Mungkin perlu pemikiran pergeseran sumber energy dalam negeri yak 
dari minyak ke gas ... ?
atau gasnya tetep dipakai dalam negeri utk pertumbuhan industri ...
atau ngambil geothermal utk dalam negeri dan gas nya tetep kita ekspor ... 


wak hari senin masih terbawa mimpi minggu siang ... :(

RDP
======

Minggu 3 Agustus 2003 16:41:23 WIB 
Cadangan Gas Indonesia Cukup Untuk 50 Tahun 

MinergyNews.Com, Batam-- Meski cadangan minyak terus berkurang, Indonesia 
ternyata masih memiliki cadangan gas sebesar 170 triliun kaki kubik 
(triliun cubic feet/TCF) yang cukup untuk 50 tahun.

Demikian hal tersebut dikemukakan Dirjen Migas Departemen Energi dan 
Sumber Daya Mineral (ESDM) Iin Arifin Takhyan hari ini (3/8) di Batam.

Menurut Iin, meski Indonesia sebentar lagi akan menjadi net oil importer, 
tetapi cadangan gas yang ada mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan 
bahkan keperluan ekspor selama setengah abad. 

"Pemerintah saat ini sedang membuat kebijakan guna meningkatkan penggunaan 
gas ini," katanya dalam konferensi pers mengenai persiapan peresmian pipa 
transmisi gas Indonesia-Singapura yang rencananya akan diresmikan besok 
(4/8) oleh Presiden Megawati Soekarnoputri di Batam.

Proyek senilai 420 juta dolar AS itu, ujar Iin, merupakan embrio 
terwujudnya masterplan Trans ASEAN Gas Pipeline (TAGP) yang akan 
menghubungkan ke seluruh negara-negara anggota ASEAN. 

Kalau sebelumnya 70 persen produksi gas diekspor daam bentuk LNG dan 
sisanya untuk kebutuhan domestik, sekarang ini akan dilakukan ekspor gas 
bumi untuk pasar Asia Pasifik melalui jaringan pipa.

Untuk tahap pertama, jelasnya, melalui jaringan pipa yang akan diresmikan 
besok itu, Indonesia akan mengekspor gas ke Singapura sebesar 350 MMSCFD. 
"Secara bertahap akan ditingkatkan volumenya."

Gas bumi yang disalurkan tersebut, berasal dari lapangan gas Corriodr 
Block di Sumatera Selatan, South Jambi Block dan Jabung Block di Jambi 
yang masing-masing dioperasikan oleh ConocoPhillips dan PetroChina. 

Ekspor gas melalui pipa, sambung Iin, sebenarnya bukan yang pertama. 
Karena tahun lalu, ladang gas lepas pantai West Natuna, Riau, juga telah 
memasok gas melalui jaringan pipa ke Singapura dan Malaysia masing-masing 
sebesar 250 MMSCFD dan 150 MMSCFD. Saat ini, ungkapnya, Indonesia tengah 
melakukan negosiasi dengan Singapura untuk memasok gas ke Island Power dan 
Keppel, masing-masing sebesar 100 MMSCFD.

Selain itu, kontraktor bagi hasil ConocoPhillips juga sedang berunding 
dengan Petronas, Malaysia, untuk mengirim gas dari lapangan Suban, Sumsel, 
sebanyak 250 MMSCFD. (MNC-6) 

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke