Salam, Tanpa niatan untuk mengartikan nasionalisme secara sempit, saya kadang bertanya-tanya juga, apa ada yang salah dengan pendidikan 'nasionalisme' di Indonesia.
Ilustrasinya begini: Kalau kebetulan saya sedang mengeksplor website-website profesor- profesor di universitas-universitas ternama di Amerika atau Eropa, dan saya menemukan profesor-profesor yang namanya mengandung unsur misalnya 'Zhang' atau 'Anish' maka dengan mudah saya temukan banyak graduate students di grup profesor-profesor tersebut dengan nama yang mengandung unsur misalnya 'Liu', 'Xiang', 'Chan' atau 'Rhajoo', 'Patil', 'Vijay'. Sayangnya, jarang (atau tidak pernah - atau mungkin juga saya yang kuper) saya menemukan profesor di universitas ternama di Amerika atau Eropa yang bernama mengandung unsur misalnya 'Buyung' dan banyak graduate students di grupnya bernama dengan unsur 'Dedi', 'Ajat', 'Joko', 'Yanti', 'Siregar', dlsb. Mungkin ada yang berargumen: "Cina dan India kan penduduknya milyaran, kita indonesia kan hanya 2 ratus juta, wajar dong!". Tapi, kalau ada prof. yang bernama misalnya 'Papadopoulos' di univ. di amerika misalnya, mudah juga kita temukan graduate students bernama misalnya 'Contaxis', 'Papaefthymiou', 'Padelis'. Padahal Yunani penduduknya 'hanya' 10 juta-an. Wass.wr.wb. M. Reza EL'93 --- In [EMAIL PROTECTED], "hdmessa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Para pemuda Kerala sejak dulu sudah terkenal senang merantau , dan > salah satu hal yg menyebabkan demikian ialah bahwa para perantau > india yg telah pergi dahulu, baik telah bekerja atau sekolah , selalu > mau membantu , menerima para perantau muda tsb , walaupun hanya > sekedar bekerja sbg pencuci piring di restoran di amerika. > sikap saling bantu di antara mereka cukup kuat, dan pada sisi lain, > para pemudanya memiliki semangat merantau dan semangat maju yg tinggi > pula , serta berani hidup susah dulu di rantau. <dihapus> > setelah berjalan hampir belasan / puluhan tahun, akhirnya > terbentuklah jaringan yg kuat dari para pekerja india yg tersebar di > berbagai penjuru dunia tsb , dan mereka masih ingat dg kampuang > halaman nya. > > mereka yg sekolah di amerika atau inggris ketika liburaan , pulang ke > India dan memberikan pencerahan/sharing ttg kemajuan bisnis dan > teknologi di sekolah2/universitas di India , hal tsb memotivasi para > anak sekolah untuk pergi merantau jauh juga. > <dihapus> > Setelah jaringan nya kuat dan memiliki expertise / keahlian yg tinggi > dalam bidang tertentu , mereka mulai membuat rencana besar untuk > membangun bisnis serupa di kampuang halaman nya , India. <dihapus> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada. http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511 http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/wf.olB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *** Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung... minta mereka kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Members: 1,392 Last Updated: 1 Apr 2004 ------------------------------------------------------------ ***** IA-ITB ***** - Merajut komunitas alumni ITB - Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International ------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
