*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Agustus 2003, Vol.6 No.34 *=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* SEKILAS ISI:
o [Editorial] o [Tokoh Misi] : D.L. Moody o [Profil/Sumber Misi] : Bible League, Globalreach o [Doa Bagi Misi Dunia]: Myanmar, Kenya, Yunani o [Doa Bagi Indonesia] : "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional" o [Surat Anda] : Seminar tentang Ladang Misi o [URLs Edisi Ini]
*********************************************************************** Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks. ***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam sejahtera.
Seorang tokoh misi yang namanya sudah tidak asing bagi kita semua, Dwight L. Moody, akan menjadi sorotan kita minggu ini. Beliau terkenal karena pelayanan penginjilannya melalui khotbah-khotbah yang sangat mengesankan. Melalui kotbah-khotbah yang disampaikannya itulah banyak orang telah memenangkan bagi Kerajaan Allah. Hal ini mengingatkan kita untuk berdoa bagi pelayanan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang sampai saat ini masih dilakukan oleh banyak gereja dan hamba Tuhan di Indonesia. Kiranya melalui kotbah-kotbah yang disampaikan dalam KKR tersebut benih Firman Tuhan ditaburkan di hati- hati manusia yang sedang mencari Kedamaian dan Kebenaran yang sejati. Doakan terutama bagi para pengkotbah agar Tuhan memakai mereka untuk menjadi alat untuk memenangkan jiwa bagi Tuhan.
Sumber Misi edisi minggu ini akan menampilkan dua situs misi yang bisa memberi referensi tentang bagaimana melakukan pelayanan misi, khususnya bagi para petobat baru yang membutuhkan pelayanan pelatihan dan pemuridan agar mereka terus bertumbuh dan dapat memenangkan jiwa bagi orang lain. Selain itu kesaksian-kesaksian dari negara Myamar, Kenya dan Yunani akan mendorong kita untuk berdoa bagi pelayanan misi di sana. Silakan simak pokok-pokok doa dalam edisi ini dan teruslah berdoa bagi pekerjaan Tuhan di Indonesia dan di seluruh dunia.
Selamat melayani!
Redaksi e-JEMMi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ TOKOH MISI ~~
D.L. MOODY
==========Dwight L. Moody dilahirkan di Northfield, Massachusetts, pada tanggal 5 February 1837 dari pasangan Edwin Moody dan Betsey Holtom. Ayahnya bekerja sebagai seorang tukang batu. Ayahnya meninggal saat Moody masih kecil dan keluarga ini mulai hidup dalam keadaan serba kekurangan. Sejak itu ibunya bekerja keras membanting tulang untuk membesarkan anak-anaknya.
Masa kecil Moody dilalui sebagaimana anak-anak kecil lain di tempatnya. Ia bersekolah, dan pada musim panas ia bekerja untuk menggembalakan lembu tetangganya dengan upah satu sen sehari. Moody merupakan anak yang periang dan humoris, tapi juga terkadang nakal dan menjadi pengacau di kelasnya. Sampai suatu saat Moody berhadapan dengan gurunya yang menegur perbuatan Moody dengan kasih. Teguran itu membuat Moody menyadari kesalahannya.
Moody kecil tidak terlalu berminat terhadap masalah agama, tetapi ibunya, Betsey, selalu tekun mengajar anak-anaknya untuk berdoa dan menepati janji. Pada masa kecilnya tidak ada tanda atau peristiwa yang menunjukkan bahwa Moody akan dapat berbuat sedemikian mengagumkan dalam pelayanan misi di kemudian hari.
Saat beranjak dewasa ia pindah ke Boston untuk bekerja di perusahaan sepatu pamannya sebagai pelayan toko. Ia memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha yang sukses dan mulai belajar seluk beluk perusahaan. Di kota inilah ia mulai mengalami pertumbuhan rohani ketika berjemaat di Gereja Mount Vernon. Pada tanggal 20 September 1856 Moody pindah ke Chicago untuk mencari penghidupan yang lebih baik dan untuk mengikuti bimbingan Allah. Pekerjaannya tidak jauh beda dengan pekerjaan sebelumnya yakni di toko sepatu. Ia suka sekali bersosialisasi dengan orang-orang baru terutama orang-orang yang merantau.
Moody pun memulai pelayanannya dengan membagi-bagikan brosur dan selebaran serta mengajak orang-orang untuk menghadiri kebaktian gereja. Ia juga membuka Sekolah Minggu dengan tujuan untuk menyelamatkan anak-anak di bagian kota yang buruk. Banyak anak nakal yang semula menentangnya diajaknya bergabung dan mereka menuruti ajakannya dan bertobat. Pekerjaannya pun juga semakin membaik.
Moody mulai berkonsentrasi penuh dalam melayani Tuhan. Pada tahun 1860 ia mengambil keputusan untuk meninggalkan bisnisnya. Ia mulai mengadakan kebaktian-kebaktian minggu malam untuk anak-anak dan bergabung dengan Young Men's Christian Association (YMCA) di Chicago. Pelayanannya pun semakin berkembang dan untuk menampung kebaktian orang-orang yang dilayaninya ia mendirikan Illinois Street Church.
Pada masa perang saudara meletus, Moody juga terjun memberitakan Injil ke kemah-kemah prajurit dan mengadakan kebaktian-kebaktian. Sampai-sampai ada resimen yang disebut resimen YMCA karena terdiri dari orang-orang Kristen yang taat.
Pelayanannya ke Inggris dimulai pada tahun 1867 dan ia mengunjungi beberapa tempat di sana serta Irlandia. Di tempat inilah Moody bertemu dengan seorang pendeta muda bernama Harry Moorehouse yang meminta Moody agar diijinkan untuk berkhotbah di gerejanya di Chicago. Awalnya Moody menilai bahwa pemuda tersebut belum cakap dalam berkhotbah tapi pada akhirnya ia mengijinkan Harry untuk berkhotbah di gerejanya. Ternyata tidak seperti yang dipikirkannya Harry mampu membawakan khotbahnya dengan sangat mengesankan selama tujuh hari berturut-turut dari pasal yang sama Yohanes 3:16 dengan pewahyuan yang selalu baru. Hal ini mengubah cara Moody berkhotbah dan dia semakin rajin menyelidiki Alkitab.
Dalam pelayanannya banyak orang yang membantu Moody, termasuk Ira D. Sankey seorang yang memiliki talenta dalam menyanyi, yang tadinya sudah bekerja sebagai pegawai negeri di bidang pajak. Kemudian ia diajak Moody untuk full time sebagai pemimpin pujian dalam pelayanannya. Sankey meminta waktu untuk berpikir dan akhirnya menerima tawaran tersebut. Bersama-sama mereka menjadi pasangan yang luar biasa dalam mengabarkan Injil.
Tanggal 8 Oktober 1871 terjadi kebakaran besar di Chicago. Illinois Street Church dan Farewell Hall tempat Moody melayani selama bertahun-tahun turut terbakar. Namun Moody tidak putus asa. Ia segera mencari dukungan dari berbagai pihak untuk menolong para korban kebakaran dan gerejanya. Bantuan pun segera mengalir dari berbagai pihak, usahanya tidak sia-sia karena 2,5 bulan kemudian didirikan bangunan sementara yang letaknya tak jauh dari bangunan terdahulu dan dinamakan North Side Tabernacle. Semakin banyak orang datang ke kebaktian yang diadakannya di tempat tersebut.
Tahun 1873-1875, D.L. Moody kembali mengunjungi Inggris, dan mengunjungi kota-kota yang ada di sana. Di setiap tempat yang ia kunjungi beratus-ratus orang bertobat dan diselamatkan. Banyak surat kabar merekam peristiwa kebaktian yang dipimpin oleh D.L. Moody. Ia juga selalu melibatkan hamba-hamba Tuhan lokal dari berbagai aliran untuk membantu pelayanannya.
Khotbahnya yang terakhir adalah di Kansas, Missouri, di gedung Convention Hall yang berkapasitas 15.000 orang. Ia berkhotbah dari Lukas 14:16-24 tentang perumpamaan orang-orang yang berdalih. Setelah itu Moody jatuh sakit dan tidak bisa melanjutkan pelayanannya. Kemudian ia pulang kembali ke kotanya Northfield untuk beristirahat. Di kotanya inilah Moody menghembuskan nafasnya yang terakhir dengan membawa kedamaian surgawi pada tanggal 22 Desember 1899. Dia menorehkan kenangan manis bagi keluarganya dan setiap orang yang pernah dilayaninya.
Riwayat singkat D.L. Moody dirumuskan sebagai berikut:
"Pada suatu hari saudara akan membaca di surat kabar, bahwa
D.L. Moody dari East Northfield meninggal dunia. Kabar itu
bohong. Pada saat ini saya akan lebih bahagia daripada
sekarang. Saya pindak ke alam baka saja; pindah dari bumi ke
rumah yang kekal, suatu tubuh yang tahan maut, yang tak dapat
dinodai oleh dosa, suatu tubuh yang serupa dengan tubuh-Nya
yang mulia itu. Saya dilahirkan secara jasmani pada tahun
1837. Saya dilahirkan secara rohani pada tahun 1855. Yang
dilahirkan secara jasmani boleh mati. Yang diperanakkan
secara rohani akan hidup selama-lamanya."Diringkas dari sumber: Judul Buku: Riwayat Hidup D.L. Moody Penulis : AP. Fitt Penerbit : Christian Literature Crusade, Surabaya URL : http://www.sabda.org/misi/tokoh_isi.php?id=7
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
BIBLE LEAGUE ==> http://www.gospelcom.net/bibleleague/persecuted/pca/index.php ==> http://www.gospelcom.net/bibleleague/ "The Rock of Refuge," adalah program terbaru gereja teraniaya dari Bible League, yang akan diluncurkan pada bulan September 2003. Program ini diluncurkan untuk menyongsong International Day of Prayer for the Persecuted Church (Hari Doa Internasional untuk Gereja-gereja Teraniaya) pada tanggal 9 November 2003. Beberapa program gratis juga tersedia -- "My Grace is Sufficient" dan "Fan into Flame." Kunjungi Situs Bible League ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya, khususnya sumber-sumber tentang gereja teraniaya di seluruh dunia.
Selain itu, Situs Bible League juga menyediakan berita-berita terbaru seputar pelayanannya, laporan-laporan pelayanan, dan kesaksian. The Bible League telah melatih ribuan orang di berbagai negara untuk melakukan penginjilan dan pemuridan melalui melalui "Filipus Project" (Proyek Filipus). Untuk melengkapi pelayanannya, The Bible League yang telah menerbitkan Alkitab dalam ratusan bahasa ini, juga menjadi sarana dalam menyediakan pelatihan perintisan gereja di wilayah-wilayah terabaikan di seluruh dunia.
GLOBALREACH ==> http://www.globalreach.org/ [Globalreach] ==> http://www.globaluniversity.edu/ [Global University] Global University's Center bagian Penginjilan dan Pemurdian menghadirkan Globalreach, satu situs yang menyediakan bahan penginjilan dan pemuridan secara gratis di seluruh dunia. Globalreach pada awalnya menyediakan materi-materi tersebut dalam bahasa Inggris, Mandarin, Perancis, dan Spanyol. Bahasa Mandarin Tradisional dan Bengali akan segera ditambahkan. Kursus ini sudah digunakan di 178 negara dan telah diterjemahkan dalam 150 bahasa. Para netters bisa menemukan "Discover God," "Discover Christian Life" dan "Discover Christian Service". Kursus tersedia dalam bentuk audio, video, atau format interaktif online; kursus versi cetak juga tersedia dalam format PDF. Organisasi dan individu dapat menggunakan materi-materi kursus ini dan diharapkan dapat mengirimkan feedback ke Globalreach agar bisa diketahui bagaimana materi-materi itu digunakan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
M Y A N M A R
Seorang misionaris dari Myanmar (Burma) sangat terkejut saat
menemukan sekelompok kecil orang Kristen di suatu daerah yang
melarang adanya agama Kristen di negara tersebut. Mereka mengenal
Kristus melalui pelayanan penginjilan dari sebuah radio lokal di
Myanmar. Daerah tempat tinggal mereka sangat tertutup bagi
penginjilan. Menurut pemimpin kelompok misi di Myanmar, "Daerah ini
tidak mungkin dapat tersentuh oleh penginjilan yang dilakukan oleh
misionaris lokal atau bahkan oleh penginjilan keliling yang
dilakukan secara terbuka. Itulah sebabnya saya percaya mengapa Tuhan
menggunakan radio." Kelompok misi di Myanmar ini menyajikan program
siaran radio harian tentang penginjilan yang menjangkau ribuan orang
di Myanmar. Ketika melihat kedatangan misionaris ini, sekelompok
kecil orang percaya baru ini sangat senang karena akhirnya bisa
bertemu dengan seseorang yang dapat memuridkan dan mengajar mereka.
Kelompok kecil ini telah bertemu secara sembunyi-sembunyi dan tanpa
bimbingan dari orang Kristen yang sudah dewasa. Mereka meminta
dengan sangat kepada misionaris tersebut agar bersedia mengunjungi
mereka kembali sesering mungkin. Para pekerja tambahan direncanakan
akan datang menolong para petobat baru ini dengan mengadakan
persekutuan dan pengajaran, pelayanan pengobatan bagi penderita
lepra dan orang- orang miskin, menyediakan makanan dan penginjilan
bagi anak-anak. Misionaris bersama dengan kelompok misi yang ada di
Myanmar akan mendistribusikan lebih banyak radio ke tempat-tempat
strategis dimana seorang kontak akan bertanggung jawab saat siaran
penginjilan ditayangkan. Kelompok misi ini akan mulai memindahkan
para petobat baru ke tempat lain yang "lebih aman" untuk mengikuti
latihan kepemimpinan dan kemudian mengirim mereka kembali ke
lingkungannya semula.
Sumber: Missions Insider, July 3, 2003
* Naikkan syukur karena program penginjilan melalui radio bisa
menjangkau wilayah-wilayah terpencil di negara-negara yang
tertutup bagi Injil. Doakan misionaris nasional yang saat ini ada
di wilayah-wilayah tersebut, agar senantiasa diberi hikmat dan
kekuatan dari Tuhan.
* Berdoa bagi proses pemuridan dan latihan kepemimpinan untuk
petobat baru. Berdoa supaya Allah mempersiapkan hati mereka
menjadi saksi-saksi Kristus yang sejati saat kembali ke wilayahnya
masing-masing. K E N Y A
Ini merupakan cerita tentang pelestarian identitas suatu budaya.
Bagi "The Seed Company", bekerja di Kenya wilayah barat daya di
antara Suku Suba adalah untuk menjaga agar suku ini tetap ada. Ada
banyak pola pikir yang menjadi tantangan bagi tim penerjemah
Alkitab. "Beberapa suku yang ada di sekitar mereka memandang rendah
Suku Suba karena tidak memiliki Alkitab, dan suku-suku tersebut
menganggapnya sebagai suku terbelakang karena Allah belum pernah
berbicara kepada Suku Suba. Orang-orang Suku Suba itu sendiri
menerima begitu saja pendapat ini, dan mereka benar-benar merasa
malu hanya karena mereka tidak memiliki Alkitab. Sejak saat itu,
tujuh kitab dalam Alkitab telah diterjemahkan bagi Suku Suba. Dari
situlah kemudian terbentuk suatu gereja yang berkembang bersama
dengan masyarakat yang holistik. "Saat ini Suku Suba menjadi partner
dari suatu sekolah yang tugas utamanya adalah menolong anak-anak
yang menjadi yatim piatu karena AIDS, dengan memberikan dorongan
semangat dan pendidikan yang baik serta makanan bergizi untuk
mematahkan siklus penyakit dan kemiskinan di wilayah itu.
Sumber: What In The World, July 31, 2003
* Bersyukur atas 7 kitab dalam Alkitab yang telah diterjemahkan
dalam bahasa Suba. Doakan agar seluruh kitab dalam Alkitab bisa
segera diterjemahkan ke dalam bahasa Suba.
* Berdoa untuk orang-orang Suku Suba yang sudah mengenal Yesus
supaya mereka bisa menjadi saksi bagi orang-orang di sekitarnya
dan semakin terlibat aktif dalam pelayanan di sekolah bagi anak-
anak yatim piatu korban penyakit AIDS. Y U N A N I
Para penginjil sedang bersiap-siap menyongsong Olimpiade 2004 di
Athena, Yunani. Mereka da di sana bukan untuk memenangkan medali,
melainkan untuk memenangkan hati dan jiwa. Perwakilan dari AMG
International (Advancing The Ministries Of The Gospel
International), mengatakan bahwa di bulan Oktober "More Than Gold
Outreach" mensponsori suatu acara di Athena untuk mempersiapkan
keikutsertaan para atlet dalam pertandingan tersebut. "Kami sedang
mengantisipasi masuknya 800 delegasi yang akan masuk ke Atena dan
berasal kurang lebih dari 215 negara yang merencanakan outreach --
tidak hanya yang dari Yunani tetapi juga dari negara-negara di
seluruh dunia, yang menggunakan tema-tema olahraga untuk melakukan
penginjilan pada saat Olimpiade berlangsung." Perwakilan ini juga
mengatakan bahwa pelayanan ini sekarang sedang mempersiapkan materi
baru yang ditujukan khususnya bagi para atlet. "Kami akan
menerbitkan Perjanjian Baru edisi khusus dimana sampulnya bertemakan
Olimpiade Yunani disertai dengan kesaksian-kesaksian yang akan
dibagikan kepada para atlet dan pengunjung.
Sumber: Mission Network News, July 21, 2003
* Berdoa untuk mendukung pelayanan AMG International agar bisa
diijinkan mengakses kompleks olahraga yang menjadi tempat tinggal
para atlet, pekerja, dan pemimpin tim dari berbagai negara selama
pesta olah raga Olimpiade berlangsung.
* Doakan agar setiap rencana program penginjilan yang direncanakan
AMG International dapat terealisasi dan nantinya dapat dipakai
untuk memberitakan Kabar Baik bagi para atlet dan timnya.~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
"Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional" --------------------------------------- "dari segala bangsa, dan suku dan kaum dan bahasa ...." (Wahyu 7:9)
Persekutuan Jaringan Riset Nasional (PJRN) akan menyelenggarakan:
"Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional"
15 - 19 September 2003 Informasi selengkapnya bisa diperoleh dengan menghubungi:
Sdr. Ria, Telp. (021)-45843235; Fax. (021)-45843242 Konsultasi ini diselenggarakan bagi para pemimpin sinode, gembala
sidang, pemimpin organisasi, departemen/komisi Misi, dan seluruh
hamba Tuhan yang terbeban untuk pelayanan misi dan penginjilan.
Dalam konsultasi ini akan dibahas antara lain tentang:
- gerakan perintisan jemaat
- bagaimana memobilisasi, melatih, dan mengutus jemaat awam
melakukan perintisan jemaat. * Doakan panitia dalam mempersiapkan segala sesuatunya demi
kesuksesan pelaksanaan "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional"
tersebut. Berdoa untuk persiapan akomodasi, tempat pertemuan, dsb.
yang diperlukan untuk mendukung kelancaran acara. Juga, kesehatian
panitia dalam melakukan persiapan ini. * Berdoa agar Allah mempersiapkan hati para calon peserta untuk
membicarakan dan belajar bersama tentang perintisan jemaat supaya
nantinya bisa dibagikan kepada jemaat ketika peserta kembali ke
tempat pelayanan masing-masing. * Doakan untuk lima pembicara yang telah dihubungi agar Allah
memberikan hikmat kepada mereka saat mempersiapkan materi yang
akan disampaikan dalam "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional". * Doakan tindak lanjut "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional"
dalam lingkup nasional, regional, lokal (sekota) maupun personal.
Berdoa agar para peserta seminar dapat melihat jelas rencana dan
kehendak Tuhan bagi kota/wilayahnya. * Berdoa supaya melalui acara ini, Allah menempatkan kerinduan yang
besar di hati semua peserta untuk menjadi perintis-perintis gereja
di wilayahnya masing-masing. * Doakan agar acara ini memberi bekal yang cukup bagi peserta agar
dapat memobilisasi, melatih, dan mengutus jemaat awam dalam
melakukan perintisan jemaat. * Berdoa supaya melalui "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional" bisa
terjalin kerja sama di antara gereja, organisasi pelayanan, dan
kaum profesional, khususnya dalam hal meningkatkan pelayanan misi
dan penginjilan di Indonesia.[Sumber diedit dari: Brosur "Konsultasi Kasih yang Peduli Nasional", PJRN]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ SURAT ANDA ~~
Dari: "Aina - Sinar Kumala" >Shalom, >Dengan ini kami informasikan mengenai Seminar tentang Ladang Misi. >Tema : "Andai INDONESIA Tahu ... Hati BAPA bagi Bangsaku" >Tanggal: SABTU, 6 SEPTEMBER 2003 - jam 08.30 - 17.30 > Wisma "Pantekosta", Jl. Danau Agung Raya No. 1 - Sunter >Pembicara: 1. Ev. Ade Sugeng Wiguno > 2. Pdt. Daniel Alexander > 3. Ibu Ev. Fanny Bastiam >Keterangan lebih lanjut: Aina Kusumo <[EMAIL PROTECTED]> >Thanks, Aina
Redaksi: Terima kasih atas kiriman informasinya. Surat ini kiranya dapat ditanggapi sebagai pengumuman untuk semua pembaca e-JEMMi. Apabila Anda berminat untuk menghadirinya, silakan kontak langsung Sdr. Aina untuk mengetahui informasi selengkapnya. Bagi yang hadir pada acara tersebut, jangan lupa membagikan berkatnya bagi rekan-rekan lain yang tidak dapat hadir. Silakan kirim berkat kesaksian Anda ke Redaksi e-JEMMi. Kami tunggu ya ...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ URLS Edisi Ini ~~
* AMG International http://amg.gospelcom.net/amg/Default.asp/ * Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/ * What in the World http://www.cmd.org.nz/what/
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________ Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak. Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN ______________________________________________________________________ Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan: Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>, atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]> Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk. ______________________________________________________________________ Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Untuk berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/ Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/ ______________________________________________________________________
"Tidak ada keadaan seburuk apapun yang dapat menghalangi kita
untuk menyatakan kebaikan Tuhan."_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
