DIKIRIM KEPADA: [email protected]
Agustus 2006, Vol.9 No.31
_____________________________ e-JEMMi ______________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
TOKOH MISI : Pola Pemuridan Pemilihan Pelatihan Yesus
SUMBER MISI : Kasih Kekal, Effective Evangelism
DOA BAGI MISI DUNIA: Bolivia, Lebanon, Indonesia
DOA BAGI INDONESIA : Pancaroba
STOP PRESS : Situs Terbaru YLSA: SABDAspace
SURAT ANDA : Autobiografi Yoseph Kam
______________________________________________________________________
ARE YOU FOLLOWING THE RIGHT LEADER?
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam dalam kasih Kristus.
Menjadikan semua bangsa sebagai murid Yesus merupakan perintah yang
dinyatakan Yesus dalam Amanat Agung-Nya sebelum Dia naik ke surga.
Oleh karena itu, setiap orang yang menerima Kristus dipanggil untuk
memuridkan orang lain yang belum mengenal Dia. Itulah sebabnya,
dalam masa pelayanan-Nya di dunia, Tuhan Yesus sendiri telah melatih
murid-murid-Nya agar mereka dapat melanjutkan pelayanan-Nya dan
memberitakan Injil sampai ke ujung bumi. Teladan Yesus itulah yang
menjadi pola bagi program pemuridan yang ada sampai saat ini.
Bagaimanakah pola pemuridan ala Yesus tersebut? Silakan simak lewat
artikel yang kami sajikan ke hadapan Anda minggu ini.
Seperti biasanya, selain artikel misi kami juga menghadirkan pokok-
pokok doa misi untuk menjadi bahan doa syafaat Anda. Kami yakin
bahwa doa-doa yang kita naikkan tidak akan sia-sia, namun didengar
dan dijawab Tuhan. Dengan demikian segenap suku bangsa akan
memuliakan nama-Nya.
Soli Deo Gloria!
Redaksi e-JEMMi,
Lisbet
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
POLA PEMURIDAN PEMILIHAN PELATIHAN YESUS
========================================
Sejak zaman lahirnya gereja mula-mula, kualitas pemuridan selalu
menjadi bahan sorotan yang sangat tajam dalam pertumbuhan gereja.
Barnabas dan Paulus -- Paulus hasil dari pemuridan Barnabas --
misalnya, merupakan cermin kesuksesan pemuridan. Ketika mereka
memberitakan Injil di Listra, mereka berdua dipanggil dengan nama
dewa-dewa.
Kini di zaman teknologi informasi, pemuridan tetap menjadi suatu
permasalahan para pelayan Kristus, terutama untuk para penginjil
yang sedang merintis gereja. Sebab penginjilan merupakan tulang
punggung berdirinya sebuah gereja.
Tak heran bila program pemuridan seharusnya wajib menjadi jadwal
kerja utama dalam sebuah gereja. Tetapi, banyak juga gereja yang
mengabaikan, bahkan menganggap hal tersebut tidak perlu. Karenanya,
gereja itu tidak mempunyai penginjil dan pelatihan pemuridan.
Timbul masalah: benarkah pemuridan itu tidak perlu? Sejauh manakah
hubungan pemuridan dengan gereja? Bagaimana kualitas pemuridan
tersebut?
PRINSIP-PRINSIP PEMILIHAN
Yesus Kristus adalah teladan kekal yang bisa kita tiru dalam konsep-
konsep pemuridan. Teladan saat Yesus memilih dua belas murid-Nya
(dalam keempat kitab Injil) misalnya, menjadi prinsip-prinsip
pemilihan yang ideal. Keidealan itu juga menjadi kesadaran kita
dalam menerapkan pemilihan pemuridan di masa kini. Ada relevansi
yang kekal.
Apa yang dapat kita ambil dari teladan Yesus Kristus dalam
pemilihan? William Macdonald menegaskan ada tujuh syarat menjadi
murid Yesus, yaitu (1) kasih yang sebulat-bulatnya kepada Yesus
Kristus; (2) menyangkali diri sendiri; (3) memikul salib dengan
sepenuh hati; (4) suatu penyerahan hidup sepenuhnya untuk mengikuti
Kristus; (5) kasih yang mendalam terhadap semua milik Kristus
(6) berpegang teguh kepada perkataan; (7) meninggalkan segala
sesuatu karena mengikut Dia.
Sementara itu, Oswald mengatakan bahwa teladan Yesus Kristus dalam
pemilihan itu: (1) berkenaan dengan kasih yang menguasai hatinya --
kasih yang utuh; (2) berkenaan dengan peri kehidupan -- memikul
salib tanpa berkeputusan; (3) berkenaan dengan milik pribadi --
penyangkalan diri yang tidak bersyarat.
Konsep William Macdonald dan Oswald sangat menarik. Tetapi apa yang
ditawarkan oleh Bruce juga tidak kalah pentingnya. Dasar pemikiran
Bruce dapat dikembangkan sebagai berikut.
Pertama, pendekatan pribadi Yesus terhadap para murid. Untuk
mengambil seorang murid, Dia tidak melalui perantara. Dia langsung
mengajak calon murid itu untuk mengikuti-Nya. Kita lihat Yesus
mengajak Filipus, "Ikutlah Aku!" (Yohanes 1:43) dan Filipus pun
menjadi murid Yesus. Begitu pula Filipus bertemu dengan Natanael, ia
mengajak Natanael mengikuti Yesus (ay. 47). Yesus juga mengatakan,
"Mari ikutlah. Aku!" kepada Simon dan Andreas (Matius 4:19), dan
Yakobus dan Yohanes (Matius 4: 22). Dalam Matius 4:19, Yesus
berkata, "Aku akan menjadikan kamu penjala manusia!"
Kedua, Yesus tidak asal mengambil murid. Apakah begitu melihat
seseorang Ia langsung menawarinya untuk mengikuti-Nya? Tidak! Yesus
sangat selektif. Karena Yesus Mahakuasa, Dia sudah tahu siapa orang
yang berkualitas yang akan menjadi murid-Nya. Yesus menjadikan
murid-murid-Nya sebagai bangsa pilihan. Ini terlihat ketika calon
murid-Nya memuji Dia dan mengetahui bahwa Yesus adalah Anak Domba
Allah atau Mesias sehingga Yesus menerima calon murid tersebut
sebagai murid-Nya.
Contoh dari hal tersebut bisa dilihat di dalam Yohanes 1. Andreas
memuji kemuliaan Yesus Kristus. Karena Yohanes Pembaptis memuji
Yesus, "Dialah Anak Domba Allah!", Andreas pun mengikut Yesus (ay.
38), lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus mau menerima
Simon karena Simon tahu bahwa Yesus adalah Mesias (ay. 42).
Ketiga, Yesus memilih murid-murid-Nya dari berbagai kepribadian. Ada
Simon orang Zelot yang membenci orang Romawi yang menguasai
Palestina. Juga ada Matius pemungut cukai yang bekerja bagi kepala
orang Romawi. Ada penjala ikan. Dan berbagai kepribadian lainnya.
Keempat, ada sebuah proses seleksi. Meskipun calon murid itu sudah
diajak mengikuti Yesus -- "Marilah ikut Aku!" -- tetapi Yesus tidak
langsung memberitahu bahwa mereka adalah murid-murid-Nya. Calon
murid dibiarkan mengenal diri-Nya. Mereka dibiarkan untuk memasuki
proses pendewasaan iman. Karena itu, Yesus tidak berkata kepada
calon-calon murid-Nya, "Marilah menjadi murid-Ku!"
Kelima, ada proses pergumulan. Apa yang sedang digumulkan diri
Yesus? Yesus berdoa sepanjang malam untuk itu (Lukas 6:12,13). Semua
perkara yang dialami Ia serahkan kepada Bapa di surga yang mengurus
dan merestui apa yang dilakukan Yesus. Jadi, Yesus tidak mau asal
mengambil orang sebagai murid-Nya. Ada kesepakatan antara Yesus
dengan Bapa-Nya di surga. Ada dialog antara Ayah dengan Anak.
Keenam, dasar pemilihan adalah ulet, kerja keras, dan wataknya bisa
dibentuk. Yesus memilih mereka -- orang-orang kasar dan orang-orang
desa dari Galilea. Mereka adalah orang-orang yang dianggap agak
kedesa-desaan. Tetapi mereka adalah pekerja keras. Dan kita tahu
bahwa orang-orang tipe inilah yang bisa bertahan dalam pelayanan
bersama Yesus -- berjalan sepanjang hidup, tidak ada fasilitas
kemewahan, serta banyak cacian atau makian orang. Dan sifat yang
tidak kalah pentingnya dari mereka ialah karena mereka mau menerima
Yesus. Mereka menerima ajaran-ajaran Yesus dengan ketulusan,
kepolosan, dan kesungguhan.
PELATIHAN KEDUA BELAS RASUL
Ada beberapa cara melatih pemimpin. LeRoy Eims menawarkan hal-hal
berikut.
(1) Mengembangkan kehidupan rohani yang mendalam.
(2) Menemukan pekerjaan dan karunia-karunianya.
(3) Mengembangkan kekuatannya.
(4) Melatih dia dalam kepemimpinan.
(5) Mengambil langkah-langkah untuk penambahan imannya.
(6) Menghaluskan kemampuan pelayanannya.
(7) Mengarahkan dia agar menjadi bijaksana.
(8) Mengajarkan kemahiran berkomunikasi.
(9) Menanamkan dasar atas kepercayaan yang kuat.
Bruce melihat masalah pelatihan kedua belas rasul adalah proses
kelanjutan setelah pemilihan murid. Proses pelatihan tersebut
mencakup, pertama, mendengar dan melihat -- menjadi saksi mata dan
pelayan Firman (Lukas 1:1-4). Orang banyak datang untuk mendengar
Dia; karena ucapan-ucapan Yesus (Lukas 6:17-49). Ucapan Yesus adalah
ucapan-ucapan bahagia dan peringatan (perumpamaan) -- berbahagialah
mata yang melihat dan telinga yang mendengar karena banyak nabi dan
orang benar yang ingin melihat, tetapi tidak melihatnya dan ingin
mendengar, tapi tidak mendengarnya (Lukas 6:29-49; Matius 5-7; 13:1-
52). Mereka memang mempunyai telinga dan mereka mendengar. Tetapi,
mereka tidak tahu apa artinya (Lukas 10:23,24; Matius 13:16-17). Dan
hanya kepada murid-murid-Nya sajalah Yesus mengutarakan artinya
(Markus 4:33,34).
Kedua, berdoa. Kita berdoa kepada Bapa di surga. Doa tersebut tidak
bertele-tele. Kita tidak usah mengenakan pakaian yang mencolok. Kita
tidak berdoa di tempat-tempat yang mencolok. Kita harus berdoa
dengan tidak jemu-jemu (Matius 6:5-13; Lukas 11:1-3;18:1-5). Dengan
demikian, doa kita pasti akan dikabulkan. Firman Allah berkata,
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan
mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap
orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat
dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan (Matius 7:7-
8)."
Ketiga adalah pengutusan pemberitaan Injil (Markus 3:14). Matius
28:19-20 berbunyi: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa
murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh
Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu
senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Bahan diambil dari sumber:
Judul majalah: Sahabat Gembala, Agustus/September 1993
Judul artikel: Pola Pemuridan Pemilihan Pelatihan Yesus
Penulis : Harianto Gede Panembahan
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup, Bandung
Halaman : 33 - 36
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
KASIH KEKAL
==> http://www.kasihkekal.org/
Situs Kasih Kekal menyediakan beragam bahan rohani mengenai
pertumbuhan iman Kristen. Situs ini mempunyai lima bagian isi,
yaitu "Artikel dan Buku", "Hening", "Jurnal", "Khotbah",
"Kesaksian", dan "Lahir Baru". Khusus bagian "Lahir Baru" sangat
cocok dibaca oleh orang yang ingin mengenalkan Kristus kepada
sesama. Di bagian tersebut Anda dapat menemukan berbagai tulisan
seputar keselamatan di dalam Kristus. Pelajari isinya untuk
dibagikan kepada orang lain. Untuk lebih jelasnya, klik alamat situs
di atas.
EFFECTIVE EVANGELISM
==> http://www.effectiveevangelism.com/
Di Situs Effective Evangelism, Anda akan menemukan berbagai sumber
bahan yang dapat memperlengkapi Anda dalam membagikan kasih Kristus
kepada sesama atau melakukan penginjilan dengan lebih efektif.
Berbagai bahan tersebut dikelompokkan dalam empat kategori, yaitu
"What They are Thinking?", "How to Respond When They Say?", "Ways to
Share", dan "How to Help People Grow in Christ?". Di setiap
kategori tersebut, disediakan pula daftar judul dari beberapa
artikel selain judul artikel terbaru yang telah dipublikasikan di
Situs Effective Evangelism.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
B O L I V I A
PROSES PENGAJARAN BERDURASI SATU MINGGU
Minggu ini akan menjadi minggu yang sibuk bagi misionaris Cam Hurst
dan Jim Wilhelmson serta temannya Feliciano. Mereka akan mengajarkan
Alkitab selama enam atau tujuh jam per hari selama enam hari kepada
25 pemimpin gereja Quecha yang datang dari daerah pegunungan yang
terisolasi di Bolivia.
"Kami telah meminta seseorang untuk merekam pengajaran tersebut,"
tulis Mary Hurst, "dan kami berharap untuk menyuntingnya menjadi
pengajaran yang nantinya akan diproduksi ulang dalam bentuk DVD atau
video dan didistribusikan ke gereja-gereja lain.
Cam dan Mary berdoa, "Kiranya Tuhan membuka hati dan pikiran jemaat
Quecha di saat-saat seperti ini, agar mereka dapat mengerti dan
menerima pengajaran yang diberikan."
Hari Jumat dan Sabtu sebelumnya, keluarga Hurst menjamu tujuh orang
dewasa dan dua anak-anak di rumahnya, mereka itu penduduk Quecha
yang ingin memuridkan orang lain dan datang untuk belajar mengenai
cara mengajar Alkitab secara kronologis.
Karena salah seorang dari mereka tidak bisa berbahasa Quecha,
sebagian besar sesi disampaikan dalam bahasa Spanyol. Untuk tujuan
pengajaran, Cam memberikan serangkaian pelajaran di Quecha. Mary
mencoba menerjemahkannya dalam bahasa Spanyol, tapi dia menemukan
bahwa "Jauh lebih mudah bagi saya untuk menerjemahkan dari bahasa
Quecha ke bahasa Inggris daripada ke bahasa Spanyol. Saya khawatir
orang ini hanya mengerti inti dari sesi ini."
Penduduk Quecha sangat ingin belajar, tapi "Setiap berakhirnya hari,
Anda bisa bilang bahwa otak mereka penuh," tulis Mary.
[Sumber: New Tribes Mission, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Berdoalah agar penduduk Quecha dapat mempraktikkan hal-hal yang
telah mereka peroleh.
* Mohonkanlah kebijaksanaan dan kekuatan dari Allah untuk Cam, Jim,
dan Feliciano selama mereka mengajar, agar para pemimpin Quecha
mendapat banyak manfaat dari sesi-sesi tersebut.
L E B A N O N
Lebanon -- Serangan Israel terhadap Lebanon makin meningkat,
meskipun ada seruan untuk diplomasi. David Harder dari SAT7
mengatakan dari Siprus, bahwa 60% staf mereka tetap masuk kantor.
Ketakutan menjadi penghalang utama bagi tim mereka, yang
mencerminkan perasaan banyak orang lain di Lebanon. "Mereka merasa
bahwa mimpi dan harapan akan Beirut di masa depan segera akan
berakhir, dan mereka khawatir kondisi akan semakin buruk. Banyak
orang, termasuk anggota staf kami, mencemaskan masa depan bangsa
mereka, keluarga mereka, dan juga apa yang akan mereka lakukan dalam
pelayanan," ujar David. Sementara staf mempersembahkan diri untuk
membagikan harapan akan Kristus, masalah dalam hal logistik
menghadang. "Karena kesulitan secara logistik, kami tidak terlalu
yakin dapat membawa program kami keluar Lebanon. Biasanya kami
mengirimkannya ke jaringan kami di Siprus, dan sekarang mereka
sedang mencari alternatif lain mengingat pengiriman barang melalui
pos udara, melalui kapal, juga melalui darat tidak bisa dilakukan,
sehingga melalui teknologi, diharapkan kami dapat mengirimkannya
melalui satelit."
[Sumber: Mission Network News, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan keselamatan para staf SAT7 dan keluarga mereka. Mohonkanlah
Roh Kudus yang akan memelihara mereka beserta pelayanan yang
mereka lakukan. Berdoalah juga agar mereka tidak hidup dalam
kekhawatiran.
* Berdoalah agar ditengah-tengah konflik yang terjadi, pelayanan
SAT7 dapat terus berjalan. Mintalah agar Tuhan memberkati semua
alat yang mereka gunakan dalam pelayanan mereka.
I N D O N E S I A
Beberapa misionaris pergi menjenguk misionaris A dan B, serta orang-
orang Kristen baru di Pulau C. Untuk mencapai pulau tersebut, mereka
harus menaiki kapal, mobil, dan berjalan kaki.
Jika saja mereka bisa melakukan perjalanan dengan pesawat terbang,
waktu yang ditempuh tentunya hanya beberapa jam, bukan beberapa
hari. Sayangnya, masih belum ada layanan penerbangan ke daerah itu.
Misionaris D dan E tiba di desa pertama di Pulau C pada hari Minggu
dan akan memeriksa bagian-bagian terjemahan Alkitab dengan
mengadakan tanya jawab dengan beberapa orang Kristen di pulau
tersebut tentang kejelasan Alkitab tersebut. Mereka juga akan
mengerjakan beberapa proyek pengembangan masyarakat bagi warga desa.
Setelah itu, mereka akan mengadakan perjalanan ke desa lain dengan
tujuan yang sama. Pada akhirnya, mereka akan berjalan kaki selama
beberapa hari untuk mengunjungi warga yang menetap di bagian lain
pulau itu.
D, E, dan F bekerja sama untuk menerjemahkan Alkitab dalam bahasa
daerah C serta menyiapkan pelajaran Alkitab dari rumah-rumah mereka
yang jaraknya 350 mil dari tempat pengerjaan proyek C. Ketika sebuah
pesawat telah tersedia untuk mengangkut mereka dan beberapa bahan
bantuan, mereka berencana akan pindah ke wilayah itu. Hal tersebut
tentunya akan mempercepat proses penerjemahan dan pengajaran Alkitab
mengingat mereka akan dapat bertatap muka dengan warga Pulau C tiap
hari.
[Sumber: New Tribes Mission, Juli 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan para misionaris, D dan E, serta orang-orang Kristen di
Pulau C dalam kerja sama mereka menerjemahkan Alkitab.
* Doakan juga untuk pengadaan pesawat terbang yang bisa mendukung
keperluan para misionaris ini selama di Indonesia.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PANCAROBA
=========
Kekeringan melanda hampir di seluruh bagian wilayah Indonesia. Di
Alor, untuk mengurangi beban penduduk dalam menghadapi kekeringan,
pemerintah mendatangkan alat dari luar negeri untuk menyaring air
laut menjadi air tawar. Di daerah Gunung Kidul, penduduk harus
berjalan berkilo-kilometer untuk mendapatkan sumber mata air yang
ada di puncak gunung. Sebagian besar kekeringan ini timbul karena
hutan yang gundul akibat penebangan liar. Mari satukan hati kita
untuk berdoa untuk masalah ini.
Pokok Doa:
----------
* Mengucap syukur atas alat-alat yang dapat dibeli oleh pemerintah
kita untuk membantu saudara-saudara di Alor. Kita berdoa dan
berharap melalui alat ini kebutuhan akan air dapat terpenuhi.
Doakan agar penduduk setempat dapat memanfaatkan alat tersebut
dengan baik.
* Masih ada beberapa tempat yang sampai saat ini selalu berkutat
dengan masalah pengadaan sarana air bersih. Mari berdoa agar
pemerintah dan lembaga nonpemerintah dapat bekerja bahu-membahu
dalam membantu menyediakan kebutuhan rakyat yang sangat vital ini.
* Doakan juga agar ditemukan solusi yang tepat guna mencukupi
kebutuhan air di tempat-tempat yang selama ini sering dilanda
masalah kekurangan sumber air bersih.
* Doakan agar anak-anak Tuhan yang mungkin saat ini berada di
daerah-daerah tersebut dapat berperan serta membantu masyarakat di
daerah tersebut dalam pengadaan sumber air bersih.
* Doakan agar ada cukup air untuk kebutuhan sehari-hari di setiap
tempat.
* Doakan agar gereja mampu menjadi corong bagi masyarakat dalam
menggalakkan pelestarian lingkungan.
* Doakan agar melalui masalah kekeringan yang sering dialami ini
penduduk dan pihak-pihak lain yang melakukan penebangan makin
sadar untuk menjaga kelestarian hutan, tidak menebang pohon
sembarangan, tapi menghargainya sebagai milik Allah yang harus
dipelihara.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
Situs Terbaru YLSA: SABDAspace
==============================
Kabar gembira bagi para penulis blog Kristen (Christian bloggers)!
Bulan Juli 2006 ini, Yayasan Lembaga SABDA telah meluncurkan Situs
SABDAspace sebagai wadah untuk orang-orang Kristen menuangkan
pemikiran, ide, dan aspirasi yang dapat menggugah kebangunan di
Indonesia; baik itu kebangunan dalam hal moral, etika, estetika,
pengetahuan dan terutama kerohanian di Indonesia. Melalui situs ini
selain bisa membuat blog pribadi, Anda juga bisa menulis/
mengomentari artikel sesuai dengan topik-topik yang tersedia, yaitu
Bahasa/Sastra, Kaum Muda, Kesaksian, Pengajaran/Guru, Penginjilan,
Pribadi, dan Puisi. Mulailah menulis dan kirimkan karya Anda ke
situs penyedia blog gratis, SABDAspace!
==> http://www.sabdaspace.org/
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
From: John Andrew Tuhumena <ww.johnt(at)xxxxx>
>Syaloom.
>Saran saya kalau bisa di tampilkan autobiografi dari Yoseph Kam,
>dan semua kegiatan yang dilakukan oleh Kam dalam melaksanakan
>penginjilan di Maluku (Semua desa yang di misikan oleh Kam di
>Maluku)
Redaksi:
Kisah hidup dan pelayanan Joseph Kam pernah kami muat di e-JEMMi
Edisi No. 04 Vol. 8/2005. Silakan arahkan penjelajah (browser) Anda
ke arsip kami di:
http://www.sabda.org/publikasi/misi/2005/04/
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
New Tribes Mission http://www.ntm.org/
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Endah, Lanny
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2006 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi : < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan : < owner-i-kan-misi(at)xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://www.sabda.org/misi/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)