Sertifikasi dikeluarkan oleh organisasi profesi seperti sertifikasi dari IAGI, HATTI 
dlsb, kalau Juru bor air ya mestinya oleh asosiasi juru bor air seperti di negara lain 
dikeluarkan oleh National Water Well Association (USA). Lha ini kok PUSDIKLAT GEOLOGI 
yang
memprakarsai apa untuk mendapatkan sertifikasi tersebut harus melalui pendidikan dan 
yang mengadakan pendidikan juru bor air itu Pusdiklat tersebut, mereka juga yang 
mengeluarkan sertifikat tersebut, kalau tidak begitu Diklatnya tidak laku. Logikanya 
kan kursus nyopir kan
tidak mengeluarkan SIM.
Sekian dulu tanggapan saya.
Untung Sudarsono

Fajar wrote:

> Pada hari Kamis, 26 September 2002 IAGI diundang rapat oleh Pusdiklat Geologi 
>Bandung (Bp. Ir. Deddy Mulyadiharjdja, M.Sc) dengan acara membahas sertifikasi Juru 
>Bor Air.
>
> Dalam rapat yang dihadiri 9 orang wakil dari berbagai instansi (Pusdiklat, Asosiasi 
>kontraktor Pemboran Airtanah, DGTL dan IAGI) dibahas mengenai lembaga sertifikasi 
>(stake holder, konsorsium atau...?) status dan prosedurnya.
>
> Dalam rapat tersebut dikemukakan bahwa pengguna juru bor air tidak hanya dari 
>kalangan ahli geologi (IAGI) saja akan tetapi juga dari kalangan ahli pertambangan 
>(PERHAPI) dan ahli airtanah (PAAI), sehingga mungkin dalam pembahasan selanjutnya 
>perlu diperluas pesertanya.
>
> Sampai tahap ini sertifikasi yang diusulkan masih tingkat sektoral, akan tetapi 
>Peraturan pemerintah mengenai persyaratan ijin pemboran yang harus dilakukan oleh 
>juru bor tersertifikasi (memiliki ijin) telah dikeluarkan.
>
> Mohon Komentar dan Tanggapannya.
>
> R. Fajar L
> No. Angg : 2448


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

Kirim email ke