tepat sekali ...
1800 ft/hr...
apalagi pakai data densitynya kudu ati - ati ...ada 3 jenisdensity 
berdasarkan detectornya  ...yang vertical resolutionnya makin rendah dan 
depth investiationnya makin tinggi dari rhoi,rho8,rhoz..
masalah dari rhoinya sangat dipengaruhi rugosity dari holenya....
rhoz bisa  dicompare dengan reading tool yang lain / yang generasi lebih 
tua  mis : LDT umunya trendnya tidak banyak berbeda 
kalau mau test rhoinya  ya harus dirun 2 tools yang punya vertical 
resolution yang sama  mis pex dengan fmi jadi bisa dilihat apakah respon 
di rhoinya terlihat juga di fminya...





"Shofiyuddin Thoha" <[EMAIL PROTECTED]>
24/07/2003 09:08 AM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        [iagi-net-l] PEX, [dh] Thin Section Point Count vs XRD



Ngomong ngomong soal PEX, jadi mau nimbrung nih.
12 spl/ft itu mungkin High Resolution mode dari PEX.
Defaultnya sendiri mungkin gak sampai segitu, koreksi kalau salah ya.
Resolution mode ini bisa dilihat dalam logging speed dimana high 
resolution
mode memerlukan speed sekitar 1800 ft/hr, sedangkan defaultnya bisa
mencapai 3600 ft/hr.
Tapi kata ahli log, hati hati dalam memakai data pex.
PEX ini katanya smart tool yang didisain dengan begitu banyak parameter 
dan
analog data base.
Apakah yang kita lihat di log itu hasil "mengukur" sesuatu dari formasi
atau merupakan hasil " prediksi atau estimasi" dari tool berdasarkan
programmed data basenya"? mungkin bang Sanggam bisa kasih pencerahan.

salam
Shofi



  
                    KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus    
                    <Ferdinandus.KARTIKO-SAMODRO@       To: 
<[EMAIL PROTECTED]> 
                    total.com>                          cc:      
                                                        Subject:     RE: 
[iagi-net-l] Thin Section Point Count vs XRD 
                    07/24/2003 07:57 AM   
                    Please respond to iagi-net   
  
  




Mas
data yang kita pakai 12 spl/ft
vertical resolutionnya pex
kita pakai xplot density neutron maka  point shalenya ngumpul  di satu
sisi

Kalau pakai spectral GR yang ada thorium,potasium dan uraniumnya mungkin
masih bisa membedakan

setuju melihat data harus comprehensive...



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan 
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke