Pak Vicky,
selamat anda berhasil, kita balik diskusi geology lagi....
saya mau mengingatkan lagi metode yang dulu pernah ngetop dipakai tetapi sekarang dilupakan, yaitu log nya (apapun: GR,SP,resitivity,sonic, etc) di filter untuk lihat cyclicity dari data. Jadi bisa di lihat main sequence boundaries (atau MFS) nya saja dengan membuang freq. tinggi. Sebaliknya parasequence nya bisa di "tonjolkan" (benar nggak Pul ?), dengan membuang low frequency nya.
kalau tidak salah Total dulu sering pakai sliding average untuk men filter logs, sebelum di korelasikan.
apakah masih di pakai ? (ada publikasi IPA?, Iwan dan Noor mungkin ingat)
bagaimana kalau sekarang pakai yang lebih detail (?), yang pasti sih lebih matematis.
jadi logs nya di filter dengan bandpass filter yang bermacam-macam, misalnya pertama cari regionalnya dengan 100 meter (ini contoh saja) lalu bisa pakai yang lebih tipis lagi untuk lihat parasequence nya.
filternya pakai FFT saja yang sudah tersedia di pasaran. Geophysicists counter part mu kan dua-duanya dari jurusan fisika, saya yakin Dodik dan Aryanto bisa membantu membuatkan filter ini.
oops, hampir lupa, kamu kan MSc. geofisika.
Tetapi kalau mau lebih gampang, cari mahasiswa S1 geofisika, dan ajarin geologi di TA atau KP nya dan sebagai imbalan kamu dibuatkan filternya. Saya punya daftar mahasiswa/i yang mau KP dan TA dari ITB,UGM,UNIBRAW,ITS, UNHAS, UNPAD,UI dst. yang bisa membantu dan masih ngantri di perusahaan minyak untuk mendapatkan kesempatan.
atau hubungi Mas Bambang S. Murti, kalau beliau terlalu sibuk untuk ini, silahkan hubungi PGSC (he.. he.. 3X)
kunci utamanya adalah berapa tebal interval yang ingin di tonjolkan (mis, berapa tebal channel fill yang ingin di lihat), nah ini di sesuaikan dengan bandwith dari frequency yang dipakai.
fbs
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill vs fluvial distributary channel
Date: Tue, 24 Jun 2003 18:21:22 +0700
Pak Frank,
keduanya mempunyai fining upward profile dan sharp base. Kecuali kalau ketemu yg 'channel stacking' (tapi sangat jarang utk di deltaic settingnya. Kalau di daerah lebih ke barat/darat mungkin fluvial akan sangat banyak.
Tambahan lagi gamma ray tidak selalu mimics ukuran butir !! ini dari kalibrasi core yang ada.
Problemnya lainnya ndak ada 3D ... lah kalo mau di 3D musti ngganti klaim tambak udang piye ?
2Dnyapun kurang bagus ... (mnurut aku resolusi vertikalnya jauuh dari yg diharapkan, maksudku lebih dari satu parasequence). Impedance ngga bisa dipakai utk lithology prediction (?) karena cyclicitynya tinggi.
Dan tidak semua sumur punya VSP ... mahal kan ? Jadi seismic well ties bisa punya shift sampai 40 msec karena menggunakan velocity sumur sebelah ...dan shift ini bisa representasi 3-5 parasequence !!!
Sekuen-sekuen di delta Mahakam ini "very high cyclicity and rapid lateral facies change) .. dalam jarak sekitar 1 Km saja anda akan mendapatkan facies yang jauuh sekali berbeda ... jarak 1.7 Km dapat berubah dari N/G sand 33% menjadi 24%, dan 1.3 berikutnya menjadi hanya 6% !!
secara vertical anda bergeser satu cycle (?parasequence) saja "tidak terasa" ketika korelasi.
Namun kalau dalam interval tertentu, batupasir bisa saja berada 50-80 Km dari presentday shoreline ... !! lah yg deepwater juga masih kebagian pasir gitu tuh .... trutama yg di Unocal Area ...
Dari resistivity sepertinya fluvial channel (incised) fill mempunyai resistivity lebih tinggi (karena water lebih fresh, ketimbang di distributary channel (mungkin pengaruh tidal ?). Ini khususnya kalao "sea level dropped" cukup besar sehingga shelf-nya ter-eksposed. Dan itu mudah seandainya keduanya terisi oleh fluid yg sama. Lah yg satu gas bearing yang satu dibawahnya water bearing piye ... gimana mau membandingkannya ? yg water bearing pasti 'water sample'pun juga ngga ada ..:(
Wiiis jian puyeng tenan kiyi ... mau dikerjakan di Malay maupun disini ya sama puyengnya :( tapi pendapatnya lain jeh ..... upst kesana lagi ... :P
RDP
_________________________________________________________________
Add photos to your messages with MSN 8. Get 2 months FREE*. http://join.msn.com/?page=features/featuredemail
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

