ha...ha...ha... Kang Budi ya tentunya bukan begitu, kita cari minyak ya
abis itu tentunya kita nggak tahu buat apa minyaknya
toh...................tapi tentunya beda kalau kita ikut pake loreng trus
ikutan maju ke front buat analisa medan dan cari orang untuk ditembak....
(seperti nyari Osama itu...)
Karena setahu saya di AD/ART IAGI atau di kode etik ada tuh bagian yang
menerangkan ....bahwa sebagai anggota IAGi, seorang geologist harus
mendedikasikan pengetahuan geologi yang dimilikinya untuk kemakmuran dan
kesejahteraan umat manusia.........nah kalau dipakai untuk perang
kira-kira menyalahi aturan nggak ya...?
Kang Andri, kalau doktrinnya 'pertahanan yang paling ampuh adalah dengan
menyerbu musuh' jadi gimana dong......(kayak yang terjadi di Iraq sana
itu......). Kata defensif dan ofensif itu khan jadi susah
membedakannya.....:-)
salam,
"Budi Brahmantyo" <[EMAIL PROTECTED]>
24/03/2003 01:48 PM
Please respond to iagi-net
To: <[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Geoscience for Army
Wah Noor ini bagaimana, kalau perang ya pasti bunuh-bunuhan....
membunuh atau terbunuh...nggak ada hubungannya dengan kode etik
profesi segala. Kalau geologist menemukan minyak bumi kemudian
minyaknya dipake perang dan membunuh orang, kan tidak berarti
menyalahi kode etik? Masa ada kode etik: siapa-siapa geologist yang
menemukan minyak bumi, minyakbuminya nggak boleh dipake untuk
keperluan perang. Kan aneh?
Kode etik dalam perang mungkin Konvensi Jenewa, ya?
Yang saya tahu, salah satu yang terkenal dalam Konvensi Jenewa tsb:
kalau ada tawanan perang yang menyerah kita bunuh, maka hal itu
menyalahi Konvensi Jenewa dan bisa dituduh sebagai penjahat perang
(nah...kalau tawanan tsb dikemplang kepalanya dengan palu geologi
sampai modar, selain menyalahi Konvensi Jenewa, juga menyalahi
fungsi palu geologi he-he-he).
Salam,
BB
====
On 24 Mar 2003, at 10:55, SYARIFUDDIN Noor wrote:
> Hanya sekedar urun rembug urusan mendedikasikan pengetahuan geologi
untuk
> membantu orang saling bunuh-bunuhan.
> Bagaimana peran kode etik di sini (IAGI, AAPG maupun yang lainnya), ada
> yang bisa share...?
>
> salam,
>
>
>
>
>
> "Imam A. Sadisun" <[EMAIL PROTECTED]>
> 24/03/2003 10:35 AM
> Please respond to iagi-net
>
>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> cc:
> Subject: Re: [iagi-net-l] Geoscience for Army
>
>
> Pak Kusuma benar, USGS memperkirakan lebih dari 10000 gua wilayah timur
> Afghanistan. Dari Geotimes bulan Feb.2002, ada artikel menarik tentang
> military geologi ini; artikel ini bisa diakses melalui:
>
> http://www.agiweb.org/geotimes/feb02/feature_military.html#author
>
> Salam,
> ~imam
>
> On Thu, 20 Mar 2003, Koesoema wrote:
>
> > Mengenai Military Geology, salah seorang geologist kita Teddy Kardin
> > mempunyai pengalaman aktual.
> > Waktu ybs diperbantukan pada Kopasus yang beroperasi di Timtim ybs
> > memecahkan suatu masalah militer dengan pengetahuan geologinya.
Kopassus
> > pada waktu itu dipusingkan dengan penyerangan mendadak oleh Fretilin,
> yang
> > waktu dikejar menghilang begitu saja tanpa jejak. Setelah mempelajari
> > keadaan medan secara geologi dan dibantu peta geologi, ternyata medan
> itu
> > merupakan daerah karst dengan gua-gua yang tadinya tidak diketahui
> > keberadaanya. Setelah itu pengejaran dapat dilakukan dengan sukses.
Saya
> > kira Bora-bora di Afghanistan pun dipelajari secara geologi.
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Thursday, March 20, 2003 1:37 PM
> > Subject: Re: [iagi-net-l] Geoscience for Army
> >
> >
> > >
> > > Memang benar yang diceritakan Pak Bambang. Dalam sebuah novel/roman
> > sejarah, kolera tsb. telah dipakai oleh pemerintah Batavia sebagai
> > keterangan resmi untuk meninggalnya J.P. Coen (gubernur jenderal saat
> itu -
> > 1648 ?). Padahal, yang benar, katanya J.P. Coen mati ditusuk oleh
> seorang
> > anggota pasukan Sultan Agung Mataram yang menerobos menyelinap masuk
ke
> > benteng Batavia.
> > > Kalau asal istilah Betawi dari seperti yang diceritakan Pak Bambang,
> > wah...kasihan juga dong... toponim (asal kata nama geografi) nama
Betawi
> > dari kotoran...Tapi, kalau Batavia adalah nama dewa leluhur legenda
> orang
> > Belanda, yang memang suaranya lebih dekat dengan betawi.
> > > Salam,
> > > Awang H. Satyana
> > > Eksplorasi BP Migas
> > > Bambang Priadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Dalam dokumentasi film
> ttg
> > volkanologi-nya Maurice Kraff (almarhum) pernah
> > > ditunjukkan adanya upaya Sekutu meledakkan (membom) plug (sumbat
lava)
> > suatu
> > > gunungapi aktif di Eropa Selatan (Italy?) pada PDII, akibatnya lava
> > ndlewer
> > > keluar dan menghalangi aktivitas militer Jerman. Hanya tidak
> terceritakan
> > > berapa lama efek tsb berlangsung.
> > >
> > > Kabarnya saat Sultan Agung menyerang Batavia, mereka sempat
memblokir
> > > Batavia dan memanfaatkan aliran Ciliwung dgn mensuplai apungan
> > > bangkai-bangkai binatang dan kotoran-kotoran lain shg aroma-nya dlm
> kota
> > > jadi aduhai. Harapannya ya akan ada wabah penyakit (kolera?) di
kota.
> Nha
> > > dari aroma barang kiriman tadi, keluar istilah 'mambet-tai" (bau
tahi)
> yg
> > > dlm logat jawa jadi "mBetawi" (he..he..he..., yg ini keabsahannya
> masih
> > > diragukan). Sayangnya blokade Sultan Agung jadi bubar krn VOC via
laut
> > > menghajar logistik mereka di Pantura, jadi "mambet tahi" di Batavia
> ndak
> > > lama .......
> > >
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "Awang Satyana"
> > > To:
> > > Sent: Thursday, March 20, 2003 11:19 AM
> > > Subject: Re: [iagi-net-l] Geoscience for Army
> > >
> > >
> > > >
> > > > Kalau geografi sih diajarkan di militer, ga tahu geologi, untuk
> > > kepentingan perang. Saya punya buku tua (tahun 60-an) berjudul "Ilmu
> Bumi
> > > Militer", isinya mengulas geografi untuk kepentingan perang,
mengulas
> juga
> > > kekhasan geografi pulau-pulau di Indonesia, sistem pertelukan,
> pegunungan,
> > > dll. baik untuk kepentingan defence maupun offence. Cukup menarik,
> > termasuk
> > > juga kalau bertahan atau menyerang Brunei, Singapura, Filipina dan
> > Malaysia
> > > (he-he). Kata buku sejarah, dari abad ke-16 kita juga sudah
> menggunakan
> > > minyak untuk bertahan, waktu Portugis ada di Selat Malaka tahun
1511,
> > rakyat
> > > Aceh bertahan atau menyerang mereka dengan armada kapal laut yang
> > > melemparkan bola-bola api minyak berat (semacam terpentin ?) ke
> > kapal-kapal
> > > Portugis. Hebat juga Irak menggelontorkan minyak ke kali-kali dan
> > > membakarnya buat barikade, yah.. soalnya katanya harga bensin di
sana
> > hanya
> > > Rp 200 per liter..
> > > > Awang H. Satyana
> > > > Eksplorasi BP Migas
> > > > PUTROHARI Rovicky wrote:Sepertinya
> > > menarik mendiskusikan peran geologist/geophysicist dalam sebuah
> > > > peperangan.
> > > > Peranan geologist dalam peperangan cukup strategis seandainya kita
> > > > mengerti teori perang. Mungkin para sesepuh IAGI/HAGI ada yg dulu
> ikutan
> > > > perang yang mungkin tahu bagaimana taktik dan strategi perang dulu
> dan
> > > > kini. Atau ada yg pernah membaca kisah pemanfaatan ilmu geoscience
> dalam
> > > > peperangan ?
> > > >
> > > > Ada beberapa tahap dalam peperangan :
> > > >
> > > > - Pertama "defence" (bertahan)
> > > > Natural resources sering memancing peperangan terutama minyak
> tentunya
> > ...
> > > > Kira-kira apa ya natural resources yang dapat dipakai untuk
menahan
> > > > serangan dari luar? Iraq memanfaatkan minyaknya untuk membuat
> barikade,
> > > > minyak sengaja digelontorkan kedalam parit yang nanti siap dibakar
> untuk
> > > > menahan masukknya AS. Apakah ini efektip ? wait and see.
> > > > Kalau Korea dulu critanya memanfaatkan waduk yg akan dijebol
> seandainya
> > > > akan diserang, sama dengan di Iraq untuk menahan infiltrasi musuh.
> > > > apalagi ya ?
> > > > Bagaimana dengan Indonesia ... mana yg potensi diserang duluan dan
> apa
> > > > resources yg dapat dipakai utk bertahan ... ?
> > > >
> > > > - Offence (ini mah angan-angan)
> > > > Seandainya dengan "terpaksa" kita menyerang Singapura atau
Malaysia
> ...
> > > > apa persiapan kita tentang geologi daerah ybs utk mempersiapkan,
> > melakukan
> > > > dan meneruskan serangan ... dan bagaimana untuk bertahan ?
> > > > Dimana kita bisa latihan perang dimana kondisi terrainnya mirip
> > Singapura,
> > > > Malay atau Phillipines ... atau Brunei sajah ... upst !!
> > > >
> > > > ada ide ?
> > > >
> > > > RDP
> > > > =====
> > > > Kamis, 20 Maret 2003 10:26:00
> > > > AS Sudah Serang Irak
> > > >
> > > > Baghdad-RoL--Sirine serangan udara terdengar meraung-raung di
> Baghdad,
> > > > Kamis dinihari, atau 30 menit setelah batas waktu ultimatum 48 jam
> > > > berakhir. Kantor berita DPA juga melaporkan artileri anti serangan
> udara
> > > > Irak telah ditembakkan ke udara saat fajar datang atau dua jam
> setelah
> > > > batas waktu ultimatum berakhir.
> > > >
> > > > Sementara itu, jubir Gedung Putih Ari Fleischer mengatakan, "Tahap
> > > > pembukaan perang telah dimulai, tepat dua jam setelah batas waktu
> > > > ultimatum pukul 01.00 GMT (pukul 08.00 WIB) telah lewat bagi
> Presiden
> > Irak
> > > > Saddam Hussein untuk mengundurkan diri. Presiden AS George W.Bush
> akan
> > > > berpidato pada pukul 03.15 GMT (pukul 10.15 WIB) Kamis. Ant/Zis
> > > >
> > > >
> ---------------------------------------------------------------------
> > > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > > >
> > > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
> > > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> > > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> > > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> > > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> > > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> > > > Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> > > >
> ---------------------------------------------------------------------
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > ---------------------------------
> > > > Do you Yahoo!?
> > > > Yahoo! Platinum - Watch CBS' NCAA March Madness, live on your
> desktop!
> > >
> > >
> > >
---------------------------------------------------------------------
> > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >
> > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
> > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> > > Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> > >
---------------------------------------------------------------------
> > >
> > >
> > >
> > > ---------------------------------
> > > Do you Yahoo!?
> > > Yahoo! Platinum - Watch CBS' NCAA March Madness, live on your
desktop!
> >
> >
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >
> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
> Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> > ---------------------------------------------------------------------
> >
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
> Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------