Lha..beliau itu kan dari Teknik Sipil, ya bisa saja dia komentar ttg pertambangan, perminyakan, dsb...pokoknya diluar Teknik Militer... he..he..he..
BB. On 10 Feb 2003, at 8:21, SYARIFUDDIN Noor wrote: > Bukan begitu Mas Seno......saya cuman heran, kok ya sebagai akademisi > mereka itu dengan 'nekadnya' menjelajah area yang mungkin mereka sama > sekali nggak paham ujung pangkalnya.......seorang akademisi khan kalau > ngomong itu harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, karena > kredibilitas mereka khan dipertaruhkan di situ.....di sini bedanya seorang > akademisi dengan seorang politikus (yang biasanya asal omong saja....). > Masih ingat waktu Amien Rais habis main ke Freeport? Nah pulangnya khan > dia omong bahwa emas di daerah sana ditemukan dalam bentuk > bongkahan-bongkahan segede kepalan tangan.......ya semua ketawa > dong.........:-) > > > > > > > > "Aji, Seno (kem)" <[EMAIL PROTECTED]> > 08/02/2003 07:24 AM > Please respond to iagi-net > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > cc: > Subject: RE: [iagi-net-l] Indonesia kesulitan minyak bumi 10 tahun >lagi > > > Waduh mas Noor, ngerasa tersaingi ya. wong yang orang minyak sendiri aja > ndak tahu pasti kok ya......(karena tahu masih banyak cadangan yang di > "secret" kan). > maklum lah...mungkin katanya ini jaman reformasi.....jadi bebas mo' > ngomongin apa saja. > makanya kita juga kudu ngomongin yang lain dong. > > Ah, mungkin juga sumbernya dari RDP. > > > > > -----Original Message----- > > From: SYARIFUDDIN Noor [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > > Sent: Friday, 7 February 2003 15:55 > > To: [EMAIL PROTECTED] > > Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia kesulitan minyak bumi > 10 tahun lagi > > > > nah lho.......orang geologi kemarin tanya tentang prospek geologi masa > > depan....eh giliran orang sipil omong soal cadangan minyak......:-) > > > > > > > > > > > > > > "argo" <[EMAIL PROTECTED]> > > 07/02/2003 01:50 PM > > Please respond to iagi-net > > > > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > > cc: > > Subject: [iagi-net-l] Indonesia kesulitan minyak bumi 10 > tahun lagi > > > > > > Indonesia kesulitan minyak bumi 10 tahun lagi > > > > Dengan rata-rata tingkat produksi sebanyak 490,2 juta barrel per tahun > > pada > > perode 1980-2000, maka cadangan minyak bumi Indonesia yang saat ini > > berjumlah 5.149,1 juta barrel akan habis dalam kurun waktu 10,5 tahun > atau > > > > pada pertengahan 2010, apabila tidak terdapat penemuan yang signifikan. > > Demikian dikatakan Roberto Akyuwen, staf pengajar Jurusan Teknik Sipil > UGM > > > > Yogyakarta, Kamis (6/2). > > > > ''Waktu deplesi cadangan terbukti minyak bumi diindikasikan akan terjadi > > > dalam tempo 10,5 tahun, bahkan kemungkinan lebih pendek,'' ujarnya. > > > > Data-data menunjukkan bahwa penawaran minyak bumi Indonesia antara 1995- > > 2000 rata-rata mencapai 577,5 juta barrel per tahun, sedangkan > permintaan > > pada periode yang sama rata-rata berjumlah 498,7 juta barrel per tahun. > > Setiap tahunnya rata-rata terjadi penurunan kelebihan penawaran sebanyak > > > 10 > > juta barrel atau menurun 7,7 persen per tahun. > > > > Dengan demikian, meskipun masih terdapat kelebihan penawaran rata-rata > > 78,8 > > juta barrel per tahun, namun jika terus menerus menurun, maka > diperkirakan > > > > volume permintaan akan menyamai penawaran dalam tempo 7,9 tahun. > > > > Kondisi yang sama dijumpai pula pada neraca ekspor dan impor minyak bumi > > > Indonesia. Sekalipun terdapat kelebihan ekspor rata-rata 190,8 juta > barrel > > > > per tahun pada periode 1990-2000, namun ekspor netto tersebut rata-rata > > menurun 8,7 juta barrel atau 4,1 persen per tahun. > > > > Menurutnya, kondisi yang memprihatinkan ini diperburuk oleh relatif > > buruknya iklim investasi yang dapat dilihat dari banyaknya gangguan yang > > > dialami dalam kegiatan operasi perusahaan-perusahaan minyak bumi di > > berbagai wilayah di Indonesia. * > > > > > > > > > > > > --- > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

