Pak Awang,
Sebenarnya enggak ada yang salah dari plume tectonics, sebagai teori yang
baru
memang perlu dibuktikan kebenarannya dan harus selalu diperdebatkan dalam
forum-forum ilmiah resmi (seminar, konferensi dll), dan diterbitkan dalam
jurnal-jurnal international, sampai akhirnya dapat diterima orang semua
orang. (perdebatan di internet kelihatannya kurang memenuhi standar ilmiah,
itu menurut saya lho!).

Seperti halnya ketika teori tektonik lempeng mulai dikenalkan awal tahun
60-an,
pada saat itu sangat tajam perdebatan pro dan kontra hipotesa tektonik
lempeng,
dan akhirnya setelah 20 tahun kemudian hampir dikatakan 95 % (hanya
perkiraan kasar) geoscientist di seluruh dunia menerima teori tsb.
Seperti halnya teori plume tectonics, saat ini masih dalam masa perdebatan
dalam pembuktian
teori tsb, mungkin perlu waktu 10-20 tahun lagi teori ini dapat diterima
oleh semua orang.
Dibandingkan dgn teori tektonik lempeng yang bukti-buktinya dapat diamati di
permukaan
bumi, lha kalau teori plume tectonics memerlukan bukti yang akurat harus
melihat di bawah permukaan sampai kedalaman 2900 km (harus jadi
Antareja/Antarejo  kali!! nyelem ke dasar bumi, tokoh pewayangan, seperti
film Sci-Fi "The Core"), saat ini kita hanya mengandalkan data-data seismik
dan eksperiment petrologi dan segala interpretasinya untuk membuktikannya.

Jadi mungkin pendukung teori plume tectonic menggelar suatu workshop
international
di Tokyo tahun lalu, dan hasilnya dipublikasikan di specia;l Issue jurnal
Physics and Chemistry Earth Interior 2003 (elsevier), sedangkan yang kontra
atau netral menggelar konfenrensi
di Islandia seperti Pak Awang sebutkan didukung oleh Geol. Soc. America.
Prof Don Anderson (pengarang buku-buku klasik tentang Earth Sciences,
1970-1980an)
sebenarnya pendukung teori ini, cuma beliau selalu mengingatkan jangan
tergesa-gesa
dengan suatu kesimpulan yang mengarah ke teori global mantle plume.

Itu aja dulu

Salam
Ade Kadarusman
Puslit Geoteknologi-LIPI Bandung

> Ada apa yang salah dengan plume tectonics sehingga 25-29 Agustus 2003
nanti di Hveragerdi, Eslandia diadakan Penrose Conference ke-4 yang isinya
lebih kurang akan menggugat teori plume. Saya lihat convenors-nya ga ada
yang dari Jepang, tapi dari University of Durham, UK (Gill Foulger),
University of Miami (Jim Natland) dan California Institute of Technology
(Don Anderson). Kemarin ini di Forum EAGE (European Association of
Geoscientists and Engineers), Stavanger, Norway saya dapat majalah
Geoscientist edisi Mei 2003 dari Booth The Geological Society of London.
Sebuah artikel tulisan Gill Foulger berjudul Plumes, Plates, and Popper
telah menyulut perdebatan antara pro dan kon plume hypothesis. Isinya
menyimpulkan bahwa tidak ada plume di mantel. Perdebatan bisa dibuka di
www.mantleplumes.org
>
> Penrose Conference Agustus itu akan membahas bahwa plume upwelling from
great depth tidak punya bukti.  Alternatifnya adalah : propagating cracks
and melting anomalies, upper mantle heterogeneity, local convection,
recycling of subducted slabs in the upper mantle, dan Rayleigh-Taylor
instabilities. Eslandia akan dipakai sebagai studi kasus yang menyatakan
bahwa gejala volkanisma hotspot-nya tidak berhubungan dengan mantle plume
dari tempat dalam tetapi berhubungan dengan proses plate tectonics di tempat
dangkal.
>




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke