~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~<e-Software>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~



Salam,

Berita hacking terhadap perusahaan Payment seperti
dituturkan oleh Satunet ini kelihatannya akan men-
cemaskan banyak nasabah Visa.

Bagaimana cara hacker itu masuk ? Kelihatannya bukan
lewat line internet ya ? Ceroboh sekali kalau Visa
menggabungkan server produksi-nya satu network dengan
internet. Mungkin Visa disusupi lewat "War Dialer"
ke modem-modem perusahaan tsb. Seperti teknik
jaman dulu :-).

Dwi Malistyo.

______________________________________________________________

http://www.satunet.com/artikel/isi.html?id=4771

                    Visa International dihack, minta
                    tebusan jutaan dolar � 17/1/2000, 05:13 WIB 

                    Laporan M Gunadi Henoch 



                    satunet.com - Sekelompok hacker Inggris berhasil menembus
                    masuk ke dalam sistem komputer provider kartu kredit
                    global
                    Visa International baru-baru ini dan meminta tebusan
                    jutaan
                    dolar AS untuk mengembalikan sejumlah dokumen rahasia
                    perusahaan yang dicurinya.

                    Seperti diberitakan Sunday Times edisi Senin,
                    'keberhasilan'
                    mereka itu bukan hanya terbatas dalam kasus Visa saja,
                    tetapi juga berhasil menghack belasan perusahaan
                    multinasional lainnya dengan nilai total tebusan yang
                    mereka
                    minta mencapai sekitar 40 juta dolar AS.

                    Tak jelas apakah ada perusahaan yang memenuhi permintaan
                    mereka itu, namun dilaporkan bahwa Visa mengkonfirmasikan
                    aksi itu yang disebutnya terjadi pada Juli 1999 dan
                    para hacker
                    itu berhasil menembus masuk ke "sejumlah dokumen
                    perusahaan."

                    Sejak saat itu Visa mengklaim telah meningkatkan
                    pengamanan sistem komputernya guna mencegah peristiwa
                    serupa terjadi lagi. Kepolisian Inggris tengah
                    menyelidiki kasus
                    itu berdasarkan UU Penyalahgunaan Komputer yang dibikin
                    tahun 1990.

                    Meski begitu seorang ahli keamanan komputer menyatakan
                    usaha peningkatan keamanan akan sia-sia karena kelompok
                    hacker Inggris itu diketahui menggunakan teknik-teknik
                    yang
                    sangat canggih dan saling bertukar ilmu melalui e-mail dan
                    chatting.

                    Ini bukan kejadian pertama perusahaan multinasional
                    dihack.
                    Sebelumnya perusahaan konglomerasi Virgin di Inggris harus
                    menutup untuk sementara layanan e-mail kepada 170.000
                    pelanggannya gara-gara tercium usaha untuk menerobos
                    masuk ke dalam network perusahaan. Para pelanggan sampai
                    harus dibagikan password baru untuk itu.[mgh]  
                     


-----------------------------------------------------------------------
  SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong

Kirim email ke