Menyangkut chromatography FID, setahu saya alat ini mampu mendeteksi
sampai normal pentane (n-C5). Dari beberapa company, barangkali alatnya
Elnusa (bukan promosi nih) mampu mendeteksi satu cycle (c1-c5) dalam 30
detik sehingga kalau ada gas peak dari lapisan tipis alat ini masih mampu
menguraikannya. Cuma sayangnya alat ini peka sekali terhadap kandungan air
di intake nya sehingga harus sering sering melakukan pengecakan.
Hal ini tidak dipunyai oleh company mud logging lain yang rata rata satu
cyclenya berkisar dari 2.5 sampai 7 menit.
Sementara di Exlog, dapat dilakukan manual sampling sehingga kalau ada gas
peak gas chromatography itu bisa di run.
Crushing procedure? itu selalu dilakukan oleh wellsite geologist untuk
membedakan derajat streaming dari oil show, apakah ada perbedaan yang cukup
tajam sebelum dan sesudah di crush. Kalau ternyata ada perbedaan tajam
berarti ada perbedaan permeabilitas. Satu metoda yang maksudnya sama tapi
berbeda adalah pengukuran diskontinue dari cutting dengan gas blender.
Metode ini digunakan untuk mengetahui total gas atau crhomatography dari
lithology yang tight atau limestone, namun prinsipnya sama yaitu memecahkan
cutting untuk mendapatkan data hidrocarbonnya.
Shofi
KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus
<Ferdinandus.KARTIKO-SAMODRO@totalfi To:
<[EMAIL PROTECTED]>
naelf.com> cc:
Subject: Re:
[iagi-net-l] Low Resitivity Pay --> FOSI Open
01/29/2003 08:40 AM Discussion:
Petrophysics
Please respond to iagi-net
problemnya adalah filtrate obm sering menampilkan floures yang hampir
sama dengan o/s apalagi kalau o/snya hanya type condesate/light oil...
kalau oil berat mungkin masih kelihatan....
gas chromatograph yang bisa detect c5 adalah reseval yang harganya masih
mahal kontraknya dibanding fid...
lalu bagaimana membedakan oilshow (kalau dari crushing procedure ) yang
memang o/s berasal dari hc yang masih terakumulasi dan yang cuma berupa
bypass...
Mas siapa pakar mudloggingnya....(japri aja ) entar saya juga mau
nanyain....
"Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
29/01/2003 09:22 AM
Please respond to iagi-net
To: <[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Low Resitivity Pay --> FOSI Open
Discussion: Petrophysics
Oil show di OBM membutuhkan check validitas lebih tinggi dalam examination
procedurenya. Ada pakar mudlogging dan wellsiting di TFE BPN situ yang
Ferdi
bisa refer. Beberapa clue:
1. Semua o/s di OBM semestinya dihasilkan dari crushing procedure (not
just
ordinary viewing the sample under the fluoroscope and dropping CCl4 on it)
2. Validitas o/s akan bertambah jika gas chromatograph picking-up C1-C4/C5
3. Validitas o/s akan bertambah jika direct fluo dan cut-nya kuning gelap
kecoklatan.
adb
----- Original Message -----
From: "KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus"
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, January 29, 2003 8:01 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Low Resitivity Pay --> FOSI Open Discussion:
Petrophysics
> Mas Andang kalau pake obm gimana ngeliat oil shownya....?
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------