Walaupun cadangan gas hidrat melimpah, teknologi untuk eksplorasi dan eksploitasinya sedang dikembangkan! Saat ini baru Kanada yang mencoba ekploitasi (pilot project) di pantai baratnya! Kesulitan utama dalam penambangan ini karena gas hydrate yang tersimpan (terkonservasi) dalam bentuk padat sangat sensitif terhadap perubahan temperatur dan tekanan! Karenanya hanya stabil pada kedalaman lebih dari 4000 meteran nan dingin! Reservoarnya tidak seperti pada minyak bumi yang kemungkinan lapisan penutupnya bisa mencegah larinya minyak! "Es" gas hydrate mudah jadi gas dan lepas bila kestabilannya terganggu dan tak terbendung karena lapisan penutupnya berupa "unconsolidated fine-grained sediments"! Kaburnya gas hydrate (methane) secara bebas sangat ditakutkan oleh pemerhati lingkungan karena bisa menyebabkan efek rumah kaca dan rusaknya lapisan ozon! Bagi kalangan "industri minyak" men "switch" dari eksplotasi hydrocarbon ke methane mungkin tidaklah terlalu sulit!? Bukankah deep drilling teknologinya sudah sedemikian jauh!
Salam Andri S.S. Mubandi Dept. Teknik Geologi FIKTM - ITB ----- Original Message ----- From: "SYARIFUDDIN Noor" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, September 09, 2002 7:28 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Pre-Expedition Seminar [Deep Sea] > ........Menurut perhitungan sementara identifikasi gas hydrate yang ada > di lokasi > penelitian adalah sejumlah 625 TCF, ........ > > 625 TCF ????? wow.....kaya raya kita dong....ini kali yang dimaksud harta > karun itu.....bukan yang di batu tulis ..:-) > > > > > > > > > > "Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]> > 09/08/02 06:23 PM > Please respond to iagi-net > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > cc: > Subject: Re: [iagi-net-l] Pre-Expedition Seminar [Deep Sea] > > > Laporan Seminar Pra-Ekspedisi Java Trench 2002 (Voyage To The Bottom of > The > Sea) > =========================================================== > > Tak kurang dari 100 orang hadir pada Seminar Pra-Ekspedisi Java Trench > 2002 > yang merupakan kerjasama antara BPPT-IAGI-HAGI dan JAMSTEC (bukan > Jamsostek), pada Rabu 21 Agustus di Hotel Mandarin, Jakarta. Empat hal > "spektakuler" yang akan diteliti dibahas dalam seminar tersebut: > > 1. Karakter Sesar Sumatra di pertemuannya dengan palung Jawa > 2. Strain partitioning dari overlying plate (fore-arc basin) disekitar > Selat > Sunda > 3. Eksplorasi daerah "bank" di laut selatan Sukabumi yang data > bathymetrinya menunjukkan indikasi awal sebagai tutupan 60x30 km yang > dikelilingi oleh submarine mud-volcanoes > 4. Eksplorasi gas hydrate yang indikasi awalnya didapat dari BSR (Bottom > Simulator Reflector) pada berbagai lintasan seismik, terutama di daerah > fore-arc sampai ke lereng luar palung. > > Sehari sebelumnya, 20 Agustus 2002, panitia juga sempat mengadakan > Temu-Pers > di gedung BPPT lantai 3 yang menghadirkan MenRisTek Hatta Radjasa, Ketua > IAGI, Ketua HAGI, dan Chief Saintist dari Jepang dan Jerman. Media > Indonesia, Republika, Detik.com dan beberapa media elektronik/televisi > juga > hadir dalam temu pers tersebut. > > Ekspedisi Palung Jawa akan melibatkan 15 ilmuwan, yaitu 9 peneliti dari > Indonesia, 4 dari Jepang, dan 2 dari Jerman. Tim Indonesia terdiri dari > Tim > Inti dan Tim Pendukung. Tim Inti terdiri dari empat peneliti yang akan > turut > dalam penyelaman (Oceanot). Mereka itu adalah Yusuf Surachman (Geologist > BPPT-Chief Scientist), Agus Guntoro (Geologist Univ. Trisakti), Hananto > Kurnio (Geologist PPGL), dan Mufti P Patria (Biologist UI). Tim Pendukung > adalah Ridwan Djamaluddin (Ketua Panitia, Geologist BPPT), Andri Slamet > Subandrio Mubandi (Geologist ITB); Ichwan Makmur Nasution (BRKP-DKP); > Adriansyah (Geophysicist Pertamina); Chaidir (Biologist BPPT). > > Dalama presentasinya, (Iyung) Yusuf Surachman sebagai Chief Scientist dari > Indonesia memaparkan temuan awal Tim Indonesia dari data seismik dan > bathymetri terdahulu yang memperlihatkan adanya kemungkinan menerusnya > Sesar > Sumatra ke arah Palung Jawa. Selain itu diidentifikasikan juga beberapa > fenomena yang menarik dari morfologi dan internal geometry dari 4 area, > yaitu: trench, prisma akresi-1, prisma akresi-2, dan fore-arc basin > disekitar daerah telitian. Adanya indikasi gas hydrate dan juga morfologi > kubah didaerah fore-arc basin ditunjukkan dalam beberapa peta dan > penampang. > > Menurut perhitungan sementara identifikasi gas hydrate yang ada di lokasi > penelitian adalah sejumlah 625 TCF, yaitu yang didapatkan dari analyses > AVO > di daerah-daerah yang menunjukkan BSR (Bottom Simulator Reflector) yang > significant baik di daerah fore-arc, maupun di lereng palung. Di beberapa > tempat yang akan diselami oleh kapal riset tersebut, yaitu didaerah > indikasi > gas hydrate berupa methane venting, akan disampling baik bottom sedimennya > maupun fauna yang ada disitu. > > Selain itu multibeam sounding awal memperlihatkan morfologi dasar laut > yang > menunjukkan adanya "domal-bank" (dangkalan berupa kubah) di kedalaman 3000 > meter, sekitar 60KM NW dari titik terdalam palung jawa. Domal bank > tersebut > diapit oleh morfologi (terusan)patahan Mentawai dan (terusan)patahan > Barisan, sehingga diinterpretasikan sebagai suatu struktur "mega-trap" - > transpression - flower structure didaerah fore-arc. Expedisi akan > menge-run > seismic single channel memotong-motong dome tersebut untuk membuktikannya. > Walaupun banyak yang pesimistis tentang source-rock quantity dan maturity > (karena rendahnya heatflow dan tipisnya sedimen back-arc), tapi beberapa > seismic line awal (2001) menunjukkan ketebalan sedimen sampai 5000 meter > di > fore-arc selatan Sukabumi tersebut. Mungkin saja kita bisa berharap akan > adanya hidrokarbon terjebak di struktur dome tersebut. > > Selanjutnya, Yusuf Surachman memaparkan rencana penyelaman di 15 titik > yang > diringkas dari berbagai usulan peneliti Indonesia yang memasukkan > proposalnya. Rencana ini dikonfirmasikan dengan rencana Jepang dan Jerman > pada keesokan harinya (22 Agustus) dalam rapat teknis penyelarasan program > Tim Indonesia-Jepang-Jerman di BPPT. > > Wonn Soh, Chief Scientist Jepang selanjutnya mempresentasikan gagasan > Jepang > untuk meneliti daerah pertemuan antara Oblique Subduction dengan Normal > Subduction di Palung Jawa Selatan Sukabumi tersebut. Dengan mempelajari > fenomena tsb, mereka mengharapkan dapat menerapkan pemahaman-nya pada > situasi serupa di Jepang. Pada dasarnya yang mereka rencanakan sama dengan > rencana peneliti Indonesia, hanya saja dalam hal ini Soh menguraikan > secara > lebih rinci apa saja ayng akan dilakukan dalam penyelaman tersebut. > Rencana > pengamatan langsung "fault-sense", "degree of deformation", "presence of > seepage", "deep-water organism associated with the faults", "sampling mud > volcano", "sampling gas hydrate", kesemuanya diuraikan secara rinci. > > Ikeda, ahli tektonik dari Universitas Tokyo memaparkan tentang "Active > Fault > Research: From Land to Sea". Rencana mereka untuk memonitor aktifitas > sesar > di daerah Palung Jawa akan didasarkan pada sample-sample dari piston > coring > yang akan diambil langsung oleh Shinkai 6500 dilokasi-lokasi penyelaman. > > Herman Kudrass, Kepala PPGLnya Jerman juga bicara dalam seminar > pra-ekspedisi tersebut. penekanan presentasinya pada eksplorasi gas > hydrate. > Beberapa hal yang akan dilakukan adalah: "pengukuran profile CH w/depth of > seawater", "pengukuran isotop pada piston core", "pengukuran heat flow" > (pada umumnya HF normal didaerah palung 40mW/m2, tapi didaerah venting gas > methan bisa sampai 120 mW/m2). "investigate benthic community in venting > area", dsbnya. > > Ada 7 penanya, komentator, peng-opini pada seminar tersebut, yaitu: Pak > Bona > (Trisakti), Pak Afiat (Trisakti), Pak Awang (Pertamina), Pak Andri (ITB), > Bu > Mimin (PPGL), PAk Irawan (ITB), dan Bu Retno (ITB). Kesemuanya mencoba > untuk > lebih memperjelas arahan dari penelitian, selain juga uluran/permintaan > untuk kerjasama menggunakan data yang akan didapat. > > Seminar 21 Agustus tersebut ditutup jam 1 siang dengan makan siang > bersama. > Esok harinya para sainitis dari Indonesia-Jerman dan Jepang masih > berkumpul > dan membicarakan rencana pasti titik-titik penyelaman. > > Informasi lainnya: Upacara pelepasan kapal riset akan dilakukan oleh > presiden Megawati pada tgl 6 Oktober 2002. Mega akan mencoba juga masuk > kedalam SHINKAI (tentunya tidak untuk diturunkan kedasar laut). > > > Hasil Notulensi dari Moderator ADB > > > > > ----- Original Message ----- > From: <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, August 23, 2002 12:34 PM > Subject: RE: [iagi-net-l] Pre-Expedition Seminar [Deep Sea] > > > > Judulnya menarik tapi sayang undangannya kurang menarik. > > > > Herman > > > > ---------- > > | From: AriadiSubandrio / mime, , , [EMAIL PROTECTED] > > | To: iagi-net / mime, , , [EMAIL PROTECTED] > > | Subject: [iagi-net-l] Pre-Expedition Seminar [Deep Sea] > > | Date: Friday, 16 August, 2002 9:24AM > > | > > | Para Geolog Indonesia, > > | Panitia Ekspedisi Nasional [IAGI, HAGI & BPPT], Program Riset Selam > > | Lautdalam Java Trench 2002 mengundang kehadiran anda pada acara > > | PRE-EXPEDITION SEMINAR, Indonesia Japan Deepsea Expedition. Bertempat > di > > | IMAM BONJOL - THAMRIN Room, 4th Fl, Hotel Mandarin, Jl. MH Thamrin - > > | Jakarta. > > | > > | Program seminar ini akan dimulai jam 09.00 pagi dengan acara setelah > opening > > | speech : > > | - Presentation from Indonesian Chief Scientist > > | - Presentation from Japanese Chief Scientist > > | - Presentation from Germany Chief Scientist > > | - Discussions > > | - Lunch > > | > > | > > | Bagi anda yang berminat dipersilahkan hadir dengan RSVP pada : EVI > > | [21-316.9731] atau LIA [21-316.8914] > > | > > | salam, > > | panitia. > > | > > | --------------------------------------------------------------------- > > | To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > | Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > | IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > | IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > | ===================================================================== > > | Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention > > | September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA > > | > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > ===================================================================== > > Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention > > September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > ===================================================================== > Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention > September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA > > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ===================================================================== Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

