Rekan2 geologist,

Kalau saya boleh berpendapat, sebenarnya ini bukan tema baru.  Kalau
dibilang kita kurang mampu berpresentasi karena keterbatasan bahasa,
saya coba challenge dengan pertanyaan:  apakah kalau dalam bahasa
Indonesia kita mampu mempresentasikan karya kita dengan baik, baik
secara oral, poster maupun tulisan?  Kalau dalam bahasa kita sendiri
saja tidak bisa, tentulah sulit untuk bisa mengungkapkannya dengan
bahasa lain, dalam hal ini, Bahasa Inggris.

Saya setuju dengan apa yang dikatakan Mas Awang bahwa kita tidak terlalu
banyak diasah ketika masih sekolah/kuliah mengenai bagaimana
menyampaikan pesan dengan baik, sedangkan seluruh matakuliah graduate di
luar negeri semua ditutup dengan mempresentasikan di depan sesama
mahasiswa.  Keadaan ini tentunya tidak memungkinkan selama dalam satu
kelas ada 50 orang mahasiswa.  Tetapi kalau tidak salah, dulu ada yang
namanya Presentasi Kertas Karya (di Geologi ITB), yang selalu
diselenggarakan himpunan kalau dies natalis.  Masih ada, atau apa
sekarang formatnya beda, saya tidak tahu.

Menurut saya, ini adalah hal yang perlu dilatih sejak dini, misalnya
sejak SMA, dan lebih diasah di bangku kuliah.  Sekarang saya lihat
banyak sarana yang tersedia untuk adik2 mahasiswa.  Misalnya di Annual
Convention IPA, mulai tahun lalu dibuka kesempatan bagi mahasiswa untuk
bisa ikut presentasi oral maupun poster, dan saya pribadi berpendapat
bahwa yang ikut memang didrill habis oleh mentornya untuk siap
berpresentasi.  Kalau tidak salah dulu juga ada PIGI (apa PIK?) apa ya
di Bandung, tapi saya kurang tahu apakah ini khusus mahasiswa atau
tidak.  Rasanya IAGI juga dulu pernah buat untuk acara Deep Water
Seminar-nya FOSI.  

Memang yang begini perlu latihan, apalagi membuat paper yang layak
publish (maksud saya tertulis).  Mudah2an dari pihak akademia bisa
mencari jalan keluarnya.  Kita2 dari industri ini kan cuma bisa memberi
wadahnya.  Sayang kan, kalau wadahnya tidak dipakai.

Salam, 

Parvita H. Siregar
Geologist-ConocoPhillips

>-----Original Message-----
>From: Awang Satyana [mailto:awangsatyana@;yahoo.com]
>Sent: Monday, November 11, 2002 11:20 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [iagi-net-l] Kemampuan persentasi geoscientist kita
>rendah??
>
>
>
>Kemampuan bahasa asing orang Indonesia itu bagus, kalau 
>dilatih dengan baik lidahnya bisa beradaptasi secara 
>menakjubkan berbicara bahasa asing apa pun. Bagi beberapa 
>bangsa mungkin ini sulit, sehingga kita dengan mudah menebak 
>dari mana mereka berasal dengan hanya mendengar lafalnya 
>berbicara bahasa asing. Orang Indonesia pun terkenal sebagai 
>bangsa pintar menyanyi, sehingga kalau mau serius sedikit 
>intonasi bahasa asing pun bisa ditiru dengan sempurna. Lalu 
>kenapa kemampuan presentasi kita umumnya rendah ? Ya, karena 
>kurang dilatih saja di samping juga kurang PD. Meneliti, 
>membuat tulisan, dan mempresentasikannya adalah hal-hal jarang 
>dilakukan di sekolah kita, apalagi dalam bahasa asing 
>(Inggris), termasuk berdebat. Kalau dalam bahasa Inggris, 
>orang2 kita umumnya berdebat pendek-pendek, tetapi kalau orang 
>sono yang memang bahasanya sendiri satu kalimat kita dibuatnya 
>10 kalimat, nampaknya meyakinkan, padahal belum tentu juga.
>Faktornya kelihatannya karena kurang latihan saja sebab bangsa 
>kita sebenarnya diberkahi keunggulan linguistik. Orang bule 
>pun bukan segalanya, waktu presentasi di IPA ada juga yang 
>baca teks; padahal kita tidak ada yang baca teks bahasa 
>Indonesia waktu presentasi menggunakan bahasa Indonesia di 
>IAGI. Tapi memang kemampuan presentasi dan berdebat dalam 
>bahasa Inggris harus selalu dilatih.
>Awang Satyana
>Eksplorasi BP MIgas
>

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================

Kirim email ke