ketika berbicara pengembangan UKM,banyak orang sering melupakan ttg the real UKM yg berkembang secara tradisional di Indonesia, pada etnis tertentu, minang,bugis,madura, keturunan cina, arab, india dll.
sering terlupakan bahwa pengembangan UKM telah berjalan secara alami di tempat alami nya , cina glodok, india pasar baru, arab laweyan di solo, padang di tanah abang , madura pengusaha rongsokan di sekeliling pabrik,pedagang maritim, bugis,bone, makasar dll. mereka lah sebenarnya real UKM yg telah berkembang secara alami, selama ini , hanya sayang sentuhan intelektual dan teknologi sering tak sejalan dg mereka, atau malah tak tersentuh. selama ini kalangan intelektual ( termasuk alumni ITB ) mengembangkan kewirausahaan dan small business dg pola standar keilmuan dari barat sono ( american way of enterpreneurship etc. ) sesuai dg warna apa yg kita pelajari selama kuliah , kita sering lupa atau malah meremehkan kearifan lokal dalam pengembangan bisnis. contoh sederhana , pola bagi hasil dan penggajian di rumah makan padang adalah spesifik dan susah difahami standar akuntansi akademik. pada kasus lain, malah teknologi yg kita bawa, malah sering bentrok dg mereka, misal kasus pada bisnis pertambangan , pola pertambangan skala dunia ,bertabrakan dg pertambangan rakyat yg malah digolongkan sbg PETI ( pertambangan liar dll ) , ini adalah kasus di kalimantan. di tambang emas pongkor, petambang tradisional adalah kebanyakan orang tasikmalaya , namun alih2 dikembangkan teknologi nya , malah jadi pihak lawan dari PT Aneka tambang dll. dan banyak kasus2 lain , yg menunjukkan bahwa kalau hendak mengembangkan UKM , kita harus mulai dari UKM nyata yg telah berkembang selama ini, dari berbagai etnis pebisnis tsb. saya masih ingat pak Mubyar purwasasmita , waktu jadi ketua LPM ITB, berkata bahwa kalau mau belajar bisnis elektronika yah ke glodok atau cikapundung di bandung , mau belajar bisnis tekstil yah ke tanah abang ( minang ) atau ke pasar baru jkt ( india ) saya rasakan pada kasus2 demikian cenderung alumni ITB dg teknologinya cenderung di menara gading , merasa teknologi is the best ,bisa menyelesaikan segalanya, termasuk create bisnis, dg agak merendahkan pola2 bisnis tradisional yg berkembang di indonesia dan dunia secara umum. salah satunya saya kira , karena memang teknologi yg dipelajari di ITB adalah teknologi untuk bisnis besar , skala industri, apa kita di ITB ada belajar teknologi untuk usaha kecil ? adakah kuliah nya ? dulu mungkin pak filino harahap dan gede raka di DTC nya ( development technologi center ) banyak mengembangkan teknologi tepat guna , sebuah langkah strategis, tapi saya tak tahu perkembangan nya sekarang . tapi realita menunjukkan bahwa pada beberapa kasus teknologi tepat guna, cenderung kurang sehat secara finansial ( kurang efisien dan efektif ) maaf, pak rektor apakah ITB, ada merancang alumni nya , untuk bekerja juga di industri kecil, atau merintis industri kecil ? tapi realita menunjukkan bahwa alumni ITB lebih suitable ,bekerja di industri skala besar ( karena memang ke sana lah ilmunya mungkin lebih kena ) demikian sekedar sharing dari saya wassalam Hendra Messa , TI 88 Jakarta > > > Selamat Siang Rekan-Rekan... > > > > Konon katanya...UKM Indonesia mengalami 3 tantangan untuk bisa berkiprah > > dalam persaingan global, antara lain: > > 1. Pengembangan Teknologi yang tidak memihak pada pengembangan bisnis UKM. > > 2. Pendanaan yang sulit dan berbelit-belit (tidak mau risk financing) > > terhadap pengembangan UKM Baru. > > 3. Kelemahan terhadap orientasi market (sulit mencari buyer). > > > > Question: > > a. Benarkan fenomena tersebut? > > b. Bagaimana alumni ITB bisa berkiprah dalam penanggulangan hal ini? dalam > > bukti nyata sebuah inkubasi/apapun yg nyata. > > > > Mari kita diskusikan... > > > > Salam, > > Sulis ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/wf.olB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *** Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung... minta mereka kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Members: 1,465 Last Updated: 1 May 2004 ------------------------------------------------------------ ***** IA-ITB ***** - Merajut komunitas alumni ITB - Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International ------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
