--- In [EMAIL PROTECTED], "canuck0110" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > hingga saat ini. Dan ternyata ketika suhu global naik, maka life 
> > expectancy dan growth-nya cukup bagus.
> > Jadi kenapa takut dengan Pemanasan Global ?
> > 
> Walah mas, kalau temperatur global naik, terus saya kebagian terus 
> summer yang panasnya luar binasa ini, apa ngga repot, tagihan 
> listrik saya tiap bulan jadi berapa ya ?
> Tapi emang terasa juga sih faedahnya, winter lalu saya nggak repot 
> nyekop salju dari driveway.

Proses pemanasan global ini memang tidak sederhana, sangat
mungkin aakan --> 'tidak linier'. Campur bawur antara proses chaotic, 
dan mungkin fractal serta mungkin bisa dengan 'Wolframic'.

Dilihat atau dikaji secara parsial (temporal maupun lokal geografis) 
selalu saja ada yg "terkena dampak negatip". Dan biasanya yang 
terkena dampak negatip yang saat ini sedang dalam posisi kuat, enak, 
dan nyaman ... yang mungkin akan "terkurangi" kenikmatannya. Dan 
seringkali daerah yang nyaman ini yang suara "teriakan ego"nya 
paliing kuat !! Karena punya fasilitas 'mikropon' yang memadai saat 
ini.

Mana mau sih sedikit konsen dengan lokasi kering di gurun Etiopia, 
Canada, dan daerah gurun di Afrika lainnya yang mungkin bakalan akan 
sedikit basah karena meningkatnya presipitasinya. Meningkatnya curah 
hujan di daerah kering ini salah satunya mungkin disebabkan oleh 
mencairnya sebagian es kutub yang saat ini ngumpul menjadi gunung es. 

Seringkali melihat atau menghitung volume air akibat es mencair di 
kutub ini hanya diasumsikan akan menjadi air laut saja, itulah 
sebabnya maka perkiraan kenaikan airlaut jadi sangat besar (~20 feet) 
padahal kalo panas maka presepitasi juga berubah dan mungkin 
atmosfernya menjadi "basah" maka bisa saja tinggi muka air laut cuma 
naik dikit sajah (tidak sebesar yang diduga). Juga memperkirakan 
jumlah air yang akan ada di tanah ini saya rasa bukan perkara 
mudah .... namun bisa saja menunjukkan hal yang penuh kejutan.

Yang kukira bagus dari artikel yang kusitir sebelumnya adalah, 
jangkauan (rentang waktu) 'evidence-evidence' yang dipakai-nya 
relatif pas dengan manusia moderen (archeologis), bukan hanya data 
saat paling baru paling ratusan tahun lalu saja.... atau bahkan 
sekedar snapshot foto satelit puluhan tahun lalu, yang bisa saja 
akan --> 'mislead for future prediction'.

Salam

RDP



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

Kirim email ke