*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Juli 2003, Vol.6 No.29 *=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Tantangan dalam Hal Memenangkan Anak-anak
o [Profil/Sumber Misi] : Penginjilan Anak -- Misi Anak,
The Story of Jesus for Children,
Orphan Sunday, Cry From The Streets,
Misi Anak dalam e-JEMMi
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Ukraina, Brazil, Amerika Serikat
o [Doa Bagi Indonesia] : Sekolah Minggu di Indonesia
o [Dari Meja Redaksi] : Program Intensif 2003 -- STTRII
o [Surat Anda] : Bagaimana Menginjili Anak Batita?
o [URLs Edisi Ini]*********************************************************************** Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks. ***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam dalam kasih Kristus.
Tanggal 23 Juli 2003 diperingati sebagai HARI ANAK NASIONAL. Bertepatan dengan peringatan tersebut, edisi e-JEMMi akan ikut berpartisipasi merayakannya dengan menyajikan sajian khusus tentang pelayanan penginjilan untuk anak-anak. Pertanyaan-pertanyaan teologis yang sering muncul ketika kita melayani anak-anak adalah "Kapan anak-anak harus mulai belajar tentang perlunya keselamatan pribadi?", "Apakah berita Injil perlu dikenalkan kepada anak-anak sejak dini?", "Bagaimana mengatasi tantangan dalam memenangkan anak- anak itu bagi Kristus?", "Kapankah seorang anak harus diminta mengambil keputusan untuk menerima Kristus?" Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda bisa menyimak Artikel Misi edisi ini yang mengulas tentang "Tantangan dalam Hal Memenangkan Anak-anak".
Selain memberitakan Injil kepada anak-anak yang lahir dari keluarga Kristen (Kristen sejak lahir), gereja-gereja, organisasi Kristen, dan masyarakat Kristen juga perlu membuka mata untuk memperhatikan anak-anak yang belum mengenal Kristus, terutama yang hidupnya kurang beruntung. Mereka adalah anak-anak yatim piatu, anak-anak jalanan, anak-anak yang tinggal di daerah-daerah yang dilanda kelaparan, perang, penyakit, dsb. Bagaimana kita bisa menolong anak-anak itu baik secara jasmani maupun rohani sehingga mereka bisa memiliki harapan untuk masa depan mereka? Tiga kesaksian dalam kolom Doa Misi Bagi Dunia, kami harap dapat membuka mata kita untuk menjangkau dan melayani anak-anak "terlantar" yang ada di sekitar kita. Bagi Anda yang belum dapat terlibat langsung dalam pelayanan untuk menjangkau anak-anak ini, marilah kita bawa mereka ke hadirat Tuhan melalui doa- doa kita. Allah yang mengasihi anak-anak dan yang mendengar doa juga akan berkarya melalui doa-doa kita.
Selamat melayani.
Redaksi e-JEMMi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ ARTIKEL MISI ~~
TANTANGAN DALAM HAL MEMENANGKAN ANAK-ANAK
=========================================Apabila Saudara mengajar anak-anak, maka suatu pintu kesempatan yang indah sekali terbuka di hadapan Saudara. Sudah terlalu lama gereja gagal dalam melihat adanya kemungkinan besar untuk mencapai anak- anak bagi Kristus dan untuk mendidik mereka pada jalan yang benar sejak kecilnya. Orang-orang Kristen yang tulus kepercayaanya pun telah menganggap anak-anak "tak cakap" untuk mengerti Alkitab dan tidak mampu menanggapi Firman Allah. Cara-cara mengajar yang kurang baik dan ketidaksabaran orang dewasa telah meniadakan suatu kesempatan yang besar untuk memberitakan Injil kepada mereka.
Aliran gereja-gereja Injili telah bertahun-tahun memperdebatkan kemampuan seorang anak untuk mengerti dan menerima keselamatan. Berikut ini ada beberapa pertanyaan yang seringkali diajukan:
1. Bilakah anak-anak harus mulai belajar tentang perlunya
keselamatan pribadi?
------------------------------------------------------
Belum lama berselang telah terbit minat yang baru untuk mengajar
Firman Allah kepada anak yang belum bersekolah. Bagi mereka yang
menganggap Alkitab adalah "kitab orang dewasa", maka usaha ini
boleh jadi kelihatan sebagai pemborosan waktu dan tenaga.
Sekalipun demikian, pengalaman sedang menunjukkan bahwa anak-anak
pada usia yang muda sudah memiliki kemampuan untuk memperoleh
pengertian yang sederhana, namun tepat tentang Allah dan kasih-
Nya akan orang-orang berdosa. Para pendidik Kristen menyarankan
agar pengajar-pengajar yang amat cakap dan pandai dipilih untuk
tingkat usia yang lebih muda guna mengembangkan potensi tersebut. Para ahli ilmu jiwa menyarankan bahwa kemampuan terbesar untuk
menerima informasi dan menyimpan pengetahuan adalah pada awal
masa kanak-kanak. Pada masa itu pikiran anak masih terbuka kepada
bermacam-macam pengaruh. Alangkah baiknya bila menggunakan
kesempatan ini untuk mengajar anak itu tentang Allah! Pada usia
yang lebih lanjut, prasangka akan menyaring segala informasi yang
diterimanya sehingga sukar bagi beberapa anak menerima Injil
kasih. Sedangkan pengajaran yang lebih formil biasanya tidak
dimulai sebelum anak-anak mencapai usia kira-kira dua tahun,
namun, banyak pengajar Kelas Bayi telah berhasil memberikan dasar-
dasar kebenaran rohani kepada anak-anak yang belum berusia dua
tahun melalui kegiatan-kegiatan bermain. 2. Kapankah seorang anak harus diminta mengambil keputusan untuk
menerima Kristus?
-------------------------------------------------------------
Tiap-tiap anak mempunyai kepesatan perkembangan yang berbeda --
jasmaniah, mental, dan rohaniah. Adalah sulit dan tidak bijaksana
untuk mencari suatu patokan kronologis (berdasarkan waktu) yang
harus cocok bagi setiap anak. Ada anak-anak yang sekitar usia
lima tahun sanggup membuat penyerahan yang berarti dan tepat
kepada Kristus. Anak-anak lain memerlukan lebih banyak waktu
berkembang dan menjadi dewasa. Latar belakang juga memainkan
peranan penting dalam hal ini. Anak-anak yang dibesarkan dalam
rumah tangga Kristen seringkali lebih sanggup untuk mengerti
rencana keselamatan, oleh sebab, dalam rumah tangga mereka
diadakan ibadah keluarga dan pelajaran Alkitab secara teratur. Akan tetapi, jalan Roh Kudus bukanlah jalan manusia. Banyak orang
bersaksi tentang pengalaman-pengalaman pertobatan sejati pada
usia yang muda, bahkan tanpa mendapat pengajaran yang saksama.
Walaupun mungkin peristiwa-peristiwa ini adalah perkecualian,
namun kita harus menerima kedaulatan Roh Kudus untuk bekerja
sebagaimana yang dikehendaki-Nya. 3. Mengapa anak-anak seringkali maju ke depan bila undangan untuk
menerima keselamatan diberikan?
--------------------------------------------------------------
Mereka yang bekerja di kalangan anak-anak berulang kali
menghadapi soal ini, anak-anak selalu tertarik oleh undangan
untuk menerima Yesus, padahal mereka sudah pernah menerima Dia.
Marjorie Soderholm mengajukan beberapa sebab bagi
kesalahmengertian ini:
a. Anak itu tidak mengerti istilah-istilah yang didengar olehnya.
b. Ia mengambil keputusan ini, karena takut.
c. Ia tidak mengerti apa yang dimaksud dengan dosa; karena itu ia
sebenarnya tidak merasa memerlukan Juruselamat.
d. Ia tidak mengetahui bahwa keputusan untuk menerima Kristus
sebagai Juruselamatnya hanya perlu dibuat sekali saja.
e. Mungkin pada saat ia tampil ke depan, ia merasa bersalah atas
satu "kenakalan" khusus yang telah dibuatnya.
f. Ia ikut orang banyak.
g. Ia mengambil keputusannya berdasarkan suatu cerita.
h. Ia ingin menyenangkan hati gurunya.
i. Ia lelah duduk.
j. Ia mudah bereaksi terhadap cerita-cerita yang penuh emosi.
k. Tidak ada orang yang mengajar dia, sesudah ia menerima
Kristus! Jadi tindakan anak maju menerima Kristus berulang kali adalah
akibat cara-cara pendekatan yang kurang bijaksana dan sembarangan
terhadap hal mengajar. Mungkin orang dewasa, dan bukan anak-anak
yang harus disalahkan atas tindakan sedemikian itu.Memenangkan seorang anak berarti menyelamatkan hidup yang masih utuh. Hal itu berarti menggunakan kesempatan yang terbesar untuk membangun kerajaan Allah. Di mana-mana saja ada anak, di rumah-rumah yang bobrok, di kompleks perumahan pemerintah, di daerah perumahan kalangan atas, di pedusunan, di tempat bermain dan di mana saja orang berada. Banyak anak sedang menunggu adanya kasih, pengertian dan belas kasihan.
Bahan diedit dari sumber: Judul Buku: Penginjilan di Sekolah Minggu Penulis : Richard L. Dresselhaus Penerbit : Gandum Mas, Malang Halaman : 9 - 13
[Artikel ini dikutip dari e-BinaAnak edisi 095/2002. Isi lengkap dari edisi ini bisa diakses dalam Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen) dan Situs SABDA.org di alamat: ==> http://www.sabda.org/pepak/e-binaanak/095/ ==> http://www.sabda.org/pepak/pustaka/020252/ ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/095/ Jika Anda seorang guru Sekolah Minggu dan tertarik untuk berlangganan publikasi e-BinaAnak, silakan mengirim email ke: ==> <[EMAIL PROTECTED]> [subscribe] ]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
PENGINJILAN ANAK -- MISI ANAK ==> http://www.sabda.org/pepak/topik/08/ ==> http://www.sabda.org/pepak/ [Situs PEPAK] "Penginjilan Anak - Misi Anak" adalah salah satu topik dari 20 topik yang tersedia dalam Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen). Halaman "Penginjilan Anak - Misi Anak" berisi berbagai tulisan yang membahas tentang pelayanan misi melalui anak dan bagaimana melakukan penginjilan untuk anak. Ada total 17 tulisan yang bisa Anda akses dari halaman ini. Salah satu tulisannya telah Anda simak dalam kolom Artikel Misi di atas. Segera akses halaman ini karena pasti sangat bermanfaat bagi Anda semua yang saat ini terlibat dalam pelayanan anak dan menjadikan penginjilan sebagai salah satu program utama pelayanan Anda.
THE STORY OF JESUS FOR CHILDREN ==> http://www.jesusforchildren.org Film YESUS versi anak (The Story of Jesus for Children) telah tersebar di seluruh dunia untuk menarik banyak anak kepada Yesus. Film YESUS versi anak bertujuan untuk menjangkau anak-anak berusia di antara 4-14 tahun dan mengenalkan mereka kepada Kristus. Banyak anak pada usia tersebut terabaikan dan terhilang karena penderitaan yang mereka alami. Generasi belia ini perlu mengenal dan mengalami kasih Yesus dalam kehidupan mereka. Karena itu, film YESUS versi anak ini dapat dipakai sebagai alat untuk menjangkau mereka.
Film YESUS versi anak dibentuk berdasarkan segmen dari film YESUS yang asli dan diberi tambahan khusus yang mengutamakan anak-anak. Secara garis besar, film ini berisi tentang kisah 6 orang anak (Benjamin, Caleb, Sarah, Joel, Leah, dan Nathan) yang hidup di jaman Yesus. Sebagian dari anak-anak itu memiliki orang tua yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan sebagian lagi dari keluarga yang tidak mengenal Yesus. Anak-anak itu mengikuti perjalanan Yesus untuk melihat apa saja yang dilakukan Yesus. Bagaimana reaksi mereka saat menyaksikan Yesus melakukan mujizat-mujizat, saat Dia dikhianati, diputuskan bersalah, disalib, mati, dan dikuburkan. Namun, mereka tetap ingat tentang janji Yesus dan percaya bahwa suatu saat nanti mereka akan bertemu dengan-NYA lagi.
Diharapkan bahwa film yang berdurasi selama 62 menit tersebut dapat menolong para orang tua dan guru untuk belajar tentang bagaimana mengenalkan anak-anak mereka kepada Kristus. Bersyukur karena versi anak-anak ini telah diterjemahkan dalam 10 bahasa termasuk bahasa Indonesia. Doakan proses penerjemahan dalam banyak bahasa yang masih sedang dilakukan dan direkam pada tahun ini.
ORPHAN SUNDAY ==> http://www.orphansunday.org Minggu, 5 oktober 2003, akan diperingati sebagai Orphan Sunday (Minggu bagi Yatim Piatu) -- hari untuk menggugah kesadaran komunitas-komunitas Kristen dalam menyikapi bertambahnya jumlah anak-anak yatim piatu di seluruh negara di dunia. Menurut laporan Children on the Brink 2002 yang dipelopori oleh U.S. Agency for International Development, populasi total anak yatim piatu di seluruh negara di dunia akan mencapai jumlah 106 juta pada tahun 2010 nanti. Hal ini akan menimbulkan krisis yang membutuhkan perawatan anak secara global dalam skala yang sangat besar. Gary Schneider, pimpinan penyelenggara Orphan Sunday, bahkan mengatakan, "Kematian orang tua anak-anak yatim piatu itu yang disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya: HIV/AIDS, penyakit-penyakit menular, perang sipil, konflik-konflik regional, kelaparan, dan peristiwa- peristiwa tragis lainnya, telah mengakibatkan populasi anak-anak yatim piatu meningkat dan penderitaan serta keputusasaan akan pengharapan untuk masa depan semakin nyata." Informasi lebih lengkap tentang bagaimana Anda dan gereja Anda dapat terlibat dalam peringatan Orphan Sunday ini, bisa Anda dapatkan dengan berkunjung ke situs web di atas.
CRY FROM THE STREETS ==> http://www.ywamcommect.com/sites/childrenatrisk Bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan untuk anak-anak jalanan, ada satu buku bagus yang bisa menambah referensi Anda. Buku dengan judul "Cry From The Streets" adalah karya Jeannette Lukasse yang mengulas tentang pelayanan untuk anak-anak jalanan dan keluarga-keluarga yang tinggal di wilayah-wilayah kumuh. Tulisan-tulisan dalam buku ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis saat melayani bersama YWAM di wilayah Belo Horizonte Brazil. Anda bisa membaca bab pertama dari buku ini secara online saat mengakses alamat di atas.
MISI ANAK DALAM e-JEMMi e-JEMMi pernah mengulas tentang pelayanan anak dalam edisi 24/2002 dan 09/2003. Dalam edisi tersebut di-review sumber-sumber misi yang memfokuskan pada pelayanan untuk anak-anak, antara lain:
e-BINAANAK dan Milis Diskusi e-BINAGURU ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/ ==> e-BinaAnak : <[EMAIL PROTECTED]> ==> e-BinaGuru : <[EMAIL PROTECTED]>
CHILDREN'S BIBLE HOUR ==> http://www.gospelcom.net/cbh/
CHILD EVANGELISM FELLOWSHIP ==> http://www.gospelcom.net/cef
PRAYER KIDS CLUBS ==> http://www.prayerkids.org
e-JEMMi edisi 24/2002 dan 09/2003 - Mengenalkan Misi pada Anak ==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2002/24/ - Ketika Anak-anak Berdoa ==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/09/
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
U K R A I N A
Missions Insider Report dari Christian Aid melaporkan tentang kasih
Tuhan kepada anak-anak remaja Ukraina berkaitan dengan pelayanan
Dr. Roman Korniyko -- pendiri dan pemimpin Father's House di Kiev.
Dua remaja diceritakan telah melarikan diri dari rumahnya. Tak
berapa lama kemudian mereka tertangkap karena mencuri dan kemudian
dihukum penjara. Dr. Korniyko menunjukkan kasih Tuhan kepada mereka
dengan secara teratur mengunjungi dan membawakan makanan untuk
mereka. Kedua remaja ini tidak merasa tertarik dengan Injil, mereka
hanya tertarik pada makanan. Untuk beberapa waktu Dr. Kornyko
memutuskan untuk tidak mengunjungi mereka lagi. Namun, pada suatu
malam, Dr. Kornyko bersaksi,
"Tuhan membangunkan dan menyuruh saya untuk mengunjungi-Nya di
penjara. Saya menangkap maksud Tuhan tersebut yang menghendaki
saya mengunjungi kedua remaja itu."
Kedua remaja itu ternyata menunjukkan perubahan perilaku. Salah satu
dari mereka mengatakan bahwa semalaman ia berseru kepada Tuhan,
"Tuhan, jika Engkau ada dan masih menyayangi aku, buatlah aku
mengerti tentang semua ini." Kedatangan Dr. Korniyko adalah jawaban
Tuhan atas doanya -- dan remaja ini didoakan untuk menerima Kristus.
Campur tangan Tuhan yang ajaib sungguh nyata dalam berbagai aspek.
Sekarang kedua remaja ini tinggal di Father's House yang telah
ditempati oleh lebih dari 100 anak jalanan. Father's House juga
menyediakan makanan secara gratis selama enam hari dalam seminggu
bagi 500 anak jalanan. Father's House adalah salah satu pelayanan
yang menampung anak-anak jalanan dan pelayanan serupa juga ada di
25 kota lainnya di Ukraina.
Sumber: Missions Insider Report
* Berdoa untuk Dr. Roman Korniyko dan para pekerja dan pelayanan
Father's House dalam menolong anak-anak jalanan di Ukraina.
* Doakan agar anak-anak ini bisa menemukan sumber kasih sejati dari
Kristus Yesus yang sanggup menghapus kesedihan dan kepedihan hati
mereka.
* Kiranya Tuhan menolong anak-anak itu dengan memberikan ketekunan
dalam mendapatkan ketrampilan dan pekerjaan agar mereka bisa
mendapatkan kehidupan yang lebih layak. B R A Z I L
Anak-anak jalanan di Brazil menjadi fokus pelayanan dari BCM
International. BCM adalah suatu pelayanan yang menggunakan Bible
Clubs dan lebih mengutamakan untuk memimpin orang-orang agar
mengenal Yesus. Maria Gusmao, salah seorang anggota BCM, mengatakan
bahwa kebutuhan untuk penginjilan semacam ini sangat besar. "Lebih
dari 20 juta adalah anak-anak jalanan. Mereka tersebar di berbagai
tempat. Dimana pun Anda di jalan, Anda akan bertemu dengan anak-anak
jalanan. Mereka ada di jalanan untuk meminta makanan dan uang.
Bahkan mereka bisa mencuri jika Anda tidak berhati-hati." Gusmao
mengatakan BCM International telah melihat keberhasilan saat
menyampaikan Kabar Baik pada anak-anak jalanan yang masih muda ini.
"Sekarang, kami mempunyai 19 Bible Clubs di berbagai perkampungan
kumuh dan kami menjangkau lebih dari 500 anak jalanan. Tujuan kami
tahun ini adalah menambah 20 Bible Club lagi." Masih dibutuhkan
banyak pekerja dan juga dana agar program ini dapat berkembang lebih
pesat.
Sumber: Mission Network News, June 26th, 2003
* Bersyukur atas pelayanan BCM International yang memperhatikan anak-
anak jalanan sebagai fokus utama pelayanan mereka. Berdoa agar
melalui pelayanan ini banyak anak jalanan bisa mendapat kesempatan
untuk mengenal kasih Yesus.
* Doakan untuk kebutuhan pekerja dan juga dana yang diperlukan untuk
mengembangkan program Bible Clubs bagi anak-anak jalanan di
Brazil ini.
* Berdoa juga untuk gereja/organisasi Kristen di Brazil agar mereka
bersatu dalam melakukan pelayanan yang menjangkau anak-anak
jalanan. Doakan supaya kasih Tuhan nyata untuk mempersatukan
mereka. A M E R I K A S E R I K A T
Anak-anak di Amerika Serikat yang berusia 7 - 9 tahun telah
menangkap visi tentang misi penginjilan outreach dalam acara yang
diselenggarakan oleh Teen Mission International. Baru-baru ini Teen
Mission International mengadakan perkemahan spesial yang disebut
"Peanut Boot Camp". Perkemahan ini bertujuan untuk mengenalkan
penginjilan dan cara-caranya ber-PI kepada anak-anak yang akan
menginjak usia remaja. Anak-anak yang masih muda ini melayani di
rumah-rumah perawatan dan membuat kue-kue kering untuk kantor polisi
lokal setempat. Seorang pekerja Teen Missions mengatakan bahwa salah
seorang dari remaja itu telah mensharingkan Injil kepada wakil
kepala polisi setempat.
Sumber: Mission Network News, July 1st, 2003
* Doakan agar kegiatan ini memberi keberanian bagi anak-anak yang
menginjak usia remaja tersebut untuk mensharingkan Injil dan iman
mereka kepada banyak anak lain.
* Berdoa supaya cara kreatif ini bisa menolong mereka untuk mengenal
pelayanan misi bagi bangsa-bangsa di kelak kemudian hari.~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
Sekolah Minggu di Berbagai Gereja di Indonesia
----------------------------------------------
* Naikkan syukur atas semakin giatnya pelayanan sekolah minggu di
gereja-gereja. Berdoa agar gereja-gereja semakin menyadari
pentingnya pelayanan sekolah minggu ini dalam rangka mendidik dan
melatih generasi-generasi penerus gereja. * Berdoa agar Allah menyiapkan hati anak-anak itu supaya benih-benih
Injil yang ditaburkan bisa bertumbuh subur seiring dengan
pertumbuhan kedewasaan mereka. * Doakan setiap pelayan anak dan para guru sekolah minggu dalam
mendidik anak-anak sekolah minggu. Doakan agar mereka memiliki
visi Amanat Agung Yesus Kristus, agar memiliki semangat
penginjilan yang besar. * Berdoa untuk program pelayanan penginjilan anak yang dilakukan
oleh gereja-gereja di berbagai tempat di Indonesia. Berdoa agar
gereja terus memperlengkapi mereka dengan pengetahuan Firman yang
dalam sehingga dapat memberikan bekal yang kaya bagi pelayanan
mereka. * Doakan untuk alat-alat/sarana yang dipakai untuk memberitakan
Injil kepada anak-anak, baik film, bazar, pekan anak-anak dll. * Doakan juga untuk setiap gereja/organisasi Kristen yang mempunyai
pelayanan untuk menjangkau anak-anak "terlantar" -- anak-anak
yatim piatu; anak-anak jalanan; anak-anak yang tinggal di daerah-
daerah yang dilanda kelaparan, perang, penyakit; dsb. Berdoa agar
setiap pelayanan yang mereka lakukan bisa menolong anak-anak itu
untuk mempertahankan hidup dan mengenal kasih Yesus.~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DARI MEJA REDAKSI ~~
PROGRAM INTENSIF 2003 -- STT Reformed Injili Indonesia
1) EVANGELISM EXPLOSION
Tgl.: 4-8 Agustus 2003, pk. 08.30 - 12.00 WIB
Oleh: Pdt. Didi Tirtowidjojo, Th.M.
Deskripsi mata kuliah:
Kuliah ini disediakan untuk memperlengkapi orang-orang percaya
dengan prinsip-prinsip utama Penginjilan Pribadi. Metode yang
istimewa ini sudah dikembangkan oleh Pdt. Dr. James Kennedy dari
Coral Ridge Presbyterian Church di Florida USA dan sudah terbukti
sangat efektif. 2) MENGENAL DAN MENGHIDUPI CHRISTIAN ARTS OF LIVING
Tgl.: 4-9 Agustus 2003, pk. 08.30 - 12.00 WIB
Oleh: Pdt. Yakub B. Susabda, Ph.D. dan Tim Dosen STTRII
Deskripsi mata kuliah:
Kuliah ini merupakan pembekalan bagi setiap orang Kristen untuk
dapat hidup secara utuh sebagai umat Kristiani di tengah
dunia. Dalam kuliah ini akan dibahas prinsip-prinsip utama
dibelakang alasan hidup dan tujuan jidup orang yang sudah
diselamatkan, begitu juga alasan dan tujuan pembentukan keluarga,
kerja, pelayanan, dan sebagainya. * Kuliah-kuliah intensif ini dapat diikuti oleh mahasiswa/i, S.Th.,
M.A., dan M.Div. serta dapat diikuti sebagai pendengar oleh
pemimpin gereja/yayasan Kristen dan hamba Tuhan.
* Biaya Kuliah:
Rp. 200.000,- (belum termasuk biaya akomodasi dan konsumsi)
* Pendaftaran dan Informasi:
Iyun/Christy pada hari kerja (Senin-Sabtu),
Jl. Kemang Utara IX/10, Warung Buncit, Jakarta Selatan 12760.
Telp. (021) 7982819, (021) 7990357 ; Fax. (021) 7987437
==> e-mail: <[EMAIL PROTECTED]>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ SURAT ANDA ~~
Sehubungan dengan topik tentang pelayanan anak, maka berikut ini adalah kutipan email beserta tanggapannya yang diambil dari hasil diskusi Milis e-BinaGuru (wadah berkumpulnya para aktivis pelayanan anak). Melalui kutipan ini, kami harap para pelayan anak dapat menimba ide dan pengalaman untuk memenangkan anak-anak bagi Kristus.
Dari: Taruna T. <taswin@> >Hai, ... Kawan sekerja Allah di ladangNya >==cut== >Bisa efektifkah kita menceritakan keselamatan pada baby yang secara >otak ia belum memahami kata-kata atau pada anak Batita yang mungkin >pengertiannya belum sampai bisa memahami arti Keselamatan? >Kapan sebenarnya kita mulai menceritakan Injil dan berita >Keselamatan pada seorang anak? >Apakah rekan-rekan ada pengalaman memberitakan Injil pada baby? >pada Batita? Bagaimana cara yang efektif? > >Nah rekan-rekan saya mengajukan pertanyaan yang terbuka untuk semua >pendapat. Semata-mata karena melihat "Tantangan" bagi adik-adik >kita di jaman yang makin "ganas", "agresif" dan "percepatannya" >makin tinggi. Saya rindu adik-adik kita diselamatkan sedini >mungkin! >Salam rekan sekerja >Taswin T.
Tanggapan dari Meilania -- Moderator Milis Diskusi e-BinaGuru: -------------------------------------------------------------- Saya ingin share sedikit apa yang pernah saya baca dan alami sendiri soal "menginjili" anak batita.
Memang benar, anak batita dilihat dari kemampuan berpikirnya belum dapat memahami dengan baik konsep keselamatan.
Jadi, cerita yang panjang lebar tentang kejatuhan manusia dalam dosa, nubuat kedatangan Mesias hingga penggenapannya, belum saatnya untuk dijelaskan pada mereka. Dan saya yakin BUKAN ini yang dibutuhkan oleh anak batita.
Anak batita sebaiknya "diinjili" dengan cara: KASIH dan TELADAN.
Anak batita belajar banyak dari orang yang paling dekat dengannya -
dimana dia merasa aman dan dikasihi (biasanya adalah ibu dan
bapaknya). Dan mereka adalah pengamat serta peniru yang baik ...
jadi, apa yang kita lakukan di depan atau bersama mereka, itulah
yang mereka "serap" dan "pelajari". Berikut saya kutipkan tulisan
Margaret Bailey Jacobsen dalam bukunya yang berjudul "Ketika Anak
Anda Bertumbuh":
"Anak usia dua tahun dapat cepat merasakan dan menangkap sikap-
sikap spiritual yang terdapat di rumahnya dan di gerejanya. Ia
merasakan adanya sesuatu yang istimewa, tenang, dan penuh
kesungguhan dalam doa dan pembacaan Alkitab. Ia dapat mulai
menghargai kualitas kekudusan dari rumah Allah, Hari Tuhan, nama
"Yesus", kebaktian keluarga, dan doa sebelum tidur. Doa tidak
perlu dijelaskan, akan tetapi perlu dialami. Allah tidak perlu
diperkenalkan, melainkan diakui dan dihormati. Kebenaran tidak
perlu dibela, melainkan dinyatakan dalam beberapa kata yang
sederhana dan mudah dimenerti. Dengan hati-hati dan lemah lembut,
pupuklah iman anak Anda." Saya pribadi menyukai cara "menyanyi" untuk mengajarkan kebenaran
Firman Tuhan pada anak. Misalnya: Lagu dengan syair sbb:
"Siapa buat bunga, saya tidak bisa.
Siapa buat bunga hanya Tuhan saja."
Kata "bunga" bisa diganti dengan ciptaan Tuhan lainnya. Ini (hampir)
selalu saya nyanyikan saat saya dan anak berjalan-jalan dan melihat
berbagai ciptaan Tuhan."Membaca" Alkitab bersama juga merupakan waktu favorit saya dan anak saya sebelum dia tidur. (Alkitab yang dimaksud di sini adalah alkitab untuk anak yang gambarnya menarik dan kalimatnya paling hanya 1-2 potong saja). Kebiasaan ini saya mulai sejak anak saya masih berumur 3 bulan, saat dia mulai senang melihat-lihat gambar dan warna. Memang mulanya saya merasa seperti "kurang waras" :-) anak 3 bulan kok "diceritani" Alkitab. Tapi hasilnya sungguh menggembirakan. Hingga saat ini anak saya suka sekali cerita Alkitab dan boleh dibilang dia sudah "hapal" seluruh isi alkitabnya.
Peran SM juga cukup besar untuk "mengajarkan ritual" pada anak. Sejak di SM, anak saya kalau berdoa sebelum tidur minta dinyanyikan lagu "Tanganku Ada Dua" (melodinya mengikuti lagu Balonku ada Lima).
SM, khususnya untuk anak usia batita PERLU menekankan beberapa ritual yang mengajarkan sikap tertentu. Seperti: sikap berdoa, duduk tenang mendengar firman, saat persembahan, dsb. Usahakan selalu ada lagu-lagu YANG SAMA setiap minggu untuk "menunjukkan" pada anak: NAH, sekarang saatnya .... (mulai kebaktian, mulai berdoa, mulai dengar firman, mulai persembahan, mulai persiapan untuk pulang). Anak batita senang rutinitas dan hal-hal yang diulang serta tidak asing baginya.
Kapan waktu yang tepat untuk menceritakan tentang Karya Keselamatan
Kristus? Dimana ini juga berarti, kapan waktu yang tepat untuk mulai
menjelaskan tentang dosa? Bahwa semua anak berdosa dan membutuhkan
Kristus sebagai Juru Selamatnya. Saya kutipkan sekali lagi pandangan
Penulis buku "Ketika Anak Anda Bertumbuh":
"Jikalau seorang anak sudah bisa melakukan tipu daya, maka
berarti ia sudah cukup dewasa untuk memahami kisah Adam dan Hawa
dan musuh mereka. Ia dapat mengerti bahwa Iblis, yang juga adalah
musuhnya, ingin agar ia tidak menaati Allah, temannya." "Apabila seorang anak sudah cukup umur untuk menyadari bahwa ia
telah melakukan suatu kesalahan, ia sudah cukup umur untuk
mengerti dan percaya bahwa 'Semua orang telah berbuat dosa dan
telah kehilangan kemuliaan Allah' (Roma 3:23), dan 'Karena begitu
besar kasih Allah ....' (Yohanes 3:16)."
[Cat.: Menurut Penulis, usia anak yg dimaksud di atas adl. 4 th.]Terima kasih dan Tuhan memberkati. Moderator milis (meilania)
Untuk bergabung Milis Diskusi e-BinaGuru: ==> <[EMAIL PROTECTED]>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ URLS Edisi Ini ~~
* Mission Insider Report http://www.christianaid.org/insider.asp/ * Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________ Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak. Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN ______________________________________________________________________ Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan: Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>, atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]> Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk. ______________________________________________________________________ Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Untuk berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/ Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/ ______________________________________________________________________
"Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku,
jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti
itulah yang empunya Kerajaan Allah." (Markus 10:14b)_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
