Saya sekedar mengingat (mudah mudahan tidak salah). Dulu di Yogya ada
Yayasan Nirlaba Dian Desa (di jalan Kaliurang, dekat Banteng) yang kayaknya
concern dengan problem air di gunung kidul. Sementara untuk tahu lokasi gua
mana saja yang banyak air nya, mungkin bisa menguhubungi kelompok kelompok
Pencinta Alam (PA), yang semasa saya kuliah (84-90) aktif melakukan
kegiatan penelusuran gua seperti:
1. Palapsi (Pencinta Alam Psikology UGM)
2. Mapagama (Pencinta Alam UGM)
3. PA UPN
4. Sekber PA Yogya
5. Ahli Speleology Indonesia (?) Cab Yogya yang dulu dimotori oleh Cahyo
(Atmajaya) dan Iwan. Organisasi ini secara khusus mempelajari,
mengexplorasi dan menginventori gua gua yang ada
6. PA Atmajaya
7. dll
Barangkali nama nama diatas bisa membantu, semoga.

Shofi





                                                                                       
                                                       
                      SYARIFUDDIN Noor                                                 
                                                       
                      <Noor.SYARIFUDDIN@totalf        To:       <[EMAIL PROTECTED]>  
                                                       
                      inaelf.com>                     cc:                              
                                                       
                                                      Subject:  Re: [iagi-net-l] 
geolistrik                                                   
                      11/08/2002 07:14 AM                                              
                                                       
                      Please respond to                                                
                                                       
                      iagi-net                                                         
                                                       
                                                                                       
                                                       
                                                                                       
                                                       




Syukur deh kalau memang kondisi hidrologinya sudah ter-peta-kan dengan
lengkap dan komprehensif. Jadi kita bisa sedikit berhemat.

Kalau jadi terbentuk, tim ini mungkin sekarang konsentrasi untuk
mengembangkan aplikasi tepat guna untuk proses exploitasi dan
distribusinya. Saya kurang paham, tapi mungkin bisa berkerja sama dengan
beberapa pihak BPPT, atau setahu saya Salman-ITB juga pernah mengembangkan
pompa tepat guna yang sederhana dan memanfaatkan tenaga air itu
sendiri......

Sementara mungkin tidak usah berpikir skala besar-besaran model PAM atau
yang lain.....Kalau kita bisa bikin pilot project di satu kelurahan saja,
mudah-mudahan bisa menstimulir pihak lain untuk mengembangkan hal yang
sama........dan akhirnya project kecil-kecil ini bisa di-cluster untuk
menjadi satu jaringan yang lebih besar....

Atau kita sudah menyerah dan tidak punya harapan lagi untuk
saudara-saudara kita itu....? Dan kita hanya bisa melihat mereka harus
berjalan 5-10 km hanya untuk sejerigen air....?




salam,





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================

Kirim email ke