
Mongolia dalam memberikan ijin kepada gereja ini.
* Bersyukur atas pertumbuhan dan kemajuan yang dialami oleh "Church
of All Nations" di tengah masalah yang mereka hadapi saat ini.
C I N A
Seorang pemimpin Kristen di Cina, yang mendirikan sekolah Alkitab
dengan bantuan Christian Aid Mission pada tahun 1994, menceritakan
tentang pengaruh sekolah tersebut baik di antara pelatih maupun bagi
masyarakat sekitarnya. Sekolah dan gedung gereja -- yang dibangun
dalam waktu 52 hari -- telah menjadi model bagi pelatihan alkitabiah
di negara tersebut. Menggunakan sekolah ini sebagai contoh, para
peserta pelatihan telah memulai 30 pusat pelatihan Alkitab. Dalam
kurun waktu 7 tahun, ribuan orang Kristen telah dilatih dalam
kepemimpinan. Mereka dipersiapkan untuk mengelola 6.000 gereja yang
ada. "Pengaruh dari sekolah-sekolah Alkitab sungguh luar biasa,"
kata seorang pemimpin.
"Jumlah dan pengaruh sekte dan ajaran sesat telah berkurang....
meningkatnya hubungan antara gereja-gereja bawah tanah yang tidak
terdaftar dengan gereja-gereja yang secara resmi terdaftar dalam
pemerintahan.... semakin matangnya pertumbuhan kehidupan rohani
para jemaatnya.... dan pendirian sekolah-sekolah Alkitab, telah
mengembangkan tingkat pengajaran mereka. Sekolah tersebut juga
mengirimkan para guru untuk melatih para murid di tempat-tempat
lain."
Pemimpin tersebut juga menambahkan bahwa sementara para umat percaya
"masih menghadapi banyak tekanan dan kekerasan serta kesulitan,
namun hati mereka telah tergerak oleh dukungan doa dan semangat
dari semua umat Kristen di segenap penjuru dunia."
Sumber: What in The World ... is God Doing? Dec 31st, 2002
* Bersyukur atas perkembangan kekristenan di Cina dan dampak luar
biasa yang diberikan oleh para peserta pelatihan Alkitab.
* Berdoa supaya para peserta pelatihan dapat terus memberikan
pemuridan bagi orang-orang yang lain serta memberikan pengaruh
yang baik bagi masyarakat sekelilingnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
NAIKNYA HARGA BBM, TARIF TELEPON DAN LISTRIK
--------------------------------------------
Naiknya harga BBM, tarif telepon dan listrik di awal tahun 2003
ini telah mengundang keresahan di masyarakat, sehingga terjadi
banyak demo dan adu pendapat. Ada banyak kalangan, dengan
mengatasnamakan dirinya sebagai wakil rakyat kecil, tidak setuju
dengan kenaikan ini. Alasannya, rakyat kecil akan semakin dirugikan,
karena kenaikan harga BBM biasanya akan diikuti dengan kenaikan
harga berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari, termasuk
transportasi, dll. Sementara ada sebagian kalangan lain berpendapat
ini adalah hal yang wajar dan memang seharusnya terjadi agar negara
Indonesia keluar dari krisis yang berkepanjangan. Bagaimana kita,
sebagai orang Kristen harus bersikap dalam hal ini? Marilah kita
berdoa untuk keadaan yang meresahkan ini:
* Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat bijaksana yang dari atas
kepada mereka yang duduk di pemerintahan, terutama Presiden
Megawati dan Wakil Presiden Hamzah Has agar terjadi komunikasi
yang lebih baik, baik antara para pejabat maupun dengan rakyat.
* Doakan agar demo-demo yang terjadi dapat menjadi pemicu bagi
pemerintah untuk memperhatikan aspirasi rakyat sehingga dapat
mendorong terjadinya pembenahan-pembenahan yang berarti di tingkat
pemerintahan atas dan bawah.
* Doakan agar pemerintah dapat mengoreksi diri atas kekurangan-
kekurangan yang ada. Biarlah Tuhan mengetuk hati nurani para
pemimpin agar memiliki kerinduan untuk menciptakan pemerintahan
yang adil dan bersih.
* Berdoa untuk para mahasiswa demonstran yang merasa "peduli" dengan
masalah yang menimpa masyarakat kalangan bawah. Doakan agar mereka
dimotivasi oleh ketulusan hati untuk menjadi suara hati rakyat
dan tidak membiarkan dirinya ditunggangi oleh pihak-pihak yang
tidak bertanggungjawab.
* Untuk demonstrasi-demonstrasi yang terjadi di berbagai tempat,
doakan agar para oknum yang terlibat tidak melakukan pengrusakan-
pengrusakan yang bersifat anarkis. Juga doakan agar para polisi
yang menjaga keamanan demonstrasi tidak terpicu oleh kemarahan
dan tindakan-tindakan yang emosionil.
* Doakan supaya semua rakyat Indonesia dari berbagai lapisan dapat
menerima kenyataan ini dengan lapang dada demi kepentingan negara.
Mereka terus berjuang untuk mempertahankan hidup dalam situasi
yang sulit ini.
* Berdoa agar masyarakat umum bersatu padu dalam memerangi
kemiskinan, ketidakjujuran dan ketidakadilan yang terjadi di
masyarakat umum. Biarlah umat Tuhan dan gereja di dunia ini dapat
menjadi terang-Nya untuk memberikan contoh dan teladan bagi
masyarakat sekelilingnya.
Sumber: televisi dan surat kabar
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~
Dari: "Sheila I." <Ika@>
>Dear Redaksi, apakah ada panduan yang berisi pokok-pokok doa agar
>dapat kita doakan? Kalau ada tolong beri tahu, biar nanti saya
>menyebarkan ke teman-teman seiman di kantor.
>Terima kasih
>Ika
Redaksi:
Salah satu sajian penting dalam publikasi e-JEMMi ini adalah bahan
doa. Jika Anda berlangganan e-JEMMi, maka secara rutin Anda akan
mendapatkan artikel dan kesaksian-kesaksian misi serta bahan-bahan
doa yang dapat Anda doakan, baik secara pribadi atau kelompok
(persekutuan/gereja). Selain itu Anda juga dapat berlangganan
publikasi e-KJDN yang juga berisi bahan-bahan doa, diterbitkan
sebulan sekali (lihat kolom Sumber Misi). Bahan-bahan dalam
dua publikasi di atas dapat Anda cetak dan bagi-bagikan kepada
teman-teman kantor agar dapat didoakan bersama-sama. Selamat berdoa!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
* What In The World ... http://www.cmd.org.nz/what
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmy, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________
"Doa -- Kasih yang Bertumpu pada Lutut."
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
