Salah satu cerminan keputusasaan bangsa dan masyarakat Indonesia......... Nggak mampu maju dan bangkit dengan cara yang wajar dan rasional, maka mulailah keluar angan-angan harta karun, dana revolusi, sumber minyak sampai ratu adil....
-----Original Message----- From: SYARIFUDDIN Noor [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, 17 June 2003 07:32 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] Benarkan "Perut" Monas Menyimpan Cadangan Minyak Bumi? he.....he....he... bocoran dari stasiun gambir kali yah....... Sena Reksalegora <[EMAIL PROTECTED]> 16/06/2003 10:56 PM Please respond to iagi-net To: [EMAIL PROTECTED] cc: Subject: [iagi-net-l] Benarkan "Perut" Monas Menyimpan Cadangan Minyak Bumi? WACANA (Pikiran Rakyat Cyber Media, 16 Juni 2003) Benarkan "Perut" Monas Menyimpan Cadangan Minyak Bumi? ......partly deleted..... Belakangan ini, teka-teki keberadaan Monas ini mulai diusik orang. Ada yang mengatakan, Bung Karno memilih lokasi itu, karena di bawah tugu Monas terdapat sumber minyak bumi yang cadangannya cukup besar. Namun, untuk mengeksploitasinya tidak semudah yang dilakukan penambang di kawasan pantai maupun di daerah lainnya. Seorang pengusaha yang bergerak di bidang konsultan perminyakan dalam suatu perbincangan mengakui besarnya cadangan minyak bumi di bawah kawasan Monas itu. "Itu sudah ada penelitiannya. Hanya saja, cara mengeksplotiasinya yang sedang dicari. Masalahnya, kawasan Monas tidak mungkin dibongkar, seperti pekerjaan minyak di Riau atau daerah lainnya. Diperlukan teknologi super modern," ujar pengusaha yang tidak mau disebutkan namanya itu. Pengusaha ini pun memperkirakan, Bung Karno membangun Tugu Monas di kawasan itu bukan sembarangan. Sebagai seorang Insinyur, -- apalagi Bung Karno katanya memiliki indera keenam -- tentu ia bisa melihat dan mengetahui apa yang ada di dalam perut bumi itu. "Untuk mengeksplotasinya, diperlukan teknonolgi super modern. Penambangannya, harus dilakukan di bawah tanah. Bayangkan, berdasarkan penelitian, sumber minyak bumi itu berada di bawah tiang pancang Tugu Monas. Mungkin 135 meter di bawah baru ditemukan sumber minyaknya. Jadi, penambangannya akan dilakukan dengan cara pengeboran dan kemudian dengan memasang pipa bawah tanah mencapai ratusan kilometer ke Balongan, Indramayu atau ke Cirebon," kata pengusaha yang sangat optimis minyak itu bisa digali. Upaya mengeksploitasi minyak di Monas itu, katanya, sedang dibicarakan dengan perusahaan minyak raksasa Amerika Serikat. Apa yang dikemukakan pengusaha itu, juga dibenarkan oleh sebuah sumber di Lembaga Penelitian Minyak dan Gas (Lemigas). Lembaga yang berada di bawah Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral itu telah melakukan penelitian. Hanya saja, lembaga ini diminta tutup mulut mengenai hasil penelitiannya. "Ada seorang staf Lemigas yang ingin mencoba membeberkan hasil penelitian ini. Tetapi, ia langsung dipecat," kata sumber yang tak mau disebut namanya itu. Sumber di Lemigas ini juga mengakui, cadangan minyak di bawah Monas itu sangat besar. Sebenarnya, fakta-fakta adanya sumber minyak di kawasan Monas selama ini banyak. Misalnya, seringnya masyarakat di sekitar -- seperti di Setiabudi atau kawasan Tanah Abang yang "kelelap" ketika sedang menggali sumur. Dan setelah diteliti, sumur yang digali itu mengandung gas -- yang tidak lain juga sumber minyak. Atau barangkali, "Api Nan Tak Kunjung Padam" di Puncak Tugu Monas itu nantinya menjadi kenyataan, karena kalau minyak dieksploitasi, harus ada buangan api yang tidak padam, seperti di Balongan. (H. Mangarahon Dongoran/"PR")*** __________________________________ Do you Yahoo!? SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month! http://sbc.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- Santos Ltd A.B.N. 80 007 550 923 Disclaimer: The information contained in this email is intended only for the use of the person(s) to whom it is addressed and may be confidential or contain privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any perusal, use, distribution, copying or disclosure is strictly prohibited. If you have received this email in error please immediately advise us by return email and delete the email without making a copy. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

