Mungkin juga karena perbedaan persepsi antara di Indoz dengan tempat lain dalam hal menghargai "experience" berbeda. Di sini mungkin dianggap orang yang sudah nge"pick" 8 tahun nggak dianggap beda dengan orang yang udah nge"pick" 3 tahun. Toh sama-sama ngeklik.
Kita pengin orang kita tambah pinter dan berpengalaman tapi nggak mau membayarnya. Ya wajar kalo mereka pilih ke luar Indonesia. Banyak kawan-kawan yang experience melihat besarnya cash dan saving power yang diterima sebagai bukti "sertifikasi" atas keahlian mereka. Kalo soal pengeluaran biaya hidup dengan gaji di dalam negeri sih ya cukup-cukup sajalah ( maksudnya cukup susah untuk mengangsur rumah dan mobil ). Saya senang dan bangga lihat kawan-kawan geoscientist ( walaupun saya belum bisa ) yang secara berkala selalu bisa upgrade harganya di pasar, karena itu adalah sertifikasi yang real. Terlepas dari gelar atau kursus yang pernah didapat, hanya semata-mata dari jam terbang dan industrial performance. Wassalam, Arif Wibowo ----- Original Message ----- From: "Bambang Murti" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, June 05, 2003 9:09 AM Subject: RE: [iagi-net-l] Geoscientist role > Astaghfirullah Vick..... > Emang bener juga Kangmas-ku yang satu ini....kebanyakan maen selulup di > delta sih.. > Bangun Vick ... bangun .... > Indoz jadi training ground kemungkinan juga salah satunya akibat > cost-recovery...lumayan kalau bangsa dewek yang di training... > > -----Original Message----- > From: PUTROHARI Rovicky [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: 05 Juni 2003 8:39 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [iagi-net-l] Geoscientist role > > > Mas Bambang, > Aku konsen alinea terakhir ini :"... Training a new geoscientist requires > eight to 10 years .... ", sementara Geoscientist ini sudah banyak yg > 'ditawarin' di luar > ngIndo ... > Wah ..... Indonesia ini tepat sebagai training ground .... :( > > rdp > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

