Mungkin ini bisa jadi peluang untuk IAGI memberikan kursus pREsentasi entah
dikaitkan dengan PIT atau independen.  Kalau tidak salah AAPG saja pernah
menyelenggarakan kursus tentang cara-cara mempersiapkan dan melaksanakan
pREsentasi (selama 2 hari), independen dari konvensi mereka.  Lumayan kalau
IAGI mau, selain memberi akses/podium untuk pihak-pihak yang jarang punya
kesempatan, sekaligus untuk pemasukan uang kas ;=}    (tapi jangan
mahal-mahal amat !!)

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:awangsatyana@;yahoo.com]
Sent: Monday, November 11, 2002 11:20 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] Kemampuan persentasi geoscientist kita
rendah??



Kemampuan bahasa asing orang Indonesia itu bagus, kalau dilatih dengan baik
lidahnya bisa beradaptasi secara menakjubkan berbicara bahasa asing apa pun.
Bagi beberapa bangsa mungkin ini sulit, sehingga kita dengan mudah menebak
dari mana mereka berasal dengan hanya mendengar lafalnya berbicara bahasa
asing. Orang Indonesia pun terkenal sebagai bangsa pintar menyanyi, sehingga
kalau mau serius sedikit intonasi bahasa asing pun bisa ditiru dengan
sempurna. Lalu kenapa kemampuan presentasi kita umumnya rendah ? Ya, karena
kurang dilatih saja di samping juga kurang PD. Meneliti, membuat tulisan,
dan mempresentasikannya adalah hal-hal jarang dilakukan di sekolah kita,
apalagi dalam bahasa asing (Inggris), termasuk berdebat. Kalau dalam bahasa
Inggris, orang2 kita umumnya berdebat pendek-pendek, tetapi kalau orang sono
yang memang bahasanya sendiri satu kalimat kita dibuatnya 10 kalimat,
nampaknya meyakinkan, padahal belum tentu juga.
Faktornya kelihatannya karena kurang latihan saja sebab bangsa kita
sebenarnya diberkahi keunggulan linguistik. Orang bule pun bukan segalanya,
waktu presentasi di IPA ada juga yang baca teks; padahal kita tidak ada yang
baca teks bahasa Indonesia waktu presentasi menggunakan bahasa Indonesia di
IAGI. Tapi memang kemampuan presentasi dan berdebat dalam bahasa Inggris
harus selalu dilatih.
Awang Satyana
Eksplorasi BP MIgas
 [EMAIL PROTECTED] wrote:
Kemampuan persentasi rata-rata geoscientist Indonesia rendah!! Itu yang
sering kali saya dengar, terutama dari orang-orang asing..
mungkin ada benarnya juga. Dari beberapa persentasi yang menggunakan bahasa
inggris yang saya pernah ikuti,
presenter dari Indonesia (tidak semua lho!!) cenderung tidak percaya diri,
jarang melakukan interaksi dengan audiens
(melalui kontak mata atau intonasi suara) bahkan ada yang menunduk sambil
membaca text sehingga menyebabkan
audiens merasa bosan dan mengantuk. Alasan utama yang sering kali saya
dengar adalah tidak fasih berbahasa
inggris sehingga takut salah dan akhirnya menjadi tidak percaya diri.
Sungguh disayangkan, karena komentar-komentar
yang kemudian muncul?"sebenarnya dia itu pintar, tapi kemampuan
komunikasinya kurang?." Saya tidak yakin
kalau alasan utamanya adalah karena kemampuan berbahasa Inggris
geoscientist orang Indonesia itu rendah.
Apakah ini karena geoscientist Indonesia jarang mendapatkan latihan (karena
memang kurikulum pendidikan
di Indonesia kemampuan persentasi sama sekali tidak diasah) atau karena
memang "tulah" dari sononya???




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================



---------------------------------
Do you Yahoo!?
U2 on LAUNCH - Exclusive medley & videos from Greatest Hits CD

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================

Kirim email ke