MEMBANGUN IKLIM ENTREPRENEURIAL ECONOMIC (e-economic)
PUSAT INKUBATOR BISNIS � ITB


Efektivitas pendekatan pembangunan ekonomi tradisional telah mengalami
penurunan pada beberapa dekade ini, sejumlah penyebab diantaranya relokasi
industri skala besar telah mengalami penurunan.
Sementara proses perbaikan ekonomi terus berlanjut, sejumlah pandangan
muncul yang melihat kesempatan yang secara efektif dapat digunakan untuk
membantu pencapaian tujuan pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan
kerja baru.
Entrepreneurial Economic adalah suatu upaya membangun kemampuan ekonomi
masyarakat di bidang kewirausahaan. Upaya ini meliputi eksternal dan
internal. Internal adalah upaya pemerintah menciptakan kebijakan yang
mempermudah terlahirnya usaha baru dan eksternal adalah upaya-upaya dari
individu atau komunitas untuk mengembangkan bakat kewirausahaan secara
mandiri.
Selama era krisis melanda Indonesia sudah terbukti bahwa sebagian besar
yang mampu bertahan adalah industri yang termasuk dalam katagori Usaha
Kecil Menengah (UKM). UKM juga terbukti mampu menciptakan lapangan kerja
baru dan menyerap tenaga kerja.
Selain UKM yang sudah berjalan, saat ini muncul generasi-generasi muda
yang tidak lagi berminat untuk pencari kerja ataupun meraih karier
profesional. Mereka tertarik untuk membangun perusahaan sendiri melalui
ide-ide bisnis yang cemerlang. Mereka rata-rata berpendidikan tinggi
memiliki kemampuan melihat peluang-peluang usaha, bersemangat tinggi dan
mampu memotivasi diri sendiri untuk keberhasilan usahanya.
Hasil sebuah penelitian menyimpulkan 3 elemen penting untuk mengembangkan
keberhasilan start-up enterprise adalah :
1.        Market driven ideas � kegagalan bisnis sering terjadi karena tidak
terdapatnya pasar potensial yang menyerap ide bisnis yang ditawarkan.
2.        Management skills � banyak usaha yang mengalami kegagalan karena
pelakunya kurang memiliki kemampuan untuk menjalankan rencana bisnisnya,
dan bahkan sebagian besar tidak memiliki kemampuan untuk menyusun rencana.
3.        Access to capital � banyak pula usaha yang gagal karena mereka
tidak
memahami bagaimana memanfaatkan modal yang mereka miliki, atau mereka
tidak berhasil memperoleh modal yang cukup pada saat-saat yang kritis.
Program-program seharusnya diciptakan yang ditujukan untuk memenuhi
kebutuhan entrepreneur/UKM berkaitan dengan ketiga elemen diatas.
Program-program tersebut harus memperjelas dan menegaskan ide-ide yang
dapat dijual, keuntungan dari program-program pelatihan manajemen dan
membangun jalan yang menghubungkan antara entrepreneur/UKM dengan
permodalan lokal.
Untuk pengembangan entrepreneurial economic diperlukan peran serta dari
berbagai pihak untuk mendukung keberhasilannya . Pemain utama pada
entrepreneurial economic untuk ukuran Indonesia tentu saja pelaku ekonomi
yang terbesar saat ini yaitu usaha kecil menengah.
Berbagai pihak saat ini telah memikirkan pengembangan UKM seperti KADIN
dan BI yang mencoba menjembati kebutuhan permodalan di kalangan UKM dengan
mengembangkan fungsi-fungsi intermediasi. Fungsi-fungsi intermediasi akan
membantu banyak UKM yang selama ini belum mendapat kucuran kredit
perbankan, sementara banyak UKM yang mempunyai prospek usaha bagus
(feasible).
Bila kebijakan pemerintah mengarah pada entrepreneurial economics,
diharapkan peningkatan ekonomi bisa tercapai dengan investasi dari dalam
negeri melalui peningkatan dana pihak ketiga yang dihimpun perbankan. Bila
iklim usaha kondusif dengan berkembangnya investasi dari dalam negeri,
diharapkan secara otomatis investor asing akan melihat keadaan tersebut
dan meningkatkan investasinya ke Indonesia secara langsung ke sektor riil.
Kalau Indonesia  bisa melakukan pengembangan dan pemberdayaan UKM, akan
banyak timbul wirausaha-wirausaha baru sehingga akan tumbuh dan bisa
mengurangi pengangguran.

Sehubungan dengan itu PIB ITB akan menyelenggarakan seminar yang
pada minggu ketiga bulan Juli 2004 di Kampus ITB. Selain
ada pembicara undangan kami juga mencari penggiat sektor ini untuk
bisa berkonstribusi dalam acara ini, melalui pengiriman makalah atau
idea tercapainya iklim ekonomi kewirausahaan.
Untuk selanjutnya silahkan hubungi Pusat Inkubator Bisnis ITB
JL Ganesha 15 Bandung email [EMAIL PROTECTED]

Kurang lebihnya mohon maaf.
Suhono
PIB ITB








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***

Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung, 
minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]

Members: 1,508                   Last Updated: Jun 1, 2004
------------------------------------------------------------
                   ***** IA-ITB *****
            - Merajut komunitas alumni ITB -
  Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni
         http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB

     Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International
------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke