DIKIRIM KEPADA: [email protected]
September 2006, Vol.9 No.36
_____________________________ e-JEMMi ______________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI : Pemuda: Hamba Pergerakan
SUMBER MISI : Youth With A Mission (YWAM), World Christian
Videos
DOA BAGI MISI DUNIA: Afrika, Ethiopia, Kamboja
DOA BAGI INDONESIA : Breakthrough on Mission (BOM) di Bogor
SURAT ANDA : Minta Informasi
STOP PRESS! : Publikasi Berita SABDA
______________________________________________________________________
"Discernment is God's call to intercession, never to faultfinding."
-Corrie Ten Boom-
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam,
Tak bisa dimungkiri bahwa masih ada gereja-gereja yang meremehkan
keterlibatan kaum muda dalam gereja. Umumnya, kaum muda dianggap
belum terlalu matang sehingga masih belum bisa mengemban tanggung
jawab yang besar. Padahal tidaklah demikian seharusnya. Jika gereja
tidak mengembangkan tanggung jawab kaum muda bagi pelayanan Tuhan,
padahal jumlah kaum muda tersebut tidak bisa dibilang sedikit, maka
gereja akan kehilangan kesempatan untuk berkembang di masa yang akan
datang. Lewat artikel sajian kami minggu ini, kami ingin mengajak
Anda, khususnya pemimpin-pemimpin gereja dan juga kaum muda, untuk
menyadari potensi kaum muda bagi kerajaan Allah dan bagaimana kaum
muda boleh mengambil tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi
generasi penerus gereja. Nah, pemimpin-pemimpin gereja dan kaum
muda, siapkah Anda bekerjasama untuk membangun kerajaan Allah?
Redaksi e-JEMMi,
Lisbet
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
PEMUDA: HAMBA PERGERAKAN
========================
Pemuda adalah tiang negara. Pepatah ini memang ada benarnya. Benar
pula bila kita katakan pemuda adalah tiang gereja di masa depan.
Mengapa? Karena di tangan orang-orang yang masih muda inilah
terletak nasib pergerakan di masa depan. Orang-orang yang mungkin
kita anggap masih "bau kencur", tapi di masa depan mereka akan
mengemban satu tanggung jawab yang besar. Karena di pundak merekalah
terletak masa depan pergerakan yang ada.
TUHAN MEMERCAYAI VISI DAN TANGGUNG JAWAB KEPADA ORANG MUDA
Jika kita lihat, dewasa ini sangatlah sedikit orang-orang muda yang
dipercaya mampu mengemban tanggung jawab berat dalam pelayanan.
Kebanyakan hanya dipercayai dalam masalah pendelegasian tugas.
Banyak pemimpin gereja yang cukup khawatir untuk memercayakan
masalah pelayanan yang sulit, yang menuntut konsentrasi dan tanggung
jawab besar ke pundak orang muda. Namun, Tuhan tidak demikian.
Bahkan jika kita baca di dalam firman Tuhan, banyak peristiwa di
mana Tuhan memercayakan masalah genting sebuah bangsa ke dalam
tanggung jawab orang muda. Mari kita lihat beberapa contohnya.
1. Dari Kehidupan Yusuf (Kejadian 37-47)
Jelas Yusuf mendapatkan visi ketika masih muda, 17 tahun. Dia bukan
orang muda sembarangan. Tuhan memercayakan masalah kelaparan dan
kekeringan hebat ke pundak Yusuf sebagai penguasa di Mesir. Namun,
hal itu ia dapatkan bukan tanpa proses. Dia harus menjalani beberapa
proses yang sangat berat. Tapi jelas, Allah memilih dia dan bukan
pemimpin Israel waktu itu, atau malah raja Mesir. Bayangkan betapa
jauhnya Mesir! Namun, Tuhan tidak pernah salah pilih orang. Mungkin
kita berpikir, Yusuf tentu belum masuk kualifikasi. Apa lagi dia
bukan lulusan sekolah ekonomi atau mungkin pakar di bidang pangan.
Tapi Allah memberikan tanggung jawab besar itu di pundak Yusuf. Dan
Yusuf membuktikan bahwa dia orang muda yang bisa dipercaya.
2. Dari Kehidupan Musa (Keluaran 2:11-22)
Musa memang pernah mengecap betapa enaknya hidup di istana Mesir.
Namun, darahnya tetaplah seorang Ibrani. Karena itu, jauh sebelum
dia menyadari panggilan Tuhan untuk menyelamatkan bangsanya dari
penindasan, dia sudah merasakan gejolak itu dalam dirinya. Tidak
heran, dia berani membunuh orang yang tega memukul kaumnya. Dia
tidak "cuek bebek", tapi dia berani untuk mengambil risiko. Tuhan
melihat benih itu. Tuhan melihat keberanian Musa untuk mengambil
risiko. Sangat mengherankan, Tuhan tidak memercayakan penyelamatan
bangsa ini pada pemimpin Israel masa itu, tapi justru pada orang
muda yang notabene gagap dan minder. Tapi Musa membuktikan
kualitasnya, bahwa dia orang muda yang bisa dipercaya.
3. Dari Kehidupan Daud (1Samuel 17:40-58)
Daud adalah orang muda yang pertama kali menumbangkan raksasa dari
barisan orang Filistin. Allah sudah sejak lama mengenal keberanian
dalam diri Daud. Karena itulah, Allah memercayakan tampuk
pemerintahan yang baru ke tangan seorang muda yang dulunya hanya
penggembala ini. Tapi keberanian dan sepak terjangnya dalam dunia
pergerakan, membuktikan bahwa Daud bukanlah orang muda sembarangan.
4. Dari Kehidupan Paulus (Kisah Rasul 26:12-23)
Paulus juga orang muda yang radikal. Dialah orang muda yang
mengembara dengan visi memperluas kerajaan Allah sampai Asia kecil.
Lewat pelayanannya, banyak orang mengenal Kristus. Bukan hanya itu,
lewat kehidupannya juga dihasilkan banyak pemimpin muda baru yang
radikal dan berani hidup menderita demi visi Allah dalam hidupnya.
Timotius, Titus, Filemon, dan masih banyak yang lainnya; semuanya
lahir lewat tangan dingin seorang Paulus. Mereka menjadi orang-orang
muda yang terlatih dalam menghadapi masa sulit pelayanan, dan tampil
sebagai orang muda yang dapat diandalkan dalam urusan pelayanan yang
sulit sekalipun.
Masih banyak lagi orang muda yang Tuhan panggil dan percayakan
tanggung jawab yang sulit. Ini semua menunjukkan bahwa di mata
Tuhan, orang muda termasuk orang yang bisa diandalkan dan dipercayai
menangani masalah pelik sebuah bangsa.
PARADIGMA SALAH TENTANG ANAK MUDA
Ironisnya, gereja dewasa ini sangat jarang memercayai anak muda
untuk menangani masalah pelik yang ada. Biasanya anak muda hanya
dipercayai dalam urusan kegiatan berjangka pendek sementara untuk
urusan memikirkan bagaimana gereja ke depannya, anak muda hampir
tidak pernah dilibatkan. Ada beberapa paradigma salah tentang anak
muda yang sering berkembang di dalam gereja, antara lain sebagai
berikut.
1. Roh Goliat (1Samuel 17:42)
Roh Goliat adalah roh yang meremehkan orang muda. Ketika Goliat
melihat Daud, dia menghina Daud karena ia masih muda. Bahasa Inggris
malah menegaskan lebih lagi. "For he was only a youth" (King James
Version). Artinya, Goliat menertawakan Daud habis-habisan hanya
karena ia seorang muda.
Meskipun Goliat sudah ditumbangkan, namun roh yang meremehkan dan
menganggap anak muda tidak bisa dipercayakan urusan pelayanan yang
pelik masih berkembang biak dalam diri banyak orang. Alasan
kemudaan, sehingga masih sedikit makan asam garam pelayanan, membuat
banyak pemimpin lebih memilih untuk memercayakan pelayanan pada
orang yang sudah berkompeten.
2. Orang muda belum bisa dipercaya dalam banyak hal.
Pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Karena ketidakmampuan pemimpin
untuk memercayai anak muda membuat pemimpin tidak bisa melihat
potensi besar dalam diri anak muda Kristen. Memang ini proses yang
panjang, tapi tanggung jawab terbesar seorang pemimpin adalah
memberdayakan anak muda (yang merupakan jumlah sangat besar dalam
gereja) sehingga mereka dapat muncul dan layak dipercaya dalam
banyak hal.
ORANG MUDA: HAMBA PERGERAKAN MASA DEPAN
Potensi yang orang muda miliki janganlah sampai dibatasi hanya
sebatas urusan keagamawian semata. Orang muda dipanggil bukan hanya
untuk melayani dalam batas mimbar gereja atau dibatasi oleh dinding
denominasi gereja. Namun, panggilan orang muda adalah menggarami dan
menerangi masyarakat. Karena itulah, orang muda bukan hanya hamba
pergerakan bagi gereja. Tapi orang muda punya panggilan yang lebih
dari itu yaitu menjadi hamba bagi masyarakat dan orang yang belum
percaya. Tuhan tidak pernah menganggap remeh potensi dan kekuatan
seorang muda sekalipun minus pengalaman pelayanan. Karena itulah,
jika gereja rindu ada sebuah perubahan besar-besaran dalam
masyarakat, gereja terlebih dahulu harus mengadakan perubahan dalam
cara pandangnya terhadap orang muda.
Bagi orang muda sendiri, janganlah pernah jadikan alasan kemudaan,
kurangnya pengalaman pelayanan, atau apa pun juga sebagai penghambat
hidup dalam panggilan Tuhan. Karena Tuhan tidak terlalu membutuhkan
orang yang sudah berpengalaman. Tapi yang Tuhan butuhkan adalah
orang-orang muda yang berani hidup dalam visi, berani melaksanakan
tanggung jawab yang sulit, berani menghidupi panggilan, dan
bersegera untuk menjadi penjawab masalah pelik yang ada di
masyarakat. Orang muda adalah potensi besar yang belum diolah dengan
optimal dan maksimal. Karena itulah, gereja punya PR panjang untuk
memberdayakan umat, yang di dalamnya juga termasuk orang muda,
sehingga umat tidak menjadi orang-orang yang pasif atau hanya
menunggu, namun mampu merespons suara Allah dalam hidupnya, dan
mampu mengambil tindakan nyata dalam menghidupi visinya.
Bagi orang muda di mana pun berada, ingatlah pesan Paulus kepada
rekan muda kita Timotius. Janganlah pernah ada seorang pun juga yang
menganggap kita rendah hanya karena kita muda. Marilah kita
persembahkan masa muda kita untuk urusan kerajaan Allah. Untuk
menjadi penjawab masalah masyarakat yang ada. Untuk menjadi orang-
orang di garis depan dalam membuka pelayanan-pelayanan baru yang
lebih membumi dan lebih menjawab kebutuhan.
Sumber diedit dari:
Bahan Seminar Mahasiswa Indonesia Menuai (MIM) 2005
Judul artikel : Pemuda Hamba Pergerakan
Penulis : Budi Abdipatra
Halaman : 4--6
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
Youth With A Mission (YWAM)
==> http://www.ywam.org/
Youth With A Mission (YWAM) adalah gerakan internasional Kristen
yang bersifat interdenominasi dan memiliki fokus pada kaum muda
Kristen. Melalui situs ini, Anda akan diajak untuk melihat berbagai
aktivitas yang telah dilakukan oleh YWAM dalam usaha mereka
memberdayakan potensi anak-anak muda dalam menjangkau suku-suku yang
selama ini jauh dari pemberitaan massa. Selain berita kegiatan,
tersedia juga informasi lebih rinci mengenai YWAM dan bahan-bahan
kekristenan lain yang sangat berguna untuk Anda. Nah, bila Anda
ingin mengenal lebih dekat organisasi yang di Indonesia dikenal
dengan nama Yayasan Wahana Anak Muda ini, langsung saja berkunjung
ke Situs YWAM.
WORLD CHRISTIAN VIDEOS
==> http://www.worldchristianvideos.org/
Jika Anda termasuk orang yang tertarik untuk mengetahui bagaimana
penginjilan dan pemuridan dilakukan di negara lain, kenapa tidak
berkunjung ke situs World Christian Videos? WCV menyajikan video
Kristen dalam lebih dari 900 bahasa. Daftar video tersebut disusun
berdasarkan judul, organisasi, bahasa, dan negara. Video ini tidak
sekadar berisikan penginjilan dan pemuridan, tapi juga mengenai
apologetik dan informasi tentang video-video Kristen di dunia.
Merasa tertarik? Silakan berkunjung.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
A F R I K A
Afrika--Ron Washer dari Association of Baptists for World Evangelism
(ABWE) mengatakan bahwa tim dari program Community Health Evangelism
(CHE) baru saja mulai dikirimkan ke Afrika Barat. Proyek-proyek CHE
meliputi pengajaran akan kebersihan, pendidikan kesehatan dan gizi,
termasuk pertanian dan sanitasi yang baik. Program ini juga membantu
ABWE menjangkau daerah-daerah di mana mereka tidak dapat mengabarkan
Injil secara tradisional. "Kami mengantisipasi jika daerah-daerah
tersebut memberikan penolakan dalam beberapa bentuk. Namun, sekarang
ini kami ada di daerah selatan yang lebih animistik dengan kebiasaan
penyembahan roh-roh. Di sini orang Kristen atau muslim lebih sedikit
daripada di daerah utara." Washer mengatakan mereka sangat
membutuhkan guru-guru untuk melatih tim CHE. Menarik untuk melihat
kemungkinan yang akan terjadi. "Ini sedang terjadi, namun kami dapat
melakukan lebih banyak lagi jika saja kami sudah memiliki personel
yang rela melakukannya." ... dan orang-orang di sana? "Mereka
memberi respons yang sangat bagus--kami percaya Tuhan menggunakan
ini untuk benar-benar menjangkau komunitas-komunitas kecil ini di
mana gereja-gereja lebih sulit didirikan."
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan agar ABWE dapat menjangkau dan memperkenalkan Kristus lewat
program-program CHE. Doakan agar kebutuhan tenaga pengajar untuk
melatih tim CHE dapat terpenuhi dan kiranya Tuhan mengirimkan
orang-Nya yang memiliki beban untuk melayani-Nya dengan kerelaan
hati.
* Doakan agar tim ABWE dilindungi oleh kuasa Allah sehingga mampu
menghadapi kuasa jahat saat melayani di antara orang-orang yang
masih menganut animisme.
E T H I O P I A
Ethiopia--Tidak seperti biasanya, hujan lebat telah menimbulkan
banjir serius yang melanda ujung benua Afrika. Akibat dari bencana
ini, Sungai Omo di dekat Ethiopia menghanyutkan seluruh desa dan
mengakibatkan ribuan korban jiwa. Jay Lees dari Compassion
International mengatakan, "Sebanyak 18 keluarga kehilangan rumah
mereka dan 18 lainnya kehilangan hampir atau seluruh harta benda
mereka. Jadi saat ini, kami sedang memberikan beberapa usaha untuk
meringankan mereka ..., misalnya membagikan selimut, pakaian, dan
lain-lain. Satu nyawa melayang selama proyek kepedulian untuk anak
ini." Pihak yang berwenang sedang berjuang mengatasi bencana ini.
Lees mohon dukungan doa untuk tim mereka. "Saat ini kami bekerja
dengan direktur proyek di gereja tempat proyek tersebut diadakan dan
kami sedang mencoba terus untuk masuk ke daerah-daerah yang rusak
parah dan melihat bagaimana kami dapat membantu masyarakat yang
tertimpa bencana ini membangun kembali hidup mereka. Kami sedang
mencoba mengentaskan mereka dari kemiskinan dan tentu saja mantra
kami adalah 'Membebaskan anak-anak dari kemiskinan dalam nama Yesus'
seperti tujuan dari Compassion ini."
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Dukung dalam doa pelayanan tim Compassion International agar
dimampukan dan dikuatkan untuk dapat masuk dengan selamat ke
daerah-daerah yang rusak parah, memberikan pertolongan jasmani dan
rohani pada para korban, serta membantu membangun kembali hidup
mereka.
* Doakan juga agar lewat pelayanan ini, tim Compassion International
dapat menyaksikan kasih Kristus kepada para korban sehingga mereka
dihiburkan oleh ketulusan pelayanan dan perhatian dari tim ini.
K A M B O J A
Kamboja--Di Kamboja Utara, sebanyak lebih dari tiga puluh ribu orang
masih belum mengenal Injil. Tetapi Tuhan bekerja di tengah-tengah
orang Kuy melalui Mission to Unreached Peoples (MUP). Dari Kamboja,
Tom Newhouse wakil dari MUP mengatakan karena orang-orang Kuy belum
memiliki bahasa tulis, MUP bekerja dengan menggunakan strategi
penyampaian firman Tuhan secara lisan kepada orang-orang ini.
"Cerita-cerita dibagikan secara lisan. Tujuannya supaya cerita-
cerita itu diceritakan dengan sederhana sehingga jika mereka
mendengarnya, maka mereka dapat menceritakannya kembali kepada anak-
anak mereka, kepada tetangga mereka, ataupun orang-orang desa
lainnya." Ini baru merupakan awal dari usaha penginjilan dan
Newhouse berharap dapat melihat Injil terus diwartakan. "Sebenarnya,
ada satu daerah di mana orang-orang Kuy adalah mayoritas
penduduknya. Tidak nampak ada kongregasi jemaat di daerah tempat
mereka berada. Jadi, memang ada sedikit orang Kuy yang telah menjadi
percaya. Namun, sebagian besar orang Kuy tinggal di daerah di mana
mereka belum memiliki akses pada Injil." Doakan supaya "outreach"
ini dapat berbuah dan membantu pendirian gereja-gereja."
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan agar Roh Kudus membuka hati orang-orang Kuy sehingga mereka
siap menerima kebenaran firman Allah yang hidup.
* Bersyukur atas keterlibatan MUP yang melayani di antara orang-
orang Kuy. Doakan supaya pelayanan "outreach" yang mereka lakukan
dapat membantu mendirikan gereja-gereja.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
BREAKTHROUGH ON MISSION (BOM) DI BOGOR
======================================
Pada 28--31 Agustus 2006 di Bogor telah dilaksanakan konferensi misi
mahasiswa "Breaktrough on Mission" (BOM), untuk Persekutuan
Mahasiswa Kristen (PMK) sewilayah Jatinangor. Konferensi ini diikuti
oleh 80 peserta dari berbagai perguruan tinggi yang ada di wilayah
itu. Beberapa organisasi misi diundang untuk berbicara, termasuk
Yayasan Lembaga SABDA (SABDA). Mari kita bersama-sama menaikkan
syukur untuk terselenggaranya acara ini dan teruslah berdoa untuk
kaum muda Kristen yang dipersiapkan Tuhan untuk terlibat dalam
pelayanan misi, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Pokok Doa:
---------
* Bersyukur kepada Bapa di surga untuk para mahasiswa yang telah
dibukakan dengan berbagai pelayanan misi. Kiranya lewat konferensi
ini hati mereka semakin terbuka untuk terjun dalam pelayanan misi.
* Bersyukur juga kita naikkan untuk kaum muda yang punya komitmen
untuk bermisi di bidangnya masing-masing. Doakan agar mereka
diberikan hikmat, kebijaksanaan, serta keberanian saat
memberitakan Kabar Baik bagi orang-orang di sekitar mereka.
* Doakan agar api misi selalu menyala dalam hati mereka. Mintalah
agar Roh Kudus semakin meneguhkan komitmen mereka.
* Doakan juga agar Roh Kudus terus bekerja di hati para peserta
sehingga apa yang mereka terima dan dengar tersimpan dan bekerja
dengan luar biasa sehingga semangat bermisi pun menjalar kepada
kaum muda lain di kampus-kampus mereka.
* Doakan agar ada tindak lanjut, baik dari panitia maupun dari
pembicara untuk mahasiswa yang sudah memberikan hatinya bagi
pekerjaan Tuhan ini.
* Berdoalah agar PMK-PMK lain di seluruh Indonesia dapat mengadakan
acara serupa sehingga banyak kaum muda yang mengenal lebih dekat
dengan ladang-ladang yang sudah menguning dan terpanggil menjadi
pekerja yang berpotensi dan berkualitas.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
>From: <Hasan_sagunt(at)xxxx>
>bolehkah saya meminta keterangan tentang masuknya injil di suku
>mentawai dan perkembangannya saat ini? dan boleh saya tahu tentang
>judul buku yang di tulis oleh Kilgour D.D., berjudul Alkitab di
>tanah Hindia Belanda?
Redaksi:
Menjawab pertanyaan pertama Anda, kami persilakan Anda untuk
mengunjungi:
http://sejarah.sabda.org/ atau
http://www.sabda.org/sejarah/artikel/#1
Sedangkan artikel Alkitab di tanah Hindia Belanda dapat Anda baca
di:
http://www.sabda.org/sejarah/artikel/alkitab_di_tanah_hindia_belanda.htm
______________________________________________________________________
STOP PRESS
PUBLIKASI BERITA SABDA
======================
Publikasi Berita SABDA diterbitkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
setiap sebulan sekali. Publikasi ini khusus diperuntukkan bagi para
pengguna SABDA©, baik mereka yang mengunduhnya dari Situs SABDA.net
atau yang mendapatkannya dalam bentuk CD. Selain menyajikan
informasi terbaru tentang perkembangan SABDA©, Berita SABDA ini juga
memuat FAQ (pertanyaan dan jawaban) seputar fitur-fitur dalam CD
SABDA©, serta artikel dan kiriman kesaksian dari pengguna SABDA©.
Bagi Anda yang menggunakan CD SABDA dan belum berlangganan, silakan
mengirimkan e-mail kepada kami. Kami juga mengundang Anda untuk
berpartisipasi dengan mengirimkan kesaksian, masukan, atau
pertanyaan seputar pemakaian CD SABDA© atau seputar pelayanan
Biblical Computing YLSA.
Untuk berlangganan, Anda bisa mengirim e-mail ke:
==> < subscribe-i-kan-berita-sabda(at)xc.org >
Untuk mengirim kesaksian atau pertanyaan layangkan surat Anda ke:
==> < info-sabda(at)sabda.org >
Untuk mendapatkan arsip-arsip Berita SABDA yang sudah terbit:
==>http://www.sabda.org/publikasi/berita_sabda/ [Arsip Berita SABDA]
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
New Mission Tribes http://www.ntm.org/
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Lanny
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2006 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi : < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan : < owner-i-kan-misi(at)xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)