Saya pikir tidak ada salahnya kalau kita semua mengucapkan SELAMAT kepada
rekan-rekan yang sudah sukses untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah PIT
IAGI, pakai untung lagi......(mudah-mudahan juga akan diikuti oleh panitia
di JKT yang dari segi jumlah kelihatannya jauh lebih banyak....)
Soal jumlah peserta kelihatannya ini karena di SBY tidak ada jurusan
geologinya, jadi yang 100-150 orang mahasiswa �ang biasanya menambah angka
peserta di JKT/BDG/YK 'hilang'....
BTW, satu prestasi lain: Ketua panitianya juga salah sseorang best
presenter....OPO ora hebat, padahal pakai musti tidur di bawah tangga
ballroom Shangrilla segala....Memang Ruarrr.... biasa Pengda Jatim ini....
salam,
"Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
27/02/2003 05:25 PM
Please respond to iagi-net
To: <[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: [iagi-net-l] Pembubaran PANPIT-31 & Rakor PP-Pengda Jatim
Pada hari Sabtu 22 Pebruari 2003, bertempat di rumah makan Nur Pasifik,
Gubeng, Surabaya, PP IAGI diwakili oleh Ketua Umum, Bendahara Umum dan
Sekjen menghadiri acara pembubaran Panitia PIT IAGI-31 Surabaya dan
sekaligus melakukan rapat koordinasi PP-Pengda IAGI Jatim. Tigapuluh orang
hadir dalam acara tersebut yang berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 3
sore hari.
Dalam laporan akhir diungkapkan oleh Dr. Wahyudi Citrosiswoyo (Ketua
Panitia) bahwa PIT IAGI di Surabaya telah berlangsung dengan sukses dengan
peserta terdaftar sejumlah 471 orang, 81 oral presentation, dan 69 poster.
Upacara pembukaan, pameran, field trip, golf, kursus-kursus, semuanya
berjalan sesuai dengan rencana walaupun terjadi juga beberapa penyimpangan
yang tidak mengurangi kesuksesan acara tersebut. Walaupun jumlah peserta
tidak sebesar apabila dilaksanakan di 3 kota tradisional (yang biasanya
minimum 600 peserta apabila dilaksanakan di Jakarta, Yogja, Bandung),
namun PIT SBY ini sempat membukukan keuntungan sejumlah Rp. 29juta untuk
IAGI.
Dalam rapat koordinasi PP-Pengda dibahas masalah perombakan Pengurus
Daerah sehubungan dengan tugas belajarnya Ketua IAGI Jatim Pak Ikhsyat
Syukur ke USA sehingga untuk sementara diketuai oleh Pak Manzier dari
Dinas ESDM Jatim. Perombakan ini dirasa perlu karena dalam 2 bulan
terakhir ini IAGI Jatim telah berhasil membuat berbagai kalangan
masyarakat awam, pemerintahan maupun DPRD diberbagai daerah di Jawa Timur
(bahkan nasional) mulai membuka mata terhadap geologi. Terutama dengan
kiprah IAGI Jatim sejak mengundang Gubernur dan Menteri PPKTI dalam PIT
Oktober Surabaya, termasuk field trip ke Newmount Batuhijau dan Kursus
untuk Guru-Guru + Pejabat Pemda, kasus Longsor Bondowoso, Longsor Pacet,
dan dilanjutkan dengan peranan IAGI Jatim dalam Bakosatlak Bencana Alam di
Jatim sampai ke tulisan-tulisan tentang sumberdaya geologi dan bencana di
Koran Daerah maupun Kompas yang dipromvokasi oleh anggota-anggota IAGI
Jatim.
Selain perombakan pengurus (yang akan segera diumumkan), dibahas juga
tentang positioning IAGI dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Jawa
Timur terutama yang berkaitan dengan bencana dan inventarisasi sumberdaya
alam. PP-IAGI memberikan pengarahan tentang butir-butir prinsip kegiatan
IAGI tersebut sesuai dengan apa yang pernah dituliskan oleh KETUM baik di
IAGI-NET maupun dalam Berita IAGI PEbruari 2003.
Untuk perencanaan program kedepan, dibahas kemungkinan mengadakan:
1. Sosialisasi MIGAS oleh IAGI di Jawa Timur, yang mana bahannya sudah
dipersiapkan oleh Tim IAGI dibawah koordinasi Ketua Bidang MIGAS (Bambang
Manumayoso). Dalam hal ini Pengda Jatim akan bertindak sebagai
penyelenggara bekerjasama dengan DInas ESDM Jatim.
2. Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Pemda-Pemda di Jatim, bekerjasama
dengan LIPI yang sudah punya paket program tersebut yang pelaksanaannya di
Karangsambung. Khusus untuk di JAtim akan dijajaki kemungkinan
memodifikasi paket program Karangsambung tersebut untuk dilaksanakan
didaerah sekitar Mojokerto. Untuk itu 2 orang wakil dari Jatim (Pengda
IAGi dan Dinas ESDM) akan diundang sebagai peninjau oleh LIPI mengikuti
program tersebut di KArangsambung April 2003 ini.
3. Program-program Luncheon Talk untuk meningkatkan profesionalisme
anggota IAGI Jatim
4. Program-program sosialisasi bencana longsor ke daerah-daerah akan terus
dilanjutkan
5. Pelatihan geologi praktis untuk pecinta alam
dsbnya.
Selamat untuk IAGI JATIM
adb