DIKIRIM KEPADA: [email protected]
Juli 2006, Vol.9 No.29
______________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI : Alasan untuk Melayani Tuhan
SUMBER MISI : World Gospel Mission (WGM), Missiology,
Global Recordings Network
DOA BAGI MISI DUNIA: Slowakia, Uzbekistan, Senegal
DOA BAGI INDONESIA : Pasca Bencana Gempa
SURAT ANDA : Suku-Suku di Indonesia
STOP PRESS : Pembukaan Kelas Baru PESTA -- Periode
Agustus/September 2006
______________________________________________________________________
"ANDA ITU UNIK -- DIRANCANG UNTUK MEMULIAKAN ALLAH
SESUAI DENGAN KEUNIKAN YANG ANDA MILIKI"
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam kasih,
Apa alasan Anda melayani Tuhan? Berbagai jawaban bisa dilontarkan
untuk pertanyaan ini. Setiap orang atau pelayan Tuhan memang
memiliki kesaksian atau alasan yang beragam mengapa mereka melayani
Tuhan. Meski demikian, kasih dan panggilan Tuhanlah yang seharusnya
mendasari pelayanan yang sejati.
Beragamnya kisah pertobatan atau panggilan pelayanan yang dialami
masing-masing orang juga menunjukkan bahwa pada dasarnya Tuhan
memanggil kita sesuai potensi dan keunikan kita masing-masing.
Setiap orang yang ditetapkan untuk melayani di bidang tertentu
mengalami cara panggilan yang tertentu pula. Namun demikian, yang
penting bukanlah bagaimana cara Tuhan memanggil tiap orang, namun
yang lebih utama adalah apakah kita sudah menaati panggilan-Nya itu?
Edisi e-JEMMi kali ini menampilkan sebuah artikel tentang alasan
melayani Tuhan yang patut disimak. Selamat melayani!
Staf Redaksi e-JEMMi,
Ary
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
ALASAN UNTUK MELAYANI TUHAN
===========================
"Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah
mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka
mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang,
supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri,
tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk
mereka." (2 Kor. 5:14-15)
MOTIVASI UNTUK MELAYANI TUHAN
Ada berbagai macam faktor yang melatarbelakangi mengapa seseorang
melayani Tuhan. Tetapi faktor paling utama yang mendasari pelayanan
yang sejati adalah panggilan Tuhan. Faktor panggilan Tuhan akan
menjadikan seseorang hidup untuk melayani, bukan melayani untuk
hidup. Karena panggilan itu pula, seseorang yang mempunyai
pengalaman nyata akan kasih karunia Allah dalam hidupnya kemudian
akan menjadikan kasih kepada Allah dan sesama sebagai dasar
kehidupan dan pelayanannya. Orang yang memiliki motivasi kasih
kepada Allah dan sesama inilah yang akan lebih 'tahan banting' dalam
pelayanan. Paulus adalah salah satu contoh seseorang yang memiliki
panggilan Tuhan yang jelas dalam hidupnya. Itulah yang membuat hidup
dan pelayanannya begitu luar biasa di dalam tangan Tuhan dan menjadi
berkat bagi banyak orang.
Jika Allah memanggil, Dia tahu siapa yang dipanggil-Nya dan untuk
apa. Jika Allah menghendaki kita melakukan sesuatu, Dia tahu bahwa
kita sanggup melakukannya dengan anugerah-Nya. Allah kita adalah
Allah yang Mahabesar dan Ia sanggup melakukan segala perkara. Dia
yang mengatur alam semesta, Dia yang empunya bumi dan segala isinya,
laut serta segala yang diam di dalamnya. Kitalah yang sering
berpikiran picik dan kerdil, membuat Allah seolah-olah tidak mampu
berbuat apa-apa. Kepicikan dan kekerdilan iman yang menjadi
penghalang bagi kita sehingga kita tidak mampu melihat kebesaran
Allah atas seluruh ciptaan-Nya, termasuk juga atas hidup kita.
Para hamba Tuhan yang sungguh-sungguh memiliki panggilan Allah dalam
hidupnya telah membuktikan dengan nyata kebenaran panggilan-Nya yang
tidak pernah salah. Tuhan tidak mungkin memberikan mandat agar kita
memberitakan Injil, menjadi saksi-Nya sampai ke ujung bumi, dan
memuridkan segala bangsa bagi-Nya jika Dia tahu bahwa kita tidak
sanggup melakukannya.
Ia telah berjanji bahwa kita akan diperlengkapi dengan kuat kuasa
Roh Kudus untuk menjadi saksi-Nya sampai ke ujung-ujung bumi. Di
situlah letak kesanggupan kita, yaitu Allah yang memanggil, Ia juga
yang akan memperlengkapi dan menyertai sesuai dengan janji-Nya.
Firman Tuhan kepada Yesaya dalam Yesaya 49:6 berbicara dengan jelas
bagi saya dan menjadi suatu peneguhan akan panggilan Tuhan bagi saya
pribadi di awal tahun 1980. "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk
menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk
mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku
akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya
keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."
Dalam masa pembentukan Tuhan (kami memakai istilah 'pembentukan'
untuk menjelaskan bahwa seorang hamba Tuhan harus mengalami tiga
pembentukan, yaitu pembentukan formal berupa pengetahuan akademis,
nonformal berupa ketrampilan praktis, dan informal berupa
pembentukan karakter) di Institut Injil Indonesia, Batu, Malang,
Tuhan memberkati saya dengan orang tua rohani, yaitu keluarga
Dietmar Scheunemann yang menolong saya bertumbuh dalam hal rohani,
visi, dan misi. Ini ditunjang pula oleh atmosfer misi di kampus di
mana setiap harinya ada dua misi bagi pekerjaan-pekerjaan misi
sedunia. Hingga pada suatu hari kapten kapal Logos I, Bjorn
Kristiansen, dari Norwegia (sekarang bersama isterinya telah pulang
ke rumah Bapa), berbicara dengan jelas secara pribadi kepada saya di
rumah keluarga Scheunemann di Batu dalam suatu liburan.
Secara pribadi, saya menyakini bahwa melalui pengalaman tersebut
Tuhan memanggil saya untuk pekerjaan misi. Kemudian, dalam pelayanan
praktik setahun, saya ditempatkan untuk membantu melayani sebuah
jemaat kecil di Bengkulu, di satu perkebunan karet yang baru dibuka.
Tempat yang sulit, melelahkan, dan secara ekonomi juga sulit. Ketika
saya kembali ke kampus dan bersiap untuk menyelesaikan pendidikan
sarjana muda, dosen dan teman-teman saya menanyakan arah pelayanan
saya berikutnya. Sejujurnya, kenyataan di ladang pelayanan dan
keberadaan saya menutupi apa yang seharusnya saya katakan dan
lakukan. Seorang teman dengan tegas berkata, "Bukankah Tuhan
memanggilmu ke ladang misi?" Saya menjawab, "Memang iya, tetapi
bagaimana dengan bahasa? Saya tidak bisa berbahasa Inggris,
sedangkan kalau keluar negeri paling tidak harus bisa berbahasa
Inggris." Teman saya, Roland Octavianus, menguatkan, "Bagus, kalau
Tuhan memanggil, Dia pasti akan melengkapi dengan bahasa yang
diperlukan." Tersentak dengan pernyataan ini, saya berkata, "Tuhan,
saya bersedia, Ini aku, Tuhan." Selang beberapa waktu kemudian, saya
mulai ragu-ragu lagi karena untuk sponsor keuangan, saya tidak
melihat sedikit pun tersedia padahal kebutuhannya begitu besar.
Steven Scheunemann, seorang sahabat dan saudara, menegur saya dengan
tegas, "Lima tahun kamu sekolah di sekolah teologia, belajar tentang
iman, menulis makalah tentang iman dengan istilah bahasa aslinya,
dan sebagainya, hanya teori, mana buktinya? Kalau Tuhan memanggil,
Dia tidak pernah salah. Dia pasti menyediakan apa yang kamu
perlukan. Jangan meragukan firman-Nya!". Saya bertekuk lutut di
hadapan Tuhan karena meragukan panggilan-Nya dengan berbagai alasan
yang kelihatannya logis dan rohani. Dengan sepenuh hati saya
berkata, "Ini aku Tuhan, utuslah aku!"
Setelah semua itu saya dengan yakin dapat mengatakan kepada pihak
sekolah ke mana saya akan diutus melayani setelah wisuda. Hati saya
melimpah dengan damai sejahtera yang luar biasa. Tuhan menyatakan
pimpinan-Nya pada hari wisuda ketika satu keluarga yang belum pernah
mengenal saya dan belum pernah saya kenal mengatakan akan
mensponsori saya secara finansial untuk pelayanan lintas budaya.
Itulah keluarga BR. Sahulata di Palembang yang kemudian menjadi
sahabat dan pendukung doa yang setia. Bahkan sebelas tahun kemudian,
ketika isteri saya dalam perjalanan riset misi mampir di rumah
mereka, ia merasa seperti bertemu keluarga sendiri. GEKISIA yang
ketika itu komisi misinya adalah orang-orang yang berhati misi
mengutus dan mensponsori pelayanan saya di OM. Bahasa? Bahasa
Spanyol saya lebih baik dari bahasa Inggris. Ketika saya di Mesir,
paling tidak saya bisa berkomunikasi dalam bahasa Arab. Tuhan
sungguh luar biasa. Tugas saya hanyalah menaati-Nya dan berusaha
melakukan bagian saya sebaik-baiknya. Seandainya waktu itu saya
terkungkung oleh perasaan rendah diri karena kemiskinan, kepicikan,
kekerdilan berpikir serta kerendahan hati yang salah, akan bayak
orang yang seharusnya tersentuh kasih Tuhan melalui hidup saya tidak
akan mengalaminya.
Bahan diedit dari sumber:
Judul buku : Misi dari dalam Krisis
Judul artikel : Alasan untuk Melayani Tuhan
Penulis : Bagus Surjantoro
Penerbit : Obor Mitra Indonesia, Jakarta 2003
Halaman : 40 - 44
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
WORLD GOSPEL MISSION
==> http://www.wgm.org/
World Gospel Mission (WGM) yang melayani di lebih dari lima belas
negara berkomitmen untuk mengenalkan Kristus kepada setiap orang dan
mewartakan Injil sampai ke ujung dunia. Para misionaris WGM menuntun
pria, wanita, dan anak-anak untuk menjalin hubungan pribadi dengan
Kristus. Perintah Tuhan untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia
merupakan jantung setiap pelayanan WGM. WGM melakukan pelayanan
dalam bidang perintisan gereja, penginjilan, pemuridan, pendidikan,
perawatan medis, kesehatan, pertanian, misi penyelamatan korban
bencana, literatur, penerbangan, dan lain-lain. Informasi
selengkapnya tentang pelayanan WGM bisa Anda peroleh saat berkunjung
ke situs ini.
MISSIOLOGY
==> missiology.org [1]
==> missiology.org/missionsdictionary.htm [2]
==> missiology.org/bibliographies/bibliographies.htm [3]
Inilah situs yang tepat untuk dikunjungi oleh mereka yang sangat
antusias dengan pendidikan misi karena situs ini menyajikan sumber-
sumber berupa bahan untuk pendidikan misi [1]. Beberapa fasilitas
yang disediakan oleh situs ini, di antaranya adalah kamus misi yang
memudahkan pengunjungnya untuk mencari istilah dalam dunia misi [2].
Selain itu, terdapat juga buku-buku misi terbaru yang dilengkapi
dengan resensinya [3].
GLOBAL RECORDINGS NETWORK
==> http://globalrecordings.net/
Global Recordings Network memiliki 4.326 program audio tentang
penginjilan dalam 3.190 bahasa dan dialek dalam format MP3 yang
dapat diunduh (download) secara gratis. Kaset dan CD juga bisa Anda
dapatkan dalam berbagai bahasa. Untuk mendapatkannya, kunjungi situs
ini lalu klik menu "Resources" dan pilih daftar bahasa atau negara.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
S L O W A K I A
Slowakia -- Orang Roma di Slowakia hidup tanpa memiliki pekerjaan.
Merebaknya kemiskinan telah menyisihkan mereka. Rody dari IN
Network menjelaskan bahwa mereka itu adalah kelompok masyarakat yang
susah dijangkau karena sulit untuk percaya. "Orang-orang yang datang
dari Hungaria ini adalah masyarakat yang cenderung tidak mau membuka
diri terhadap Injil. Namun dalam tahun kemarin, ada beberapa dari
mereka yang mau datang untuk mengenal Kristus lewat beberapa gereja
yang didirikan di antara kelompok masyarakat ini." Belakangan ini,
tim IN Network telah memulai melakukan penginjilan pribadi mereka
dan hasilnya memperlihatkan bahwa Injil terutama banyak tersebar di
kalangan remaja dan pemuda usia awal 20-an. "Kami selalu berdoa agar
Dia membangkitkan, di antara kelompok itu, beberapa orang yang dapat
menjadi pemimpin gereja, yang masing-masing juga akan menghasilkan
pemimpin-pemimpin lain dan agar Ia juga akan menumpangkan tangan-Nya
kepada beberapa orang untuk menjadi pendeta dan penginjil untuk
menginjili orang-orang di kelompok mereka sendiri."
[Sumber: Mission Network News, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Naikkan permohonan dalam doa agar Roh Kudus membuka hati orang-
orang Roma bagi Injil. Kita berdoa agar mereka juga memiliki
kesempatan untuk mengenal Kristus.
* Naikkanlah juga ucapan syukur atas beberapa jiwa dari orang-orang
Roma yang mau datang untuk mengenal Kristus lewat beberapa
gereja.
* Berdoalah agar Allah membangkitkan orang-orang pilihan-Nya dari
kelompok masyarakat ini untuk menjadi pemimpin. Doakan pula agar
melalui para pemimpin yang dibangkitkan Tuhan ini banyak orang
yang tergerak untuk menjadi pendeta ataupun penginjil.
U Z B E K I S T A N
Uzbekistan -- Kebebasan beragama sedang dibatasi di Uzbekistan.
Forum 18 melaporkan bahwa negara itu sedang memperkenalkan hukuman
baru untuk kegiatan 'ilegal' yang memproduksi, menyimpan, mengimpor
dan menyebarkan segala bentuk literatur rohani. Slavic Gospel
Association (SGA) bekerja di wilayah itu. Joel Griffith dari SGA
mengatakan, "Kami baru mendengar peraturan baru ini untuk pertama
kalinya. Tapi menarik juga melihat bagaimana penerapannya nanti."
Salah satu alasan dari penerapan peraturan ini mungkin karena adanya
ekstrimisme dari pihak non-Kristen. Presiden Karimov sebenarnya
sedang berusaha melakukan langkah-langkah dalam segala bidang agar
tidak jatuh dalam kekuasaan gerakan ekstrimisme kaum non-Kristen."
Laporan-laporan menunjukkan bahwa ini hanyalah konfirmasi ulang dari
apa yang sedang terjadi. Namun, Griffith juga mengatakan,
"Sepengetahuan kami, sampai sejauh ini peraturan tersebut tidak
begitu berpengaruh terhadap Gereja Baptis. Pemerintah sedang memberi
perhatian pada kegiatan produksi dan distribusi literatur rohani
ilegal, misalnya yang berupa materi-materi buatan rumah tangga.
Tentunya kami tidak melakukan hal yang seperti itu." SGA mensponsori
kegiatan-kegiatan kamp, kebaktian muda-mudi, dan pekerjaan lain yang
terus berlanjut. Dana juga dibutuhkan untuk membuat mereka tetap
beroperasi.
[Sumber: Mission Network News, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakanlah agar penerapan peraturan baru ini tidak membuat umat
Kristen di sana merasa kecil hati dan takut, namun sebaliknya
semakin membuat mereka bergantung pada kekuatan Tuhan.
* Berdoa juga agar proses pembagian bahan-bahan literatur Kristen
dapat terus berjalan di negara ini dalam keadaan apa pun. Untuk
yang menerima bahan-bahan literatur kita berdoa agar iman mereka
dapat semakin dikuatkan dan menjadi jalan pengenalan mereka kepada
Kristus.
S E N E G A L
Dakar, Senegal: Nima mendengarkan dengan seksama ketika misionaris
Lynn dan temannya Boku mengajar firman Tuhan. "Jika aku tidak setua
ini, aku sudah menjadi orang Kristen," ujar wanita tua dari
masyarakat Manjack tersebut. Nima hanyalah salah satu dari sejumlah
orang yang kebetulan bertemu dengan Lynn dan Boku yang akhir-akhir
ini bergabung dalam satu tim untuk mewartakan Kristus kepada
masyarakat Manjack. Sambil mengamati Lynn, Boku juga sedang belajar
untuk memberikan kesaksiannya secara alami dalam percakapan, baik
dengan orang asing maupun kenalannya. Dalam kunjungan untuk
menguatkan Mamadi, seorang teman Kristen, Lynn dan Boku bertemu
dengan sepuluh orang yang sedang mengobrol dengan santai. Mamadi
mulai membacakan Kejadian 3, namun karena ia lambat dalam membaca,
Lynn melanjutkannya. "Yang terjadi selanjutnya adalah tiga jam
diskusi tentang kekudusan Tuhan, berdosanya manusia, dan perlunya
iman dalam Juru selamat yang dijanjikan." tulis Lynn.
[Sumber: New Tribes Mission, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan agar orang-orang Manjack dapat memahami konsep pengorbanan
Kristus untuk dosa dan janji mengenai hidup kekal. Doakan pula
agar Boku bisa lebih berani dalam mewartakan Injil.
* Berdoalah bagi tim NTM yang saat ini sedang memberitakan firman
Tuhan di antara suku-suku ini, agar mereka diberikan hikmat
dan dikuasai Roh Kudus. Doakan juga orang-orang percaya Manjack
dalam membagikan iman percaya mereka kepada suku mereka agar
diberikan hikmat dan keberanian.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PASCA BENCANA GEMPA
===================
Masih segar dalam ingatan kita saat gempa berkekuatan 5,9 skala
Richter mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah, Sabtu pukul 05.55
WIB pada 27 Mei 2006 yang lalu. Guncangan tersebut bahkan terasa
hingga ke Jawa Timur. Korban meninggal di Yogyakarta dan daerah
sekitarnya, terutama Kecamatan Bantul, mencapai lebih dari 5.000
orang. Ribuan orang dirawat di rumah sakit dan tak terbilang lagi
harta benda yang musnah.
Ada banyak hal yang mesti kita lakukan bersama-sama dalam masa
pascabencana ini. Tidak hanya membangun dan memperbaiki reruntuhan
bangunan fisik yang ditimbulkan oleh bencana tersebut, tapi juga
membangun mental dan spiritual para korban yang runtuh dan goyah.
Pokok Doa:
----------
* Mengucap syukur bahwa di tengah-tengah bencana yang kita hadapi
banyak tangan-tangan yang mau mengulurkan bantuan.
* Berdoa bagi pemerintah kita agar diberikan hikmat dan
kebijaksanaan saat harus membuat keputusan berkenaan dengan
kesejahteraan rakyat.
* Doakan para korban yang saat ini masih berada di pengungsian,
doakan agar kesehatan serta kebutuhan mereka akan makanan dan air
bersih dapat terpenuhi.
* Kita doakan juga anak-anak Tuhan yang menjadi relawan agar ketika
melayani di tempat pengungsian, mereka bisa melayani dengan
kerendahan dan ketulusan hati. Berdoa juga agar kasih Allah
tercermin dalam perbuatan mereka.
* Mari naikkan doa agar dalam segala keadaan baik dalam keadaan
bencana atau pun dalam keadaan tenang bangsa kita pun ingat untuk
selalu mengucap syukur.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
From: Ariyanto Syukur <arss(at)xxxx>
>Shallom,
>Saya seorang Komisi Doa di Unit Kegiatan Mahasiswa Kebaktian
>Mahasiswa Kristen Unit Pelayanan Fakultas Kedokteran Universitas
>Sumatera Utara alasan. Saya rindu memasukkan topik doa mengenai
>suku-suku di Indonesia ke dalam Buletin Doa kami.
Redaksi:
Kami sangat mendukung kerinduan Anda untuk berdoa bagi suku-suku di
Indonesia, karena kami percaya Allah sedang bekerja di seluruh
penjuru dunia sampai hari ini. Untuk itu, silakan mendapatkan
informasi tentang suku-suku di Indonesia dan pokok-pokok doanya
dengan berkunjung ke Situs e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh
Indonesia) ke bagian 'Doa Bagi Suku' di alamat:
==> http://www.sabda.org/misi/suku.php
Selamat berdoa.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
PEMBUKAAN KELAS BARU PESTA -- PERIODE AGUSTUS/SEPTEMBER 2006
============================================================
PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam) kembali membuka
Kelas Virtual "DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK). Bahan DIK ini terdiri
dari sepuluh pelajaran yang akan mempelajari pokok-pokok pengajaran
penting dalam iman Kristen, khususnya tentang penciptaan manusia,
kejatuhan manusia dalam dosa, rencana keselamatan Allah melalui
Yesus Kristus, dan hidup baru. Pelajaran-pelajaran ini akan sangat
berguna untuk menolong orang Kristen supaya memiliki dasar-dasar
iman kepercayaan yang teguh sesuai dengan kebenaran Alkitab.
Waktu Pelaksanaan:
Sekarang ---> 31 Agt. 2006: Waktu bagi peserta untuk mempelajari
materi kursus serta mengerjakan tugas
menjawab pertanyaan dari 10 Pelajaran.
Tgl. 1 Sep. - 31 Sep 2006: Waktu berdiskusi (via email) tentang
bahan DIK bagi peserta yang telah
selesai mengerjakan semua Tugas.
Biaya: GRATIS!
Untuk dapat ikut kursus teologia online ini Anda harus terlebih
dahulu mengisi formulir pendaftaran yang tersedia di Situs PESTA
Online di alamat:
==> http://www.pesta.org/formulir.php?jenis=kelas
atau menulis surat ke: "Admin PESTA" < kusuma(at)in-christ.net >
Untuk mengunduh (download) bahan kursus DIK, silakan klik:
==> http://www.pesta.org/kursus.php?modul=dik
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
New Tribes Mission http://www.ntm.org/
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Endah
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2006 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi : < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan : < owner-i-kan-misi(at)xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://www.sabda.org/misi/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)