Ikut urun rembug nih.

Memang paling enak bikin joke (tentunya men"joke"kan orang lain).
Jangan membuat persepsi yang macam macam dulu dengan mengkonfrontir Cak
Andang dengan kotak kosong.
Kita ambil positif dan hikmahnya saja dengan pencalonan Cak Andang kembali
untuk memegang kendali per IAGIan.  Apa ada kiprah beliau yang positif dalam
memajukan/mengenalkan IAGI di bumi Indonesia ini. Atau lebih banyak
negatifnya, atau malah tidak berkiprah sama sekali.
Kalau ada yang menganggap kiprah kepemimpinan Cak Andang ini tidak ada
positifnya, beri saran atau kalau merasa mampu calonkan diri.  
Jabatan Presiden IAGI ini tidak mendatangkan keuntungan financial, apalagi
dari segi KKNnya buat Cak Andang. Yang pasti tambah pikiran, tambah
kesibukan, berkurang waktu untuk keluarga di rumah.  Ini suatu risiko. Lain
dengan jabatan di pemerintahan atau perusahaan (mungkin?). 
Tolong diingat bahwa beliau ingin meneruskan jabatannya ini, saya kira,
karena sudah punya program yang belum seluruhnya terlaksana (bisa
diperdebatkan?).  Semoga Cak Andang diberi kekuatan/sehat wal afiat, sabar
dan tawakal dalam meneruskan kiprahnya ( dan juga selalu berkat dorongan dan
do'a keluarga dirumah mbak Retno dan anak anak,insya Allah). 
Saya juga ikut do'akan ( maaf, Cak  kali ini tidak bisa ikut Convention).
Wassalam.

        -----Original Message-----
        From:   SYARIFUDDIN Noor [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:   Monday, September 23, 2002 11:31 AM
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Kartu suara

        ha...ha...ha....ha.. ya udah kalau gitu panitia perlu menyiapkan
logistik 
        tambahan:

        - guitar beberapa biji
        - kencrengan (kali sewa dari pengamen pinggir jalan juga boleh, mana
yang 
        dianggap praktis lah...)
        - kartu gaple (yang ini wajib beli baru, masa kartu gaple aja gak
mampu 
        beli.....)
        - gula dan kopi
        - kacang goreng

        jadi kalau kejadian kotak kosong menang, kita sudah siap untuk ber 
        la...la... tri...li...li... dipinggir jalan....






        Prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]>
        09/23/02 11:29 AM
        Please respond to iagi-net

         
                To:     [EMAIL PROTECTED]
                cc: 
                Subject:        [iagi-net-l] Kartu suara


        Lha kalo yg menang kotak kosong ya kita duduk-duduk aja dipinggir
jalan 
        sambil main gitar dan bersenandung meratapi nasib IAGI yg dipimpin
kotak 
        kosong.......la.la..la..tri..li...li..li....
        mungkinkah ada benarnya juga kata mas Dedy sebayang Mas Andang diadu
sama 
        ketidakpedulian...la..la..la...tri..li..li..li...mungkin ndak 
        juga.....mungkin ya juga...la..la..la...tri..li..li..li.....

        Date: Mon, 23 Sep 2002 11:06:21 +0700
        From: SYARIFUDDIN Noor <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject: Re: [iagi-net-l] Kartu suara
        To: [EMAIL PROTECTED]


        lha kalau yang menang kotak kosong terus mo ngapain.....?




        Prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]>
        09/23/02 10:48 AM
        Please respond to iagi-net
        To: [EMAIL PROTECTED]
        cc:
        Subject: [iagi-net-l] Kartu suara

        justru sangat gentleman jika kita berani diadu dengan kotak kosong
        jika ternyata kotak kosong yg menang, artinya performance-nya
        dipertanyakan
        jika ternyata kotok kosong dipilih 50% suara, artinya kepemimpinan
kita
        masih setengah-setengah
        buat sarana koreksi juga
        BERANI NGGAK KITA DIKOREKSI DENGAN DIADU SAMA KOTAK KOSONG???
        KOREKSI BUAT KITA JUGA, kalau ternyata kotak kosong yg menang,
artinya
        kita
        dipertanyakan kok mau-maunya dipimpin kotak kosong selama ini,
berarti
        kita
        selama ini "KOTAK KOSONG" juga
        bukan bermaksud melecehkan, tetapi juga bisa buat koreksi
        salam,
        PHN
        Date: Mon, 23 Sep 2002 07:55:55 +0700
        From: "Siregar, Parvita" <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject: RE: [iagi-net-l] Kartu suara
        To: [EMAIL PROTECTED]
        Kalau boleh usul, saya tidak setuju dengan pembagian kotak suara
seperti
        ini.
        Kelompok 2 sudah jelas tidak ada karena Sdr. Aris mengundurkan diri.
        Kelompok 3 adalah kelompok abstain. Karena kotak 2 jelas kosong,
        artinya si pemilih kotak nomor 3 memilih Mas Andang dan tidak
memilih
        siapa2, yang menurut logika agak absurd.
        Kelompok 4 artinya kotak kosong.
        Artinya Sdr. Andang diadu dengan kotak kosong? Saya pikir ini
pelecehan
        terhadap kwalitas Sdr. Andang, masa' kotak kosong diadu dengan orang
        yang jelas2 sudah menunjukkan performancenya.
        Kita jangan terlalu mengada-adalah, yang praktis dan logis saja.
Kita
        kan semuanya scientist. Cara berpikirnya seperti scientist dong,
jangan
        bikin bingung seperti yang di Senayan itu :-).
        nuf said
        Parvita H. Siregar

         >-----Original Message-----
         >From: [EMAIL PROTECTED]
         >[mailto:[EMAIL PROTECTED]]
         >Sent: Friday, September 20, 2002 3:11 PM
         >To: [EMAIL PROTECTED]
         >Subject: Re: [iagi-net-l] Kartu suara
         >
         >
         >
         >Akan ada 4 kelompok:
         >1. Kelompok kartu suara dengan pilihan kepada Sdr. Andang
         >Bachtiar (entah
         >dengan tanda silang, tanda v, dsb).
         >2. Kelompok kartu suara dengan pilihan kepada Sdr. Aris
         >Setiawan (yg telah
         >mengundurkan diri).
         >3. Kelompok kartu suara yg memilih keduanya, yg akan dianggap
         >sbg netral
         >dan tidak dimasukkan ke dlm suara keduanya.
         >4. Kelompok kartu suara yg tidak memilih keduanya alias tidak
         >memilih (ini
         >tampaknya agak mustahil, karena orang akan berpikiran bahwa
         >nanti akan ada
         >yg dengan mudah membubuhkan pilihan sebelum penghitungan suara).
         >
         >Itulah kemungkinan yg akan terjadi thd kartu-suara2 yg
         >dikembalikan kepada
         >panitia nantinya. Calon tunggal Sdr. Andang Bachtiar tentu saja
akan
         >memperoleh suara dari kelompok 1. Ketiga kelompok lainnya bisa
saja
         >dianggap sbg 'bumbung kosong'. Tentu saja, walaupun ada
         >kemungkinan jumlah
         >kartu suara dari ketiga kelompok (2,3,4) lebih banyak daripada
         >kelompok 1,
         >Sdr. Andang Bachtiar tetap akan terpilih utk memimpin IAGI pada
periode
         >berikutnya (2002-2005). Kalau hal ini sampai terjadi, anggap saja
bahwa
         >banyak yang tidak setuju dengan Sdr. Andang Bachtiar sbg ketua
         >umum IAGI,
         >hanya sayangnya tidak ada yg berani mencalonkan dirinya.
         >
         >Kalau jumlah kartu suara kelompok 1 lebih besar daripada
         >kelompok 2, 3, 4
         >atau gabungan ketiganya, jelas bahwa Sdr. Andang Bachtiar memang
masih
         >dipercaya utk menghela kereta-kuda kita ini.
         >
         >Salam,
         >Syaiful
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         > "IAGI Pusat"
         >
         > <[EMAIL PROTECTED] To:
         ><[EMAIL PROTECTED]>
         > et.id> cc:
         >
         > Subject:
         >[iagi-net-l] Kartu suara
         > 09/20/02 02:24
         >
         > PM
         >
         > Please respond
         >
         > to iagi-net
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >Munas sudah diambang mata.
         >Dengan mengirimkan kartu suara, berarti Anda sudah ikut berperan
serta
         >dalam mensukseskan pemilihan Ketua Umum IAGI periode 2002 - 2005.
         >Kartu Suara dapat Anda kirimkan ke sekretariat IAGI cap pos
tanggal 23
         >September 2002.
         >Atau dapat Anda bawa saat mengikuti acara Munas tersebut.
         >Atau titipkan teman-teman Anda yang akan menghadiri Munas.
         >
         >Salam
         >benz
         >
         >
         >IAGI SECRETARIAT
         >Geologi & Sumberdaya Mineral Building, 4th Floors
         >Jl. Prof. Soepomo, No.10
         >JAKARTA-12870, INDONESIA
         >Phone/Facs : (62-21) 8370-2848 / 2577
         >email : [EMAIL PROTECTED]
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
         >
        
>---------------------------------------------------------------------
         >
         >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
         >
         >Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
         >
         >IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
         >
         >IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
         >
        
>=====================================================================
         >
         >Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual
Convention
         >
         >September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA
         >
         >
         >
        
---------------------------------------------------------------------
        To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
        Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
        IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
        IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
        
=====================================================================
        Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
        September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

        

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

Kirim email ke