Saya menginginkan sosok presiden saat ini adalah yang tipikal Kwik Kian Gie - jangan lihat dari individunya, tapi tipikalnya yang saya maksud. Kalau individunya, saya rasa Indonesia belum siap untuk menerima presiden dari kalangan nonmuslim - ini blak-blakan saja. Biarpun tegas, tapi kalau gak ada dukungan masa , percuma. 
 
Ini saya lihat dari urgensi kita saat ini adalah di pemberantasan korupsi, dan ekonomi dalam negeri.
Setiap masa, urgensi bangsa ini saya yakin belum tentu sama.
 
Mungkin di satu waktu kita perlu capres dari kalangan militer, bisa saja. tapi saat ini kita sangat sangat urgen, sangat membutuhkan presiden yang mampu memberantas korupsi, karena itu kriteria saya akan capres yang ideal adalah capres yang mampu memberantas korupsi, dan so far, dari para capres, saya gak melihat ada yang memiliki kemampuan seperti itu, itu yang saya maksudkan dengan semua calon presiden kali ini buruk.
 
Bagaimana bisa memberantas korupsi kalau dari awal dana kampanye saja sudah tidak transparan?
Dari awal saja mereka semuanya sudah colong-colong start kampanye, ini menandakan mereka sudah tidak memiliki kejujuran-integritas, padahal kejujuran ini lah landasan untuk memberantas korupsi.
 
Tapi aniway, toh kita harus pilih salah satu kan ? moga moga calon presiden kita tidak lebih dari enam, supaya nanti pas pemilihan saya tinggal lempar dadu saja... hehehe.... ^_^
 
Atau.... gimana kalau saya luncurkan wacana: bagaimana kalau komandan kita (Laks Sukardi) aja yang maju?
 
Bukan berarti saya mendukung beliau, cuma kalau misalkan beliau menjadi capres, kira kira IA-ITB bisa melakukan tindakan apa ? ...............................................
 
nah, ini masalahnya! justru saya menginginkan IA-ITB, IA-UNPAD, dll, sebagai kalangan akademisi, sebagai pihak yang independen, menganalisa masing-masing capres secara obyektif, bukan menjadi mesin kampanye capres tertentu.
 
Sorry , kalau Inul, setelah saya pikir pikir, saya gak pilih jadi Calon Presiden, saya pikir Inul lebih bagus kalau jadi Calon Istri saja. :)
 
regards,
 
Andoko
10195058
 
 
 
 
 
----- Original Message -----
From: Gum
Sent: Thursday, May 27, 2004 3:15 PM
Subject: Re: [IA-ITB] Wajah Calon Presiden Indonesia !!

Pak Andoko apa punya calon yg "tidak BURUK" yg mampu memimpin Indonesia ke arah lebih baik ? - tentunya bukan Inul donk :)
Kalau ada, coba munculkan dan sebut namanya.
Jika memang "BAGUS" pasti banyak rakyat memberikan dukungan..... paling tidak IA-ITB dan ITB sebagai istitusi bisa take some ACTIONs sehingga calon ini bisa maju di pemilihan presiden berikutnya.
piye...kumaha...? ^_^
 
~gum+
 
----- Original Message -----
From: Andoko
Sent: Thursday, May 27, 2004 1:53 PM
Subject: Re: [IA-ITB] Wajah Calon Presiden Indonesia !! "Virus free by ITP Scan Mail"

Mengenai presiden, biarlah hatinurani pribadi masing masing yang menentukan.... karena pemilihan presiden kali ini yang saya lihat adalah memilih yang terbaik dari antara yang buruk alias, sebenarnya capres-capres ini cacat semua.Dari semua analisa, survey tentang capres, polling, saya lihat : terkesan tidak independen alias memihak salah satu capres.
 
Sebaiknya akademisi-akademisi (khususnya ITB) / mahasiswa-mahasiswa yang aktif di organisasi kampus mencoba membuat survey tersebut, saya harapkan sih hasilnya bisa lebih independent.
 
fyi: Megawati di Jawa Timur di kantong-kantong PDI sudah mulai mencuri start kampanye sejak dua minggu lalu, hal ini sangat mirip dengan perilaku golkar di masa orde baru. sementara itu banyak pula kampanye via sms yang mendiskreditkan capres yang lain, silih berganti, kesimpulan saya, semua busuk.
 
semua kembali ke hati nurani pribadi masing masing, kalau Inul Daratista jadi Capres, saya pilih Inul pokoke.
 
Regards,
 
Andoko - 10195058
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, May 24, 2004 9:54 AM
Subject: Re: [IA-ITB] Wajah Calon Presiden Indonesia !! "Virus free by ITP Scan Mail"

Tambahan dari saya, harusnya tiap point (yang 1 - 13 itu) memiliki bobot yang berbeda-beda, jadi tidak langsung dijumlahkan. Contoh ; point leadership bobotnya 20 %, knowledge 10 %, kedekatan dengan trouble makers 5 %, dst.
 
Regards,
 
Sulistyo Dwi Handoyo
 
 

Tomas Arista <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Barang ngaco kayak gini kok dikirim. Konsistensi skalanya benerin dulu mas. Coba lihat point 2, kedekatan dgn country trouble makers masak AR dikasih 5 (mendekati sangat bagus) terus Wiranto dikasih 1 (sangat tidak bagus). Terus AR dikatakan paling mempertahankan status quo nilai 7 sangat bagus (point 3) sementara Wiranto nilai 3 (hampir sangat tidak bagus dalam mempertahankan status quo.
 
Sebaiknya anda perbaiki kuesionernya, tentukan dulu secara sederhana : Yg paling bagus itu total skor terendah atau total skor tertinggi. Terus buat item statement dan penskalaan yang konsisten. Gunakan item stament negasi bila perlu agar item statement dan skalanya bisa konsisten.



***

Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung...
minta mereka kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Members: 1,465                   Last Updated: 1 May 2004
------------------------------------------------------------
                   ***** IA-ITB *****
            - Merajut komunitas alumni ITB -
  Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni
         http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB

     Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International
------------------------------------------------------------





***

Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung...
minta mereka kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Members: 1,465                   Last Updated: 1 May 2004
------------------------------------------------------------
                   ***** IA-ITB *****
            - Merajut komunitas alumni ITB -
  Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni
         http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB

     Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International
------------------------------------------------------------



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke