|
\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/ From: "Yollie Wauran" <[EMAIL PROTECTED]>
Renungan Pagi Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." ( Daniel 3:16-18 ) Satu iman ..... Satu kesetiaan ...... Satu kasih akan Allah ..... Yang tidak luntur oleh keadaan yang dihadapi ..... Saat-saat sekarang ini ..... Mungkin kita pun pernah mengalaminya ...... Sesuatu yang tidak seperti yang kita harapkan ..... Saat kita menangis pada Tuhan ..... Yang kita alami tidak seperti yang kita harapkan .... Namun .... Adakah kita juga memiliki iman ...... Adakah kita juga memiliki setia ..... Seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego ..... ? Atau .... Saat ini kita mulai pasang langkah ..... Untuk undur dari pada-Nya ..... ? Adakah kita mulai "mengancam" Tuhan ..... ? Mari kita renungkan ..... Adakah kita benar mengasihi Tuhan ..... ? Atau ..... Kita mengasihi hanya sebatas bila ini .... Bila itu ..... ? ====================================
Renungan
Pagi
Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa. ( 2 Raja-raja 6:17 ) Saat ini ..... Mungkin permasalahan seakan membelit kita ..... Mungkin persoalan seakan mengepung kita ..... Adakah kekuatiran itu ..... Mulai menusuk iman kita ..... ? Adakah ketakutan itu ..... Mulai merobek percaya kita ..... ? Di saat seperti ini ..... Adakah "mata" kita masih mampu melihat ..... Kereta berapi mengelilingi kita ..... ? Masihkah kita kuatir ..... ? =====================================
Renungan
Pagi
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, ( Filipi 3:7-8 ) Namun kadang .....Kita belum bisa tuntas melepaskan itu semua ..... Masa lalu kita ..... Kita belum bisa menganggap rugi ..... Kita belum bisa menganggapnya sampah ...... Bahkan kadang .....Ada kebanggaan atas masa gelap kita ..... Tak ada kejijikan .....Serasa seperti perhiasan hidup kita ...... Yang dengan "bangga" kita pamerkan ..... Mungkin secara fisik kita sudah meninggalkannya ..... Namun .....sering kita masih mengemasnya dalam bentuk lain ..... Suatu kebanggaan terselubung ..... Yang kadang-kadang ...... Menggeser kemuliaan pengenalan akan Kristus ..... Dalam kesaksian kita ..... Mari kita renungkan .....Manakah yang sering kita tonjolkan ..... ? Kasih Kristus pada kita kah ..... ? Atau .....Kisah kasih kita pada kuasa gelap dulu ..... ? Lalu .....Manakah yang kita garis bawahi ..... Yang kita tanamkan dalam hati saudara kita
......
Kuasa Tuhan dalam hidup kita kah ..... ? Atau kuasa gelap yang menjadi mitra kita dulu ..... ? ============================================= Renungan
Pagi "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. ( Matius 7:24-25 ) Melakukan firman Tuhan ..... Bukan jaminan tanpa hujan dan banjir ..... Mungkin saat ini pun ..... Hujan dan banjir juga menerpa hidup kita ...... Dan ..... Inilah saatnya ...... Kita melihat ...... Adakah kita seperti orang yang bijaksana ...... Yang mendirikan rumahnya di atas batu ..... ? =========================================
Renungan
Pagi Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. ( Wahyu 3:16 ) Adakah kita termasuk di antaranya ..... ? Adakah kita ..... Tidak dapat dikatakan suam-suam kuku ..... Bila kita masih memiliki patokan ganda ..... ? Kita di kantor ..... Lain dengan kita di gereja ...... Kita di persekutuan doa ..... Lain dengan kita di gardu ronda ..... Kita di atas mimbar ...... Di depan jemaat ...... Lain dengan di depan isteri ..... Di depan suami ..... Di depan anak ..... Kadang terang ..... Kadang gelap ...... Adakah kita termasuk di dalamnya ..... ? Akankah kita tetap ingin di dalamnya ..... ? =======================================
Renungan Pagi Sesudah Esau mendengar perkataan ayahnya itu, meraung-raunglah ia dengan sangat keras dalam kepedihan hatinya serta berkata kepada ayahnya: "Berkatilah aku ini juga, ya bapa!" Jawab ayahnya: "Adikmu telah datang dengan tipu daya dan telah merampas berkat yang untukmu itu." Kata Esau: "Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku. Hak kesulunganku telah dirampasnya, dan sekarang dirampasnya pula berkat yang untukku." Lalu katanya: "Apakah bapa tidak mempunyai berkat lain bagiku?" ( Kejadian 27:34-36 ) Bagaimanakah kita memandang berkat ..... ? Adakah berkat itu .....masih mempunyai arti bagi kita ..... ? Bila "Ya", kapan terakhir kali .....Kita memberkati anak-anak kita ..... ? Kapan terakhir kali .....kita memberkati isteri kita ..... ? Bila "Ya" ..... Mengapa kita sering Mengabaikan doa berkat saat Ibadah di gereja ? Masihkah kita merasa hahwa berkat itu sungguh ada ..... ? Pagi ini .....Kita diingatkan kembali ...... Bahwa .....Berkat itu memang sungguh ada ...... Dan ..... Memberkati keluarga kita ..... Memberkati isteri kita ..... Memberkati anak-anak kita ..... Bukanlah hal yang
sia-sia ..... Tuhan memberkati Yollie PT. PPA Sudirman Square lt. 9 Tower A Ext. 3656 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. RETREAT NASIONAL 2004, Hotel Setia Puncak - Jawa barat, 30 Des. 2004 - 1 Jan. 2005 Pembicara : Pnt. Daud Raubun, Pnt. Dorcas Daud, Dr. Joshua dan Janet Mills Untuk Info Lebih lanjut hubungi : [EMAIL PROTECTED] o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN )--------------------------(o http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED] Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED] petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED] Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id |
