Kasus Inggris - Norwegia, kalau dipakai landas kontinen, semua shetland
platform bisa diklaim Inggris, yang tersisa di Norwegia Cuma
fyord-nya... apalagi ada field segede-gede brent dan statfjord....

Akhirnya dibagi 2 aja (median line) diantara garis pantai terluar,
simple but works quite well...

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, 11 July, 2003 9:32 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Landas Kontinen ? (was : 'scientific basis' -->
basic science = landasan ilmiah ?)

Rovicky betul, memang akan ruwet, harus dipakai patokan tegas : cukup
200 m batimetri saja misalnya. Sebab kalau mau pakai patokan geologi
tentang landas kontinen (di hukum kelautan internasional apa sebutannya
?), maka akan melebar kemana-mana lengkap dengan jargon-nya tersendiri.
Paparan benua (continental shelf) apakah sedefinisi dengan lingkungan
pengendapan paparan (shelf) yang selama ini kita kenal (litoral +
neritik) dengan batas terdalam 200 m batimetri, atau juga bisa meluas
kemana-mana. Dengan konsep terrane, paparan benua bisa melebar
kemana-mana "punya anak" dengan bergabungnya mikrokontinen yang
sedemikian banyak. Contoh tentang ini adalah di sisi tenggara Sundaland.
Di sisi ini "landas kontinen" Sundaland beramalgamasi (welded) dengan
Paternoster dan Kangean micro-plate, sehingga kontinen melebar. Dan
Paternoster memang kerak kontinen berdasarkan litologi TD sumur2 di
situ, Kangean agak metasedimen. Menjadi masalah sebab baik Paternoster
maupun Kangean lautnya !
 sudah
 melebihi batas 200 m batimetri. Di kategori permukaan dia sudah masuk
ke zone bathyal, tetapi di bawah, dia masih kontinen. Ruwet... Tapi ini
tidak ruwet sebab kedua laut itu adalah teritorial Indonesia (inland
seas). Akan menjadi ruwet bila keduanya ada di batas dengan negara
tetangga. Dan ini bisa terjadi di TL Sarawak antara Malaysia dengan
Filipina. Di situ bermukim beberapa mikro-kontinen seperti Reed Bank,
Dangerous Ground dll.
 
Salam,
Awang H. Satyana
Eksplorasi BP Migas

SYARIFUDDIN Noor <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
coba iseng2 search di yahoo tentang topik "international boundary", itu 
sudah jadi study khusus karena saking ruwetnya....alias ada
universitasnya 
lho........

salam,





"Rovicky Dwi Putrohari" 

11/07/2003 07:13 AM
Please respond to iagi-net


To: [EMAIL PROTECTED]
cc: 
Subject: Re: [iagi-net-l] 'scientific basis' --> basic science =
landasan ilmiah ?


Wah kalau begitu potensial konfliknya besar sekali yah ..
Soalnya shelf edge belum tentu pada kedalaman 200 m, juga garis-garis 
batas 
ini tidak pernah berimpitan.
Saya sendiri kalau berpikir sebagai penengah ya "lebih mudah"
menggunakan 
200m kedalamn laut (thok)sebagai definisi dari batas landas kontinen 
(paparan). Entah itu masih berupa shelf atau bukan, ya ga masalah.

Weh kalo penentuannya hanya menggunakan 200 m kedalam kan jadi sederhana

banget tapi lebih mudah diterima .... mungkin juga potensial konfliknya 
lebih dikit karena tingga kesepakatan kesamaan penentuan datum saja.... 
kalo 
sekedar kedalaman laut apakah perlu juga geologi dalam menentukan 
teritorial 
ini ?
Musti diinget dalam penentuan teritorial akan sulit kalau sudah
berbicara 
masalah resources apalagi masuk definisi geologi yg sarat dengan jargon.

.... Karena seringkali akan terjadi otot-ototan karena adanya resources
yg 

terkandung di shelf ini ...

RDP

>From: Awang Satyana 
>Landas kontinen yang dimaksud ya "shelf", paparan, 0-200 m batimetri, 
>batasnya ya slope break atau shelf edge bisa juga cratonic margin walau

>yang terakhir ini jarang disebut. Ilmu yang terlibat ya geologi, 
geofisika, 
>kelautan.
>
>Salam,
>Awang H. Satyana
>Eksplorasi BP MIgas
>
>Rovicky Dwi Putrohari wrote:
>Jadi 'scientific basis' utk menentukan landas kontinen itu apaan sih ?
>Geophysical science atau geological science atau keduanya ? yg seperti 
>apaan disebut landas kontinen dalam istilah geologi ...
>slope break ?
>shelf edge ?
>cratonic margin ?
>wah jargon lagi yak ... :p
>
>RDP

_________________________________________________________________
Protect your PC - get McAfee.com VirusScan Online 
http://clinic.mcafee.com/clinic/ibuy/campaign.asp?cid=3963


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan 
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------






---------------------------------
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke