Betul Bah, memang bukan akal2an. Kemungkinan seperti pak gubernur dsb itu
'kan sudah diprediksi sebelumnya, jadi saya hanya ingin mengemukakan bahwa
itu hal yg mungkin, cuma saya tidak menyinggung AD/ART segala. Mungkin yg
jadi perhatian pak Budi, adalah jumlah anggota non-geologi tsb. Kalau
persentasenya semakin besar dibandingkan anggota yg asli geologi, nah ....
'kan agak 'aneh' jadinya. Itu mungkin yg perlu 'pembatasan'.
Misalnya, kalau IAGI-NTT punya anggota berjumlah 500 orang (latarbelakang
geologi) dan 10 orang yg latar belakang non-geologi, mungkin masih
dimaklumi. Tapi kalau ada 500 geologi dan 500 pula non-geologi, apakah
masih pantas disebut sbg 'IAGI'? Mungkin, sekali lagi mungkin lho, ini yg
'dikhawatirkan/dipertanyakan' itu.
Salam,
Syaiful
"Yanto R.
Sumantri" To: [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED] cc:
t.id> Subject: [iagi-net-l] Mohon penjelasan
03/17/03 09:44
PM
Please respond
to iagi-net
Rekan Ipul
Jangan gitu aaaah , bukan akal2an , apalagi rekayasa.
Hal yang Anda sebutkan itu jelas jelas ada di AD/ART IAGI kok.
Nanti bisa2 dituduh di IAGI segalanya bisa diakal - akalin /direkayasa ,
kan repooooot.
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------